Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 8 Agustus 2020 13:20
Musda V, Golkar Kuansing Buka Pendaftaran Calon Ketua

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:17
Direkomendasi Partai Demokrat, Irjen Pol Wahyu Adi Siap Maju di Pilkada Inhu

Sabtu, 8 Agustus 2020 13:13
Pemkab Inhil Serahkan 4500 Sertifikat Tanah

Sabtu, 8 Agustus 2020 11:23
Simpan di Celana Dalam, Polisi Ringkus Jaringan Pengedar Sabu di Pinggir

Sabtu, 8 Agustus 2020 10:54
Kebakaran Gudang Besi Tua Kejutkan Warga Duri yang Terlelap

Sabtu, 8 Agustus 2020 09:45
Juni 2020, Ekspor Mihas dan Nonmigas Riau Naik

Sabtu, 8 Agustus 2020 08:35
Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN

Jum’at, 7 Agustus 2020 18:36
Jajakan Rokok Ilegal Sebanyak 76.780 Batang, ZD di Ringkus DJBC Riau

Jum’at, 7 Agustus 2020 16:25
Dewan Pekanbaru Minta Rumah Sakit Tidak Mendiiskriminasikan Pasien BPJS

Jum’at, 7 Agustus 2020 15:00
Jutaan Rupiah Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu di Mandau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 Desember 2019 16:41
Tunjukkan Cinta Tanah Air, Ribuan Mahasiswa UMRI Berparade Merah Putih di Pekanbaru

Universitas Muhammadiyah Riau atau UMRIikut berpartisipasi dalam parade Bhinneka Tunggal Ika. Mahasiswa tampak menggunakan pakaian merah putih.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebagai salah satu perguruan tinggi besar di Riau, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ikut berpartisipasi menunjukkan sikap cintanya terhadap NKRI dengan melakukan parade Bhinneka Tunggal Ika menggunakan busana serba merah putih di Jalan Gajah Mada, Ahad (15/12/19) pagi - siang. Parade itupun diikuti oleh sebanyak 2.130 mahasiswa/i dan segenap dosen serta karyawan UMRI.

Tak hanya dari ribuan mahasiswa UMRI, Parade Bhinneka Tunggal Ika tersebut juga dimeriahkan oleh peserta dari 33 paguyuban dan 5 sekolah yang mempertunjukkan berbagai keberagaman budaya dari berbagai suku dan etnis yang ada di Riau. Tujuannya tak lain adalah untuk membuktikan bahwa meskipun saling berbeda-beda, namun tetap satu, sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Rektor UMRI, Dr Mubarak, melalui parade Bhinneka Tunggal Ika tersebut, UMRI ingin membangun komitmen kepada mahasiswanya bahwa Muhammadiyah juga adalah bagian dari satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tujuan kegiatan ini untuk membangun komitmen kepada mahasiswa kita bahwa kita disini adalah dalam satu kesatuan NKRI. Jadi Muhammadiyah itu juga bagian dari republik ini yang harus memberi warna bagi republik ini, yaitu warna merah putih sebagai warna NKRI. Artinya walaupun banyak perbedaan (suku, etnis, budaya) di dalamnya, saat menjadi satu kesatuan NKRI, yang ada hanya merah putih," ujarnya kepada riauterkini.com, usai mengikuti parade tersebut.

Disela kesempatannya, Mubarak juga berpesan bahwa dengan banyaknya keberagaman dan perbedaan yang ada di Riau, namun tak boleh saling membedakan. Baik itu si kaya atau si miskin, karena apapun status sosialnya perbedaan itu sudah menjadi satu, Indonesia.

"Apapun status sosialnya, lihatlah NKRI-nya. Kalau kita ingin maju, maka kita harus meningkatkan rasa cinta tanah air kita. Lalu akselarasi bagaimana kita memahami nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan parade Bhinneka Tunggal Ika adalah yang perdana kita lakukan dan akan terus kita lakukan secara berkelanjutan sebagai komitmen kita di UMRI," tuturnya.

Saat melakukan parade itu, sambung Mubarak, UMRI juga memperkenalkan slogan baru dari kampusnya bertajuk My Life My Future yang memiliki arti, Hidupku Masa Depanku. Slogan itupun ditanamkan untuk mahasiswa UMRI agar dalam kesehariannya terus melakukan dan menerapkan kebaikan demi kebaikan.

Sementara di lokasi yang sama Gubernur Riau, Syamsuar menjelaskan, dengan kegiatan parade Bhinneka Tunggal Ika itu, Riau jadi bisa merasakan keberagaman Indonesia secara keseluruhan. Sehingga menumbuhkan tekad, sikap dan tindakan dalam mencintai negara yang bedasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Kebhinekaan dan keberagaman masyarakat itu sejatinya memang harus dikelola dengan cermat, bukan untuk ditolak. Parade Bhinneka Tunggal Ika juga bisa kita jadikan sebagai sarana menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemkab Inhil Serahkan 4500 Sertifikat Tanah
- Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN
- Operasi Patuh 2020, Satlantas Bengkalis Tilang 194 Pelanggaran
- Bupati Kuansing Terima Penghargaan Dari BPS RI Atas Capaian SPO
- Tambah 15, Siak Masih Terbanyak Kasus Terkonfirmasi Covid-19
- Selain Pendakwah, UAS Juga Penyair
- Didampingi Rektor UMRI, Ketum FERARI Resmi Buka PKPA & UPA di Pekanbaru
- PT Musimas Terus Mungkir Wukudkan KKPA dengan Warga Desa Pesaguan
- Portal Mereng di Jembatan Leighton Sudah Diperbaiki
- Tes Swab Massal Dua Hari Capai Target Kecuali Donor Darah
- Bengkalis Bakal Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19
- Bupati Kuansing Launching Peremajaan Sawit Rakyat
- Bertambah 29, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak dari Siak
- Antisipasi Covid-19 Danrem 031/WB Ingatkan Prajurit Kodim 0302 Inhu Tetap Berolahraga
- Didukung Perusahaan, Karhutla Riau Alami Penurunan Signifikan
- Tambah 71, Kasus Covid-19 di Riau Meledak Lagi
- Ops Patuh Lancang Kuning, Pengendara Tertib Dapat Hadiah Dari Satlantas Pelalawan
- Dorong Partisipasi Masyarakat, Bawaslu Bengkalis Rencanakan Jalin Kerja Sama Pengawasan
- Disdik Bengkalis Ingatkan Pengadaan Baju Seragam Tidak Dibenarkan di Sekolah
- Pekerjaan Oferlay Aspal Dinas PUPR Pekanbaru Diduga Terlalu Tipis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com