Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Agustus 2020 13:43
Lagi, DPRD Riau di Demo, Ratusan Buruh Tolak RUU Cipta Kerja dan Kenaikan BPJS

Jum’at, 14 Agustus 2020 13:37
Disidang Paripurna Bupati Kuansing Sampaikan Capaian WTP

Jum’at, 14 Agustus 2020 13:33
Masyarakat Butuh Sosok Pemimpin Baru di Pilkada Rokan Hulu

Jum’at, 14 Agustus 2020 10:33
Selain Oknum Jaksa, LSM dan Pengaku Wartawan juga Peras Kepala SMPN di Inhu

Jum’at, 14 Agustus 2020 10:10
Gandeng YKCK, PT RAPP Gulirkan Kejar Paket untuk Karyawan

Jum’at, 14 Agustus 2020 09:57
Bersaksi di Sidang, Ajudan Amril Seret Nama Kaderismanto

Kamis, 13 Agustus 2020 22:21
Inovasi Diskominfopers Inhil,
INPAS, Integrasi Bilik Data dan Informasi Menuju 'Kabupaten Informatif'


Kamis, 13 Agustus 2020 20:42
Putusan Inkrah, Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri

Kamis, 13 Agustus 2020 20:37
Saksi Sebut Eet Jemput Uang PT CGA ke Surabaya

Kamis, 13 Agustus 2020 20:32
Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 Desember 2019 15:04
Sembilan Nyawa Melayang, DBD di Bengkalis 838 Kasus

Kurun waktu Januari hingga November 2019 ini, kasus DBD di Kabupaten Bengkalis 838 kasus. Tingginya kasus DBD ditemukan tertinggi di Mandau, masyarakat diimbau maksimalkan pola kebersihan 3M plus.

Riauterkini-BENGKALIS- Kabupaten Bengkalis sampai dengan 30 Nopember 2019, terdapat 838 kasus atau dengan indeks rate (IR) = 148/100.000 jiwa dengan kematian sebanyak 9 kasus atau 1,07%.

Jumlah penderita terbanyak terdapat di Kecamatan Mandau, 385 kasus dengan empat kematian, Kecamatan Bathin Solapan sebanyak 209 kasus dengan satu kematian, Kecamatan Pinggir sebanyak 114 kasus dengan tiga kematian, Kecamatan Bengkalis sebanyak 44 kasus,   Kecamatan Bantan sebanyak 23 kasus, Kecamatan Rupat sebanyak 15 kasus,   Kecamatan Bandar Laksamana sebanyak 18 kasus, Kecamatan Talang Muandau sebanyak 15 kasus, Kecamatan Bukitbatu sebanyak 13 kasus, Kecamatan Siakkecil sebanyak sembilan kasus, dan Kecamatan Rupat Utara sebanyak satu kasus dengan satu kematian.

Tingginya kasus DBD nyaris menembus 1.000 kasus kurun waktu 11 bulan, diduga dipicu dari hasil laporan supervisi faktor lingkungan yang dilakukan oleh petugas puskesmas, bahwa masyarakat pada semua wilayah memiliki tempat penampungan air yang positif ditemui ada jentik nyamuk aedes aegypti. Artinya, masyarakat masih belum menerapkan 3M plus secara optimal.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr. Ersan Saputra TH, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Alwizar, S.K.M mengatakan, khusus untuk wilayah Kecamatan Mandau tingginya kasus DBD di daerah tersebut salah satu faktornya adalah banyaknya rumah-rumah kosong yang ditinggal dalam jangka waktu yang lama, dan di dalamnya terdapat air bersih yang tertampung. Oleh sebab itu diharapkan, kepada kepala desa dan lurah, PKK desa/kelurahan agar bersama-sama puskesmas secara terus menerus mengimbau masyarakat untuk menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M plus secara serentak.

