Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 September 2020 21:08
Pasutri Tewas Laga Kambing Vs Truck Balak di Pinggir, Bengkalis

Jum’at, 25 September 2020 19:55
Pilkada Bengkalis, Nomor "2" Sesuai Harapan AMAN

Jum’at, 25 September 2020 17:38
Berurusan dengan Polisi, Aplikasi TikTok Dibuat Konten Kawin Sejenis di Rohil

Jum’at, 25 September 2020 17:35
Diresmikan Jokowi, Tol Permai Baru Bisa Dilewati Besok dan Gratis

Jum’at, 25 September 2020 17:02
Resmikan Secara Virtual, Jokowi Ingin Tol Permai Jadi Pengembangan Ekonomi Baru

Jum’at, 25 September 2020 16:22
Pria Diduga Stres Sempat Bikin Sholat Jumat di Masjid Raya Pekanbaru Mencekam

Jum’at, 25 September 2020 14:36
Jadi Narasumber Webinar Bappenas RI, Kadispora Paparkan Strategi Kewirausahaan Ditengah Pandemi Covid-19

Jum’at, 25 September 2020 13:48
Jelang Peresmian, Lokasi Peresmian Tol Permai Gerimis

Jum’at, 25 September 2020 13:25
Penyidik Bea Cukai Serahkan Dua Tersangka Penyelundupan 76 Ribu Rokok ke Kejari Pekanbaru

Jum’at, 25 September 2020 10:28
Jelang Diresmikan Presiden, Gubri Harap Tol Permai Tingkatkan Sektor Usaha



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Januari 2020 11:55
Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya


PPA Learning Center Pekanbaru mengadakan private class angkatan ke-19. Dengan misi membumikan tauhid di Negeri Lancang Kuning, seminar sehari ini mengajak pesertanya untuk kenal dan jatuh cinta kembali pada Sang Pencipta.

PEKANBARU-Riauaterkini-PPA Learning Center Pekanbaru yang berada di bawah naungan PPA Institute menggelar Private Class Pola Pertolongan Allah angkatan ke-19 di Pekanbaru, Ahad (19/01/2020). Seminar sehari ini membawa misi untuk membumikan kembali tauhid di negeri Lancang Kuning.

Seminar ini diikuti oleh seratusan peserta yang datang dari berbagai daerah di Riau, bahkan Sumbar, seperti Pekanbaru, Siak, Pelalawan, Duri, Kampar dan Solok (Sumbar). Para peserta sangat antusias mengikuti lima sesi dari pagi hingga malam yang terasa sangat padat, inspiratif dan mencerahkan.

Materi disampaikan dengan apik oleh Shandy Abi Naya, Manager Event PPA Institute dan telah mengantongi Certificate of PPA Trainer. Dalam pemaparannya, ia mengajak para peserta untuk lebih mengenal Allah dan menyadari tugas utama manusia diciptakan dan diturunkan ke dunia. Tugas utama itu seringkali kita abaikan, karena sibuknya kita mengejar dunia. Mengambil contoh yang sering kita alami sehari-hari, para peserta seperti diaduk-aduk perasannya hingga sepanjang sesi ini penuh deraian air mata. Peserta juga diajak untuk menggali lebih dalam kandungan Al Quran sebagai petunjuk hidup. Betapa banyak teladan yang telah diceritakan dalam Al Quran tentang para nabi dan rasul serta umat-umat terdahulu. Betapa banyak yang belum kita pelajari dan pahami.

"Seminar ini membuat saya terkesima, karena tidak pernah terpikir untuk menggali Al Quran dari sudut pandang seperti ini," kata seorang peserta dari Pekanbaru.

Ketua PPA LC Pekanbaru Elvi Murniasih mengatakan, seminar ini memang tujuannya untuk membumikan tauhid di Bumi Lancang Kuning ini. "Masih banyak yang belum tahu tentang PPA. Ternyata pertolongan Allah itu ada polanya. Dan kita bisa mendapatkan banyak keajaiban dari pertolongan Allah itu bila tahu pola-polanya," katanya.

