Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 September 2020 20:09
Cegah Penyebaran Covid 19, Satgas Gaklin Prokes Covid 19 Inhil Kembali Gelar Patroli

Kamis, 24 September 2020 19:57
KPU Dumai Tetapkan Nomor Urut Paslon Peserta Pilkada Serentak

Kamis, 24 September 2020 18:58
Mandiri Syariah Raih Penghargaan The Asset Triple A Islamic Finance Awards 2020

Kamis, 24 September 2020 18:52
Kasdim 0314/Inhil Hadiri Gerakan Kegiatan Tanam Bersama Dinas PTPHP

Kamis, 24 September 2020 17:39
Ini Pendapat Tiga Paslon Bupati dan Wabup Rohul dengan Nomor Urutnya

Kamis, 24 September 2020 17:29
Satu Lagi Dokter di Riau Meninggal Karena Covid-19

Kamis, 24 September 2020 17:03
Ketua FKS Inhil Menginstruksikan Para Pengurus Mematangkan Program

Kamis, 24 September 2020 16:57
Berikut Hasil Pengundian Nomor Urut Pilkada Pelalawan

Kamis, 24 September 2020 15:44
Tewas di Hotel di Pekanbaru, Wanita Asal Pelalawan Dibunuh karena Menolak Digauli

Kamis, 24 September 2020 15:40
BNNP Riau Musnahkan 11,8 Kilogram Sabu dan 498 Butir Ekstasi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 Desember 2019 20:16
Target Pertanian Bengkalis Maju, Mandiri dan Modern 2020

Distan Bengkalis menghadiri Rakornas persiapan pelaksanaan program pembangunan pertanian. Sasaran dan target pertanian yang maju, mandiri dan modern pada 2020.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkalis mengikuti rapat koordinasi nasional (Rakornas) persiapan pelaksanaan program pembangunan pertanian tahun anggaran (TA) 2020.

Selain rakornas, kegiatan berlangsung Kamis (12/12/19) kemarin di Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) Jalan Harsono RM Nomor 3 Pasar Minggu, Jakarta itu juga dilakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan dan anggaran pembangunan pertanian TA 2019.

Rakornas dengan tema "mewujudkan pertanian maju, mandiri, dan modern" dibuka secara resmi oleh Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H, M.H, dihadiri oleh Jaksa Agung Dr. Burhanuddin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Dr. Suharyanto, Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Dr. Jonathan Austin.

Hadir dari Distan, Kepala Bidang (Kabid) Penyuluhan, Ir. H. M. Noer, didampingi Kasubbag Penyusunan Program Umum dan Kepegawaian, Suhairi, SP.

Menirukan amanat Mentan RI, Kabid Penyuluhan, H. M. Noer mengatakan, berdasarkan arahan Presiden RI, Joko Widodo, bahwa untuk memperkuat ekonomi sektor pertanian beberapa poin yang harus dilakukan antara lain, petani perlu keluar dari on farm atau seluruh proses yang berhubungan langsung dengan proses budidaya pertanian, seperti menyemai bibit, mengawinkan hewan ternak, memupuk, memberi pakan ternak, mengendalikan hama dan penyakit, panen dan lain-lain, menuju off farm yaitu proses komersialisasi hasil-hasil budidaya pertanian, seperti pedagang, pengepul dan lain-lain, dengan memberikan nilai tambah melalui pengolahan produk pertanian.

Selanjutnya, para petani memerlukan skema pembiayaan dan pendampingan yang intensif untuk masuk ke sisi off farm, setelah produksi. Pendampingan mencakup pengelolaan keuangan, aspek kemasan, hingga pemasaran. Pada 2020 dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp190 triliun termasuk untuk sektor pertanian.

Dan, mendorong lebih kuat kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pertanian untuk berkolaborasi membentuk kelompok-kelompok atau bersama korporasi besar.

Dijelaskan M. Noer, pembangunan pertanian 2020 maju mandiri dan modern, dilakukan dengan cara, peningkatan produksi dan produktivitas merupakan gerakan nasional peningkatan produktivitas, produksi, dan ekspor peningkatan populasi ternak pengembangan SDM pertanian family farming, hingga pertanian masuk sekolah.

