Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 Januari 2020 21:11
Sinmardi Taman, Pejuang Kemerdekaan yang Dijajah

Senin, 27 Januari 2020 18:20
Ketua DPRD Riau Dukung IPK Bentuk Satgas Karhutla

Senin, 27 Januari 2020 18:17
Bupati Kuansing Buka Seminar Kewirausahaan Ikatan Mahasiswa Telukkuantan

Senin, 27 Januari 2020 17:09
Upika Rokan IV Koto dan Pendalian IV Koto Deklarasikan Cegah Karhutla 2020

Senin, 27 Januari 2020 17:01
Jangan Risaukan Mutasi, Sekda Minta OPD Jalankan Kegiatan

Senin, 27 Januari 2020 16:50
Konflik Lahan PSJ-NWR, Kadin: Jangan Seret Isu Diluar Proses Hukum

Senin, 27 Januari 2020 16:47
BBKSDA Riau Kembali Selamatkan Gajah Terjerat

Senin, 27 Januari 2020 15:50
Gadis 9 Tahun di Mandau, Bengkalis Mengaku Korban Cabul Supir Oplet

Senin, 27 Januari 2020 15:30
Polda Riau Pulangkan 3 Korban Selamat Kapal Karam di Rupat ke Aceh

Senin, 27 Januari 2020 15:28
Sekdaprov Riau Sebut Proses Assesment Dimulai Maret, Menyusul Open Bidding



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020

Distan Bengkalis menghadiri Rakornas persiapan pelaksanaan program pembangunan pertanian. Sasaran dan target pertanian yang maju, mandiri dan modern pada 2020.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkalis mengikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) persiapan pelaksanaan program pembangunan pertanian tahun anggaran (TA) 2020.

Selain rakornas, kegiatan berlangsung Kamis (12/12/19) kemarin di Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) Jalan Harsono RM Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta itu juga dilakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran pembangunan pertanian TA 2019.

Rakornas dengan tema "mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern" dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H, dihadiri oleh Jaksa Agung Dr. Burhanuddin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Dr. Suharyanto, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Dr. Jonathan Austin.

Hadir dari Distan, Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan, Ir. H. M. Noer, didampingi Kasubbag Penyusunan Program Umum dan Kepegawaian, Suhairi, SP.

Menirukan amanat Mentan RI, Kabid Penyuluhan, H. M. Noer mengatakan, berdasarkan arahan Presiden RI, Joko Widodo, bahwa untuk memperkuat ekonomi sektor pertanian beberapa poin yang harus dilakukan antara lain, petani perlu keluar dari on farm atau seluruh proses yang berhubungan langsung dengan proses budidaya pertanian, seperti menyemai bibit, mengawinkan hewan ternak, memupuk, memberi pakan ternak, mengendalikan hama dan penyakit, panen dan lain-lain, menuju off farm yaitu proses komersialisasi hasil-hasil budidaya pertanian, seperti pedagang, pengepul dan lain-lain, dengan memberikan nilai tambah melalui pengolahan produk pertanian.

Selanjutnya, para petani memerlukan skema pembiayaan dan pendampingan yang intensif untuk masuk ke sisi off farm, setelah produksi. Pendampingan mencakup pengelolaan keuangan, aspek kemasan, hingga pemasaran. Pada 2020 dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp190 triliun termasuk untuk sektor pertanian.

Dan, mendorong lebih kuat kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pertanian untuk berkolaborasi membentuk kelompok-kelompok atau bersama korporasi besar.

Dijelaskan M. Noer, pembangunan pertanian 2020 maju mandiri dan modern, dilakukan dengan cara, peningkatan produksi dan produktivitas merupakan gerakan nasional peningkatan produktivitas, produksi, dan ekspor peningkatan populasi ternak pengembangan SDM pertanian family farming, hingga pertanian masuk sekolah.

"Kemudian, pertanian dengan biaya rendah yaitu Fasilitasi pembiayaan pertanian (KUR bunga rendah)Pengembangan kawasan berbasis korporasiBantuan/subsidi pertanian tepat sasaran," ungkapnya.