Sementara peserta lainnya Susi dari Pelalawan, merupakan alumni seminar serupa yang diadakan pada 2017 lalu. Ia merasa perlu untuk datang kembali dan reseat, karena apa-apa yang didapatkannya dalam seminar ini benar-benar seperti semangat dan kesadaran baru. "Dengan ikut private class ini, saya merasa tidak berat lagi sedekah jor-joran, karena yakin Allah itu maha kaya," katanya.

Fatmi, peserta lain bahkan sudah reseat berkali-kali. "Saya seperti kecanduan ikut private class ini. Karena beda trainer beda lagi kisahnya. Dan itu semua sangat menarik dan bermanfaat," katanya.

Banyak alumni seminar ini yang mendapatkan keajaiban dalam hidupnya, seperti utang lunas, dapat keturunan, jodoh, usaha lancar dan sebagainya. Tidak sedikit pula yang sembuh dari sakitnya.

Diterangakan Trainer Shandy Abi Naya, salah-satu pola untuk mendapatkan pertolongan Allah adalah dengan bersedekah. Sedekah maksimal dengan keyakinan penuh bahwa Allahlah yang akan menggantinya berlipat-lipat. Bergantunglah hanya padanya, bukan lagi pada makhluk.

Di sesi terakhir, para pesertapun diajak bersedekah dan terkumpul dana Rp23,4 juta, plus 100 USD dan tiga arloji. Dana itu akan dikelola Yayasan Abulyatama Indonesia untuk membiayai rumah tahfidz dan sejumlah kegiatan amal lainnya. Bagi mereka yang berminat untuk mengikuti seminar ini, dapat menghubungi nomor 082171701010.*(yan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Diresmikan Jokowi, Tol Permai Baru Bisa Dilewati Besok dan Gratis
- Resmikan Secara Virtual, Jokowi Ingin Tol Permai Jadi Pengembangan Ekonomi Baru
- Jadi Narasumber Webinar Bappenas RI, Kadispora Paparkan Strategi Kewirausahaan Ditengah Pandemi Covid-19
- Jelang Peresmian, Lokasi Peresmian Tol Permai Gerimis
- Jelang Diresmikan Presiden, Gubri Harap Tol Permai Tingkatkan Sektor Usaha
- Kasdim 0314/Inhil Hadiri Gerakan Kegiatan Tanam Bersama Dinas PTPHP
- Satu Lagi Dokter di Riau Meninggal Karena Covid-19
- Ketua FKS Inhil Menginstruksikan Para Pengurus Mematangkan Program
- Gubri Pastikan Besok Jokowi Resmikan Tol Permai Secara Virtual
- 162 ASN Terapar Covid-19, Terbanyak di RSUD Arifin Achmad dan Inspektorat
- Ini Nomor Urut Paslon Pilkada Bengkalis
- Pencabutan Nomor Urut Paslon, KPU Lakukan Pembatasan Awak Media
- Tim Yustisi Covid-19 Rohul Tegur dan Sanksi Ratusan Warga tak Pakai Masker
- Kasus Covid di Riau Terbanyak Kedua di Sumatera Setelah Sumbar
- Pilkada Bengkalis, KPU Bengkalis Tetapkan Empat Paslon
- Satgas Pemburu Teking Covid 19 Inhil Gelar Operasi di Tiap Ruas Jalan dan Pasar Tradisional
- Bupati Kuansing Resmikan dan Serahkan 45 Unit Rumah BSPS
- Wacana Duri Timur Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid - 19 di Bengkalis Disambut Aksi Protes
- Satgas Turun ke Jalan Cek Warga Bengkalis Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
- 5.701 Kasus, Lemahnya Kesadaran Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Cobid Meningkat


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com