Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 28 September 2020 21:38
Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3

Senin, 28 September 2020 21:17
169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah

Senin, 28 September 2020 20:51
Pilih "ES4", Ini yang Bakal Dinikmati Masyarakat di Duri, Bengkalis

Senin, 28 September 2020 20:45
Polda Riau Dalami Dugaan Perambahan Hutan dan Pencucian Uang Sihol Pangaribuan

Senin, 28 September 2020 20:42
Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona

Senin, 28 September 2020 20:06
Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona

Senin, 28 September 2020 19:56
Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker

Senin, 28 September 2020 18:47
Kasus Covid-19 di Riau Capai 7 Ribu Lebih

Senin, 28 September 2020 17:48
Jawab Tudingan, Rektor UIN Suska Riau Sampaikan Klarifikasi ke Kemenag

Senin, 28 September 2020 17:31
IPMAKA Resmi Dilantik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 16 Januari 2020 21:16
FGD PP Soroti Dugaan Kongkalikong Pembangunan Perkantoran Pemko Pekanbaru

MPC PP Pekanbaru gelar Focus Group Discussion (FGD). Dimana dalam gelaran dialog ini PP soroti dugaan kongkalikong pembangunan perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya.

Riauterkini - PEKANBARU - Tema dalam FGD yang dilakukan pada Kamis (16/01/20) oleh Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru itu adalah "Sudah Benarkah Proyek Multiyears Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya?". Dimana ada lima narasumber yang hadir yakni Pengamat Perkotaan Ir Mardianto Manan MT, Saiman Pakpahan SIP, MSi Pengamat Kebijakan Publik, Jurnalis Roy Manurung, Ahlul Fadli mewakili Walhi Riau, dan Taufik dari FITRA Riau.

Menurut Ketua Panitia Alfred Ziliwu dalam FGD itu juga diundang Sekdako M Noer dan Ketua DPRD Pekanbaru sebagai narasumber. Namun tidak hadir tanpa ada kejelasan. 

Dalam sambutannya saat pembukaan,  Ketua BPPH MPC PP Pekanbaru Dedi Harianto Lubis menyampaikan bahwa FGD ini akan diadakan secara berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap Visi Pemuda Pancasila yang menuju paradigma intelektualitas  dan akademis.

Sejalan dengan itu, Sekretaris MPC PP Pekanbaru, Mustakim JM, SPd, MPd yang membacakan sambutan Ketua MPC PP Kota Pekanbaru, Iwan P, sangat mengapresiasi adanya FGD ini dan juga menyampaikan bahwa Pemuda Pancasila ke depan akan terus mengawal dan mengawasi jalannya roda pemerintahan. 

"Setiap kebijakan walikota akan kita awasi dan kita pantau. Kalau kebijakan bagus demi kepentingan masyarakat kita akan dukung, tapi jika ada hal hal menyimpang, Pemuda Pancasila akan jadi garda terdepan mengkritisinya," kata Ketua PP Pekanbaru.

Sementara menurut pandangan dari Mardianto Manan dalam materinya menyampaikan bahwa secara teori akademik meragukan keberadaan IMB dan AMDAL Pusat Perkantoran Pemko tersebut.

Begitu juga dengan Saiman Pakpahan dan Roy Manurung yang menyatakan adanya dugaan kongkalikong antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proyek Multiyears yang menelan anggaran mencapai Rp1 triliun lebih tersebut. Bahkan secara tegas Roy Manurung mempertanyakan kenapa aparat penegak hukum tidak menyentuh sama sekali Proyek Multiyears perkantoran Pemko tersebut.

Saiman Pakpahan juga menyampaikan bahwa urgensi apa yang menjadi dasar pemindahan pusat perkantoran, apa untuk mencapai visi kota smart city? Sangat jauh tujuan dan pembangunan yang ada saat ini. Sementara itu Taufik dari FITRA Riau menyampaikan dalam investigasi Fitra, dokumen dokumen proyek tidak ditemukan dalam LPSE, dan tidak ada dalam RPJMD. 

Terkait RTRW kota Pekanbaru, Ahlul Fadli dari WALHI Riau menyatakan sampai saat ini Pekanbaru belum memiliki RTRW, masih dalam proses.  "Namun sangat aneh di Tenayan dicanangkan menjadi kawasan industri dan saat ini sedang dalam proses pembangunan PLTU. Bagaimana pusat perkantoran pemerintah berada di pusat kawasan industri? ini sangat aneh dan janggal," kata Ahlul Fadli. 

Pada akhir FGD ini seluruh narasumber kompak menyampaikan bahwa masih banyak pertanyaan besar yang belum terjawab dalam Proyek Multiyears Perkantoran Tenayan Raya. Mulai dari IMB, AMDAL, pembebasan lahan, izin pembebasan kawasan, status tanah, dan penganggaran serta pelaksanaan proyek yang dikerjakan oleh beberapa perusahaan plat merah tersebut. 

Sementara, peserta FGD juga sepakat isu Perkantoran Tenayan kembali diungkap dan dihangatkan agar masyarakat tahu dan peduli. Hal itu diungkapkan perwakilan dari HMI Cabang Pekanbaru, Praktisi Hukum, dan LSM.*(rls/rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3
- 169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah
- Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona
- Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona
- Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker
- Kasus Covid-19 di Riau Capai 7 Ribu Lebih
- Jawab Tudingan, Rektor UIN Suska Riau Sampaikan Klarifikasi ke Kemenag
- IPMAKA Resmi Dilantik
- Lewat Tol Lebihi Batas Maksimum, Sejumlah Kendaraan Sudah Ada Ditilang
- Ribuan Ekor Hewan Rentan Tertular Rabies di Bengkalis Sasaran Suntik Vaksin
- 4 Personil Polres Inhil Berprestasi Terima Penghargaan
- Cabup Bengkalis Abi Bahrum Jenguk dan Bantu Penderita Kanker di Duri
- Pemkab dan PT. SUN Tandatangani Nota Kesepahaman Perawatan Jalan
- Pilkada Bengkalis, Harta Kaderismanto Minus, Kasmarni Paling Tajir
- Gubri Apresiasi Anak-anak Melayu Konten Kreator Sosialisasikan Penggunaan Masker
- Gubri Resmikan Mangrove Education Center
- Kartu e-money BRK Bisa Untuk Tol dan Berbagai Transaksi
- Usai Dilantik Jadi Pj Bupati Bengkalis, Ini Sederet Tugas Dihadapi Syahrial Abdi
- Maazat, Ayah Syahrul Aidi Maazat Wafat Hari ini
- Dilantik Bupati, DPD Apkasindo Bengkalis Diharapkan Bersinergi Bersama Petani Sawit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com