Selanjutnya, memanfaatkan teknologi (mekanisme dan research) adalah pengembangan dan penerapan mekanisasi pertanian (pra dan pasca panen) serta akselerasi pemanfaatan inovasi teknologi.

"Terakhir adalah ekspansi pertanian, dengan cara optimasi pemanfaatan lahan. Penyediaan air di irigasi, embung, bangunan air," katanya lagi.

Sementara itu, Kementan RI juga menyiapkan rencana aksi program 100 hari, diantaranya, mewujudkan single data (AWR), menyiapkan komando strategi pembangunan pertanian (Kostra Tani) di tingkat kecamatan, sinergi untuk kedaulatan pangan (memenuhi pangan Rp267 juta penduduk tiga bulan dan stabilisasi harga.

Kemudian program jangka menengah (2020-2024), investasi pertanian Rp54 triliun menuju Rp200 triliun, pemanfaatan KUR Rp50 triliun pertahun. Peningkatan produksi minimal 7% pertahun, losses turun dari 12% menjadi 5%, peningkatan efisiensi biaya produksi, pengusaha pertanian millenial 2,5 juta orang. Penyerapan tenaga kerja 50 juta orang, gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) 300%, penurunan daerah rawan pangan dari 18% menjadi 10% dan mendukung penurunan jumlah stunting, family farming dan pertanian masuk sekolah (PMS), pemetaan lahan utama, andalan, dan pengembangan.

"Selesai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel perternakan, sarana dan prasarana pertanian. Juga dilakukan finalisasi rencana kegiatan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2020 dengan pagu anggaran Rp1,353 miliar, untuk pembangunan Balai Penyuluh Pertanian di Kecamatan Bantan dan Balai Penyuluh di Kecamatan Bandar Laksamana," imbuhnya.***(dik/inf)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Sinmardi Taman, Pejuang Kemerdekaan yang Dijajah
- Bupati Kuansing Buka Seminar Kewirausahaan Ikatan Mahasiswa Telukkuantan
- Jangan Risaukan Mutasi, Sekda Minta OPD Jalankan Kegiatan
- Sekdaprov Riau Sebut Proses Assesment Dimulai Maret, Menyusul Open Bidding
- Sekdaprov Riau Pakai Baju Anti Virus, Cek Kesiapan RSUD Arifin Ahmad dari Virus Corona
- Dibuka Asisten I, Peserta Diimbau tak Percaya Calo Bisa Loloskan Jadi CPNS
- Buron Lima Hari, Pengendali Sabu 19 Kg Diringkus Polres Bengkalis
- Sebanyak 16 Peserta Sesi I CPNS Dinyatakan Gugur
- Speedboat TKI Tenggelam di Rupat,
Dipastikan Hanya Angkut 18 Orang, 3 Korban Masih Hilang

- Virus Corona, Tiga Pelabuhan di Bengkalis Sasaran Survei Ketat
- Terpilih Aklamasi, Nono Patria Pratama Nakhodai PDK Kosgoro 1957 Riau
- Tuntut Kekompakan, Agung Laksono Buka Musda III Kosgoro Riau
- Dihadapan Agung Laksono, Kader Kosgoro Maju Pilkada Serentak Diperkenalkan
- Bupati Bengkalis Panen Raya Padi di Desa Harapan Baru Mandau
- Coffee Morning DPD IPK Riau, Organisasi Melayu Harapkan IPK Jadi Energi Baru di Riau
- Sukses di Rantau, Tokoh Kampar Berkumpul di Malopen Tarogak
- Speedboat Angkut TKI Tenggelam di Rupat,
Pencarian Korban Masih Terus Dilakukan

- Gagal Gelar Piala Dunia U-20, Stadion Utama Riau Diusulkan Jadi Training Camp
- Musda KNPI Provinsi Riau yang ke 14 Digelar Awal Februari Mendatang
- LAM Riau Ajak IPK Bersinergi Jaga dan Bangun Daerah


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com