Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Januari 2020 17:11
Kades Senderak, Bengkalis Bantah Ada Kegiatan Fiktif Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 22 Januari 2020 16:46
DPRD Merangin Jambi Kunker ke DPRD Kuansing

Rabu, 22 Januari 2020 15:41
Kejari Bengkalis Segera Tuntut Kurir Ratusan Ponsel Ilegal

Rabu, 22 Januari 2020 15:01
Akhir Maret LKPj Kepala Daerah Ditargetkan Siap Diparipurnakan

Rabu, 22 Januari 2020 13:36
Dua Penyelundup 3 Kg Sabu Ditangkap Polda Riau di Kandis

Rabu, 22 Januari 2020 13:07
Beruang Madu Berkeliaran di Dumai, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Rabu, 22 Januari 2020 13:01
Kembali Dilanda Banjir, Petani Padi Kuansing Khawatir Gagal Panen lagi

Rabu, 22 Januari 2020 12:32
Tuntut Profesionalitas, Polri Butuh Satpam Jaga Kamtibmas

Rabu, 22 Januari 2020 12:04
Pengamanan Imlek, Polres Bengkalis Siagakan Ratusan Personel

Rabu, 22 Januari 2020 11:36
Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Balon Peserta Pilkada



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 Desember 2019 16:41
Tunjukkan Cinta Tanah Air, Ribuan Mahasiswa UMRI Berparade Merah Putih di Pekanbaru

Universitas Muhammadiyah Riau atau UMRIikut berpartisipasi dalam parade Bhinneka Tunggal Ika. Mahasiswa tampak menggunakan pakaian merah putih.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebagai salah satu perguruan tinggi besar di Riau, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ikut berpartisipasi menunjukkan sikap cintanya terhadap NKRI dengan melakukan parade Bhinneka Tunggal Ika menggunakan busana serba merah putih di Jalan Gajah Mada, Ahad (15/12/19) pagi - siang. Parade itupun diikuti oleh sebanyak 2.130 mahasiswa/i dan segenap dosen serta karyawan UMRI.

Tak hanya dari ribuan mahasiswa UMRI, Parade Bhinneka Tunggal Ika tersebut juga dimeriahkan oleh peserta dari 33 paguyuban dan 5 sekolah yang mempertunjukkan berbagai keberagaman budaya dari berbagai suku dan etnis yang ada di Riau. Tujuannya tak lain adalah untuk membuktikan bahwa meskipun saling berbeda-beda, namun tetap satu, sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Rektor UMRI, Dr Mubarak, melalui parade Bhinneka Tunggal Ika tersebut, UMRI ingin membangun komitmen kepada mahasiswanya bahwa Muhammadiyah juga adalah bagian dari satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tujuan kegiatan ini untuk membangun komitmen kepada mahasiswa kita bahwa kita disini adalah dalam satu kesatuan NKRI. Jadi Muhammadiyah itu juga bagian dari republik ini yang harus memberi warna bagi republik ini, yaitu warna merah putih sebagai warna NKRI. Artinya walaupun banyak perbedaan (suku, etnis, budaya) di dalamnya, saat menjadi satu kesatuan NKRI, yang ada hanya merah putih," ujarnya kepada riauterkini.com, usai mengikuti parade tersebut.

Disela kesempatannya, Mubarak juga berpesan bahwa dengan banyaknya keberagaman dan perbedaan yang ada di Riau, namun tak boleh saling membedakan. Baik itu si kaya atau si miskin, karena apapun status sosialnya perbedaan itu sudah menjadi satu, Indonesia.

"Apapun status sosialnya, lihatlah NKRI-nya. Kalau kita ingin maju, maka kita harus meningkatkan rasa cinta tanah air kita. Lalu akselarasi bagaimana kita memahami nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan parade Bhinneka Tunggal Ika adalah yang perdana kita lakukan dan akan terus kita lakukan secara berkelanjutan sebagai komitmen kita di UMRI," tuturnya.

Saat melakukan parade itu, sambung Mubarak, UMRI juga memperkenalkan slogan baru dari kampusnya bertajuk My Life My Future yang memiliki arti, Hidupku Masa Depanku. Slogan itupun ditanamkan untuk mahasiswa UMRI agar dalam kesehariannya terus melakukan dan menerapkan kebaikan demi kebaikan.

Sementara di lokasi yang sama Gubernur Riau, Syamsuar menjelaskan, dengan kegiatan parade Bhinneka Tunggal Ika itu, Riau jadi bisa merasakan keberagaman Indonesia secara keseluruhan. Sehingga menumbuhkan tekad, sikap dan tindakan dalam mencintai negara yang bedasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Kebhinekaan dan keberagaman masyarakat itu sejatinya memang harus dikelola dengan cermat, bukan untuk ditolak. Parade Bhinneka Tunggal Ika juga bisa kita jadikan sebagai sarana menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kades Senderak, Bengkalis Bantah Ada Kegiatan Fiktif Ratusan Juta Rupiah
- DPRD Merangin Jambi Kunker ke DPRD Kuansing
- Kejari Bengkalis Segera Tuntut Kurir Ratusan Ponsel Ilegal
- Akhir Maret LKPj Kepala Daerah Ditargetkan Siap Diparipurnakan
- Tuntut Profesionalitas, Polri Butuh Satpam Jaga Kamtibmas
- Pengamanan Imlek, Polres Bengkalis Siagakan Ratusan Personel
- Hargai Kerja Keras, Bupati Rohil Makan Bersama Petugas Kebersihan
- Kapolres Meranti Tinjau Kesiagaan PT SRL Antisipasi Karhutla
- Anggaran Bosda Dianggarkan Hampir Setengah Triliun, Kadisdik: Sekolah Gratis Bukan Wacana Lagi
- Rencana Kenaikan Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Tunggu Instruksi
- Ruas Tol Pekanbaru-Dumai Ditargetkan Operasi Pada Mudik Lebaran 2020
- Perusahaan Beroperasi di Bengkalis Diminta Berperan Bina UMKM
- Terima Gelar Adat LAMR, Bupati Bengkalis Sebut Kehormatan Tertinggi
- Beri Motivasi Para Penghapal Al Quran, Syaikh dari Palestina Ini Sambangi Sejumlah Masjid di Riau
- Sekdaprov Riau Prihatin Melihat Kondisi Bangunan Mess Pemprov Riau di Jakarta
- MoU PT Jamkrida Riau, Perbarindo dan BPR se-Riau Jadi Momentum Peningkatan Kembangkan UMKM
- Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau
- Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya

- Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli
- MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com