"Kemudian, pertanian dengan biaya rendah yaitu Fasilitasi pembiayaan pertanian (KUR bunga rendah)Pengembangan kawasan berbasis korporasiBantuan/subsidi pertanian tepat sasaran," ungkapnya.

Selanjutnya, memanfaatkan teknologi (mekanisme dan research) adalah pengembangan dan penerapan mekanisasi pertanian (pra dan pasca panen) serta akselerasi pemanfaatan inovasi teknologi.

"Terakhir adalah ekspansi pertanian, dengan cara optimasi pemanfaatan lahan. Penyediaan air di irigasi, embung, bangunan air," katanya lagi.

Sementara itu, Kementan RI juga menyiapkan rencana aksi program 100 hari, diantaranya, mewujudkan single data (AWR), menyiapkan komando strategi pembangunan pertanian (Kostra Tani) di tingkat kecamatan, sinergi untuk kedaulatan pangan (memenuhi pangan Rp267 juta penduduk tiga bulan dan stabilisasi harga.

Kemudian program jangka menengah (2020-2024), investasi pertanian Rp54 triliun menuju Rp200 triliun, pemanfaatan KUR Rp50 triliun pertahun. Peningkatan produksi minimal 7% pertahun, losses turun dari 12% menjadi 5%, peningkatan efisiensi biaya produksi, pengusaha pertanian millenial 2,5 juta orang. Penyerapan tenaga kerja 50 juta orang, gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks) 300%, penurunan daerah rawan pangan dari 18% menjadi 10% dan mendukung penurunan jumlah stunting, family farming dan pertanian masuk sekolah (PMS), pemetaan lahan utama, andalan, dan pengembangan.

"Selesai pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel perternakan, sarana dan prasarana pertanian. Juga dilakukan finalisasi rencana kegiatan dana alokasi khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2020 dengan pagu anggaran Rp1,353 miliar, untuk pembangunan Balai Penyuluh Pertanian di Kecamatan Bantan dan Balai Penyuluh di Kecamatan Bandar Laksamana," imbuhnya.***(dik/inf)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kasdim 0314/Inhil Hadiri Gerakan Kegiatan Tanam Bersama Dinas PTPHP
- Satu Lagi Dokter di Riau Meninggal Karena Covid-19
- Ketua FKS Inhil Menginstruksikan Para Pengurus Mematangkan Program
- Gubri Pastikan Besok Jokowi Resmikan Tol Permai Secara Virtual
- 162 ASN Terapar Covid-19, Terbanyak di RSUD Arifin Achmad dan Inspektorat
- Ini Nomor Urut Paslon Pilkada Bengkalis
- Pencabutan Nomor Urut Paslon, KPU Lakukan Pembatasan Awak Media
- Tim Yustisi Covid-19 Rohul Tegur dan Sanksi Ratusan Warga tak Pakai Masker
- Kasus Covid di Riau Terbanyak Kedua di Sumatera Setelah Sumbar
- Pilkada Bengkalis, KPU Bengkalis Tetapkan Empat Paslon
- Satgas Pemburu Teking Covid 19 Inhil Gelar Operasi di Tiap Ruas Jalan dan Pasar Tradisional
- Bupati Kuansing Resmikan dan Serahkan 45 Unit Rumah BSPS
- Wacana Duri Timur Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid - 19 di Bengkalis Disambut Aksi Protes
- Satgas Turun ke Jalan Cek Warga Bengkalis Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
- 5.701 Kasus, Lemahnya Kesadaran Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Cobid Meningkat
- Ratusan Pekerja PT Padasa Enam Utama Dirikan Tenda di Disnakertran Riau
- Disdukcapil Pelalawan Tutup, 4 Pegawai Terpapar Covid-19
- Cegah Covid-19 Meluas, BPBD Rohul Kembali Bagikan Ribuan Masker Gratis
- Jalan Penghubung Tiga Desa di Siakkecil, Bengkalis Belumpow
- Semua Ornamen Melayu Fly Over Dicopot, Diganti Dengan Cat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com