Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Januari 2020 10:12
Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 18 Januari 2020 09:57
Dua Korban Luka, Truk Tangki CPO Seruduk Rumah Warga Duri

Jum’at, 17 Januari 2020 20:05
Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut

Jum’at, 17 Januari 2020 20:03
Penggiat Lingkungan Apresiasi Langkah Eksekusi Pidana Pokok Senilai Rp5 Miliar PT PSJ

Jum’at, 17 Januari 2020 19:34
Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas

Jum’at, 17 Januari 2020 17:22
Tuntut Ketegasan Eksekusi Kebun Ilegal PT PSJ, Amper Datangi Kejati dan DLHK Riau

Jum’at, 17 Januari 2020 17:21
Tim Karlahut Padamkan Lahan Terbakar di GSK

Jum’at, 17 Januari 2020 16:44
BBKSDA Riau Cek Jejak Harimau di Tenayan

Jum’at, 17 Januari 2020 16:40
Puluhan RT dan RW di Air Jamban, Bengkalis Tak Miliki SK Aktif

Jum’at, 17 Januari 2020 15:23
Ganggu Kenyamanan, Belasan Sepeda Motor Knalpot Bising di Bengkalis Diamankan Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 15 Desember 2019 16:41
Tunjukkan Cinta Tanah Air, Ribuan Mahasiswa UMRI Berparade Merah Putih di Pekanbaru

Universitas Muhammadiyah Riau atau UMRIikut berpartisipasi dalam parade Bhinneka Tunggal Ika. Mahasiswa tampak menggunakan pakaian merah putih.

Riauterkini-PEKANBARU-Sebagai salah satu perguruan tinggi besar di Riau, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) ikut berpartisipasi menunjukkan sikap cintanya terhadap NKRI dengan melakukan parade Bhinneka Tunggal Ika menggunakan busana serba merah putih di Jalan Gajah Mada, Ahad (15/12/19) pagi - siang. Parade itupun diikuti oleh sebanyak 2.130 mahasiswa/i dan segenap dosen serta karyawan UMRI.

Tak hanya dari ribuan mahasiswa UMRI, Parade Bhinneka Tunggal Ika tersebut juga dimeriahkan oleh peserta dari 33 paguyuban dan 5 sekolah yang mempertunjukkan berbagai keberagaman budaya dari berbagai suku dan etnis yang ada di Riau. Tujuannya tak lain adalah untuk membuktikan bahwa meskipun saling berbeda-beda, namun tetap satu, sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Rektor UMRI, Dr Mubarak, melalui parade Bhinneka Tunggal Ika tersebut, UMRI ingin membangun komitmen kepada mahasiswanya bahwa Muhammadiyah juga adalah bagian dari satu kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tujuan kegiatan ini untuk membangun komitmen kepada mahasiswa kita bahwa kita disini adalah dalam satu kesatuan NKRI. Jadi Muhammadiyah itu juga bagian dari republik ini yang harus memberi warna bagi republik ini, yaitu warna merah putih sebagai warna NKRI. Artinya walaupun banyak perbedaan (suku, etnis, budaya) di dalamnya, saat menjadi satu kesatuan NKRI, yang ada hanya merah putih," ujarnya kepada riauterkini.com, usai mengikuti parade tersebut.

Disela kesempatannya, Mubarak juga berpesan bahwa dengan banyaknya keberagaman dan perbedaan yang ada di Riau, namun tak boleh saling membedakan. Baik itu si kaya atau si miskin, karena apapun status sosialnya perbedaan itu sudah menjadi satu, Indonesia.

"Apapun status sosialnya, lihatlah NKRI-nya. Kalau kita ingin maju, maka kita harus meningkatkan rasa cinta tanah air kita. Lalu akselarasi bagaimana kita memahami nilai-nilai kebangsaan. Kegiatan parade Bhinneka Tunggal Ika adalah yang perdana kita lakukan dan akan terus kita lakukan secara berkelanjutan sebagai komitmen kita di UMRI," tuturnya.

Saat melakukan parade itu, sambung Mubarak, UMRI juga memperkenalkan slogan baru dari kampusnya bertajuk My Life My Future yang memiliki arti, Hidupku Masa Depanku. Slogan itupun ditanamkan untuk mahasiswa UMRI agar dalam kesehariannya terus melakukan dan menerapkan kebaikan demi kebaikan.

Sementara di lokasi yang sama Gubernur Riau, Syamsuar menjelaskan, dengan kegiatan parade Bhinneka Tunggal Ika itu, Riau jadi bisa merasakan keberagaman Indonesia secara keseluruhan. Sehingga menumbuhkan tekad, sikap dan tindakan dalam mencintai negara yang bedasarkan Pancasila dan UUD 1945.

"Kebhinekaan dan keberagaman masyarakat itu sejatinya memang harus dikelola dengan cermat, bukan untuk ditolak. Parade Bhinneka Tunggal Ika juga bisa kita jadikan sebagai sarana menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia," tutupnya.*(gas)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut
- Penggiat Lingkungan Apresiasi Langkah Eksekusi Pidana Pokok Senilai Rp5 Miliar PT PSJ
- Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas
- Tuntut Ketegasan Eksekusi Kebun Ilegal PT PSJ, Amper Datangi Kejati dan DLHK Riau
- BBKSDA Riau Cek Jejak Harimau di Tenayan
- Puluhan RT dan RW di Air Jamban, Bengkalis Tak Miliki SK Aktif
- Tawarkan Juga Potensi Kelapa, India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau
- Gubri Pastikan Pejabat Pempov Positip Narkoba Sudah Diberhentikan
- Selamatkan Generasi Muda, DPD Fokan Ajak Cegah Narkoba dari Dini
- Bersama Gubernur DKI, Syamsuar Terima Penghargaan dari Menag
- FGD PP Soroti Dugaan Kongkalikong Pembangunan Perkantoran Pemko Pekanbaru
- PPK di Bengkalis Wajib Tidak Dalam Ikatan Perkawinan
- RS KPJ Klang Malaysia Punya Layanan Khusus Untuk Pasien Indonesia
- Layur Jalur di Gunung Toar, Bupati Kuansing Galang Donasi Rp82 Juta
- Malam ini, Gubri Terima Penghargaan dari Kemenag RI
- Penuhi Kebutuhan Listrik 2020, Pemkab Rohil MoU Dengan PLN UP 3 Dumai
- SK Pemberhentian Pejabat Pemprov Positip Narkoba Sudah Disiapkan
- Bagansiapiapi Miliki Lima Spot Selfie Malam
- Guru Honor Riau Gugat ke MK
- Wagubri Minta Pejabat Positip Narkoba yang Sempat Dilantik Dicopot


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com