"Hal ini penting, karena nyamuk penular penyakit DBD hanya berkembang biak di air bersih yang tidak ditutup dengan rapat dan di air bersih tertampung yang tidak dikuras dalam waktu paling lama sekali seminggu," ungkapnya, Selasa (10/12/19) siang.

Upaya pengendalian kasus secara terus menerus dilakukan oleh UPT. Puskesmas dengan melakukan pengasapan atau fogging, tetapi upaya ini tidak efektif karena  pembasmian jentik nyamuknya melalui 3M plus tidak berjalan dengan baik oleh maasyarakat. Upaya fogging adalah alternatif terakhir dan merupakan upaya pengendalian dan hanya membunuh nyamuk dewasa saja.

Pemkab Bengkalis telah berkali-kali membuat edaran mengimbau semua pihak untuk menggalakkan 3M plus ini, antara lain melalui Surat Nomor 443/Diskes-P2P/IX/2017/1646 tanggal 4 Oktober 2017 tentang Pembentukan 1 Rumah 1 Jumatik yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Surat Nomor 440/Diskes-P2P/2018/606 tanggal 5 Desember 2018 tentang Kewaspadan Dini Peningkatan Kasus DBD dan daerah Rawan Banjir yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Surat Edaran Nomor 443/Diskes/P2P/2019/305 tanggal 28 Januari 2019 tentang Kewaspadaan Dini Peningkatan Kasus DBD yang ditandatangani oleh Sekda Bengkalis, dan yang terakhir Surat Edaran Nomor 443/Diskes-P2P/2019/467 tanggal 1 Agustus 2019 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kasus DBD yang ditandatangani oleh Bupati Bengkalis.

Terhadap kondisi ini, belum menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) DBD, karena sesuai dengan ketentuan teknisnya dalam Permenkes RI Nomor 949 tahun 2010, bahwa secara epidemiologis belum terpenuhi. Diantaranya adalah peningkatan kasus DBD yang sangat signifikan terjadi hanya dalam satu wilayah administratif saja, tidak merata pada semua wilayah, serta peningkatan kasus tersebut terjadi pada daerah endemis DBD, bukan daerah sporadis.

Sebagai langkah antisipasi yang konkrit, telah diterbitkan Instruksi Bupati (Inbup) Bengkalis Nomor 1 Tahun 2019 tentang Kelompok Kerja Operasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DBD.

"Ahamdulillah, 9 Desember 2019 telah terbentuk pula Pokjanal DBD di Kecamatan Bukitbatu, dan direncanakan pada 17 Desember 2019 nanti akan terbentuk pula Pokjanal DBD di Kecamatan Mandau. Kami berharap sampai dengan akhir Desember ini terbentuk diseluruh kecamatan, desa dan kelurahan," pintanya.***(dik/rls)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Lagi, DPRD Riau di Demo, Ratusan Buruh Tolak RUU Cipta Kerja dan Kenaikan BPJS
- Disidang Paripurna Bupati Kuansing Sampaikan Capaian WTP
- Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak
- Rencanakan Bom Bunuh Diri, 5 Teroris Diringkus di Kampar
- Bupati Kuansing Tinjau Pembangunan Masjid Nurhidayah Desa Pauh Angit
- Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau
- Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III
- Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat
- BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran
- DP WA Politisi Gerindra Dihacker, Disulap Jadi Gambar Porno
- Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang
- Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial

- Polsek Pangkalan Lesung dan RPK SLS Berjibaku Lakukan Pendinginan Karlahut
- Hari Kemerdekaan RI, Lapas Bengkalis Usulkan Remisi 851 Warga Binaan
- Ketua TP PKK Riau Bagi-bagi Masker Gratis
- SMP Plus Taruna Persiapkan Sejumlah Kegiatan dan Lomba Isi Peringatan HUT ke-75 RI
- Buka Webinar AMSI, Gubri Sebut Kontribusi Besar Modal Rayu APBN
- Gaji 13 ASN Kuansing Hari Ini Dicairkan
- Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com