Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 Juli 2020 07:27
BNNP Riau Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi

Selasa, 7 Juli 2020 07:10
Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu

Selasa, 7 Juli 2020 06:51
Kembali Buka, TKP Foodcourt Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Selasa, 7 Juli 2020 06:47
Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis

Selasa, 7 Juli 2020 06:41
Tinjau Kondisi Masyarakat, Bupati Yopi Kunjungi Desa Marjinal

Senin, 6 Juli 2020 21:11
Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar

Senin, 6 Juli 2020 20:40
Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis

Senin, 6 Juli 2020 20:24
Diduga Bawa Puluhan Kg Sabu, Beredar Video Penangkapan Bandar Narkoba di Dumai

Senin, 6 Juli 2020 18:56
Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar

Senin, 6 Juli 2020 17:25
Sekdaprov Riau Diperiksa Jaksa Terkait Dugaab Korupsi Pemkab Siak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020

Distan Bengkalis menghadiri Rakornas persiapan pelaksanaan program pembangunan pertanian. Sasaran dan target pertanian yang maju, mandiri dan modern pada 2020.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkalis mengikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) persiapan pelaksanaan program pembangunan pertanian tahun anggaran (TA) 2020.

Selain rakornas, kegiatan berlangsung Kamis (12/12/19) kemarin di Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) Jalan Harsono RM Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta itu juga dilakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran pembangunan pertanian TA 2019.

Rakornas dengan tema "mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern" dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H, dihadiri oleh Jaksa Agung Dr. Burhanuddin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Dr. Suharyanto, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Dr. Jonathan Austin.

Hadir dari Distan, Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan, Ir. H. M. Noer, didampingi Kasubbag Penyusunan Program Umum dan Kepegawaian, Suhairi, SP.

Menirukan amanat Mentan RI, Kabid Penyuluhan, H. M. Noer mengatakan, berdasarkan arahan Presiden RI, Joko Widodo, bahwa untuk memperkuat ekonomi sektor pertanian beberapa poin yang harus dilakukan antara lain, petani perlu keluar dari on farm atau seluruh proses yang berhubungan langsung dengan proses budidaya pertanian, seperti menyemai bibit, mengawinkan hewan ternak, memupuk, memberi pakan ternak, mengendalikan hama dan penyakit, panen dan lain-lain, menuju off farm yaitu proses komersialisasi hasil-hasil budidaya pertanian, seperti pedagang, pengepul dan lain-lain, dengan memberikan nilai tambah melalui pengolahan produk pertanian.

Selanjutnya, para petani memerlukan skema pembiayaan dan pendampingan yang intensif untuk masuk ke sisi off farm, setelah produksi. Pendampingan mencakup pengelolaan keuangan, aspek kemasan, hingga pemasaran. Pada 2020 dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp190 triliun termasuk untuk sektor pertanian.

Dan, mendorong lebih kuat kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pertanian untuk berkolaborasi membentuk kelompok-kelompok atau bersama korporasi besar.

Dijelaskan M. Noer, pembangunan pertanian 2020 maju mandiri dan modern, dilakukan dengan cara, peningkatan produksi dan produktivitas merupakan gerakan nasional peningkatan produktivitas, produksi, dan ekspor peningkatan populasi ternak pengembangan SDM pertanian family farming, hingga pertanian masuk sekolah.

"Kemudian, pertanian dengan biaya rendah yaitu Fasilitasi pembiayaan pertanian (KUR bunga rendah)Pengembangan kawasan berbasis korporasiBantuan/subsidi pertanian tepat sasaran," ungkapnya.

Selanjutnya, memanfaatkan teknologi (mekanisme dan research) adalah pengembangan dan penerapan mekanisasi pertanian (pra dan pasca panen) serta akselerasi pemanfaatan inovasi teknologi.

"Terakhir adalah ekspansi pertanian, dengan cara optimasi pemanfaatan lahan. Penyediaan air di irigasi, embung, bangunan air," katanya lagi.

Sementara itu, Kementan RI juga menyiapkan rencana aksi program 100 hari, diantaranya, mewujudkan single data (AWR), menyiapkan komando strategi pembangunan pertanian (Kostra Tani) di tingkat kecamatan, sinergi untuk kedaulatan pangan (memenuhi pangan Rp267 juta penduduk tiga bulan dan stabilisasi harga.

Kemudian program jangka menengah (2020-2024), investasi pertanian Rp54 triliun menuju Rp200 triliun, pemanfaatan KUR Rp50 triliun pertahun. Peningkatan produksi minimal 7% pertahun, losses turun dari 12% menjadi 5%, peningkatan efisiensi biaya produksi, pengusaha pertanian millenial 2,5 juta orang. Penyerapan tenaga kerja 50 juta orang, gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) 300%, penurunan daerah rawan pangan dari 18% menjadi 10% dan mendukung penurunan jumlah stunting, family farming dan pertanian masuk sekolah (PMS), pemetaan lahan utama, andalan, dan pengembangan.

"Selesai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel perternakan, sarana dan prasarana pertanian. Juga dilakukan finalisasi rencana kegiatan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2020 dengan pagu anggaran Rp1,353 miliar, untuk pembangunan Balai Penyuluh Pertanian di Kecamatan Bantan dan Balai Penyuluh di Kecamatan Bandar Laksamana," imbuhnya.***(dik/inf)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak
- Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia
- Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang
- Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla
- Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR
- Gubri Berikan Penghargaan Kepada Empat Tim Medis Berprestasi di RSUD Petala Bumi
- Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Dilaporkan Padam
- 4 Belum Keluar, 107 Hasil Swab Warga Kuansing Pernah Kontak dengan NY. SA Negatif
- Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19
- Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba
- Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan, Sebagian Besar Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Padam
- Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru
- Riau Masuk Delapan Nominasi API
- Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
- Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com