Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 21 Januari 2020 09:55
Terima Gelar Adat LAMR, Bupati Bengkalis Sebut Kehormatan Tertinggi

Senin, 20 Januari 2020 21:43
Honorer dan Pengedar Sabu di Bengkalis Diringkus Polisi

Senin, 20 Januari 2020 20:30
Beri Motivasi Para Penghapal Al Quran, Syaikh dari Palestina Ini Sambangi Sejumlah Masjid di Riau

Senin, 20 Januari 2020 20:17
Anggota Dewan Datang Saat Eksekusi Lahan, Nurul Huda: Bisa Dituduh Menghasut

Senin, 20 Januari 2020 19:48
Kapolda Riau Copot Kapolsek Teluk Meranti Diduga Akibat Karhutla

Senin, 20 Januari 2020 18:32
Sekdaprov Riau Prihatin Melihat Kondisi Bangunan Mess Pemprov Riau di Jakarta

Senin, 20 Januari 2020 17:29
Porkab III Bengkalis, ‎Cabor Tinju Akan Gelar Pertandingan di Lapangan Tugu

Senin, 20 Januari 2020 16:19
MoU PT Jamkrida Riau, Perbarindo dan BPR se-Riau Jadi Momentum Peningkatan Kembangkan UMKM

Senin, 20 Januari 2020 15:07
Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau

Senin, 20 Januari 2020 14:50
Pinjaman UEDSP Fiktif,
Kejari Bengkalis Resmi Tahan Mantan Kades Bukitbatu




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 11 Januari 2020 17:53
Dokter Muda Maliki Terpanggil Ingin Bangun Rohil

Diusianya yang masih muda, terpanggil ikut membenahi kampung halamannya. Dialah Muhammad Maliki, salah satu balon Pilkada serentak 2020 di Rohil, Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Dokter muda di Riau yang juga politisi muda Nasdem Muhammad Maliki mencoba keberuntungan untuk bertarung di Pilkada serentak Rokan Hilir 2020. Diusianya yang masih muda merasa terpanggil untuk ikut membenahi kampung halamannya.

Muhammad Maliki sendiri termasuk salah satu balon paling muda yang muncul untuk Pilkada serentak 2020 di Riau. Ia lahir di Teluk Pulau Hilir, 23 Mei 1992, Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, selain berprofesi sebagai dokter, ternyata Maliki juga sebagai pengusaha.

Bila dibandingkan calon lain, nama Maliki dianggap politisi paling muda untuk ikut bertarung dalam kontestasi Pilkada serentak, karena saat ini usia Maliki sendiri masih 27 tahun.

Sedangkan yang muncul saat ini masih didominasi wajah senior dan rata-rata usia diatas 40 tahun. Tentu munculnya Maliki membawa warna baru dalam kancah politik jelang Pilkada.

Sebelumnya pada pemilu 2019 lalu, Maliki sempat maju untuk anggota DPR RI dari partai Nasdem, hanya saja belum bisa duduk di Senayan, karena Nasdem belum bisa meraih kursi dari Riau.

"Sebagai anak muda, saya merasa terpanggil saja untuk maju di Rokan Hilir, ini hak dari semua, termasuk saya sebagai anak muda," ujar Maliki yang selalu bergaya stylish itu saat berbincang dengan, Sabtu (1/1/20).

Maliki punya kans besar, apalagi sudah berkaca pada pemilu lalu saat maju untuk DPR RI, Maliki punya suara yang cukup lumayan besar dan menjadi modal dirinya bisa lebih dikenal masyarakat.

"Insa Allah saya sudah dikenal di kalangan masyarakat, tentunya saya juga membawa semangat dan visi yang jelas juga untuk Rokan Hilir," ujar Maliki.

Maliki sendiri mengusung semangat millenial yang tentunya bagi dia sangat tepat untuk memimpin Rokan Hilir yang saat ini perlu perhatian serius.

Alumni Fakultas Kedokteran UR, magister kesehetan Stikes Hangtuah ini juga yakin masyarakat bisa menerima kehadiran semangat anak muda seperti dirinya yang berniat ingin berkontribusi untuk daerah.

Untuk saat ini Maliki, terus melakukan komunikasi politik dengan berbagai partai termasuk ikut penjaringan dengan partai PKS dan partai lainnya. Namun Maliki yakin duet dengan PKS bisa membawa angin yang bagus untuk Pilkada Rokan Hilir.

"Apalagi ditingkat pusat juga antara pak Surya Paloh dengan Presiden PKS juga sudah bertemu dan semangat untuk bersama, semoga dilanjutkan dengan koalisi di Rohil," ujarnya.

Tidak itu saja, karena pada Pilkada Gubernur lalu juga lanjut Maliki duet PKS dengan Nasdem juga membawa kemenangan bagi Syamsuar-Edi, tentunya lanjut Maliki kerjasama dua partai ini selalu membawa keberuntungan.

"Namun semuanya masih bergulir dan berproses, saya juga masih lakukan komunikasi politik dengan partai lainnya," jelas Maliki yang aktif berorganisasi tersebut.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Terima Gelar Adat LAMR, Bupati Bengkalis Sebut Kehormatan Tertinggi
- Beri Motivasi Para Penghapal Al Quran, Syaikh dari Palestina Ini Sambangi Sejumlah Masjid di Riau
- Sekdaprov Riau Prihatin Melihat Kondisi Bangunan Mess Pemprov Riau di Jakarta
- MoU PT Jamkrida Riau, Perbarindo dan BPR se-Riau Jadi Momentum Peningkatan Kembangkan UMKM
- Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau
- Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya

- Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli
- MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama
- Cegah Karla, Polsek Bengkalis Lakukan Patroli ke Lahan-lahan Warga
- HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama
- Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar
- Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat
- Ketua DPC Askonas Rohul‎ Berharap Kegiatan Pembangunan Perhatikan Aspek Lingkungan
- Audensi Bersama Kadiskes Riau, AMKR Bisa Jadi Garda Perubahan Hidup Sehat
- Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut
- Penggiat Lingkungan Apresiasi Langkah Eksekusi Pidana Pokok Senilai Rp5 Miliar PT PSJ
- Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas
- Tuntut Ketegasan Eksekusi Kebun Ilegal PT PSJ, Amper Datangi Kejati dan DLHK Riau
- BBKSDA Riau Cek Jejak Harimau di Tenayan
- Puluhan RT dan RW di Air Jamban, Bengkalis Tak Miliki SK Aktif


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com