Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:38
Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:29
M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR

Sabtu, 22 Pebruari 2020 19:27
Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:55
Kapal Pesiar Angkut Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:04
Bupati Siak Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Mess Milik PT Arara Abadi

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:33
Baru Dirilis, Tercatat Ada 110 Konsumen di Riau Memesan Suzuki XL7

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:28
Berulang Tahun, RSU Mutia Sari Duri  Gelar Syukuran dan Baksos

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:24
Suzuki XL7 Resmi Hadir di Riau

Sabtu, 22 Pebruari 2020 15:56
Persis Riau Gelar Muswil III

Sabtu, 22 Pebruari 2020 13:17
Menjelang Pilkada Pelalawan 2020, PAN Tetap Prioritaskan Kader



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 20 Januari 2020 11:55
Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya


PPA Learning Center Pekanbaru mengadakan private class angkatan ke-19. Dengan misi membumikan tauhid di Negeri Lancang Kuning, seminar sehari ini mengajak pesertanya untuk kenal dan jatuh cinta kembali pada Sang Pencipta.

PEKANBARU-Riauaterkini-PPA Learning Center Pekanbaru yang berada di bawah naungan PPA Institute menggelar Private Class Pola Pertolongan Allah angkatan ke-19 di Pekanbaru, Ahad (19/01/2020). Seminar sehari ini membawa misi untuk membumikan kembali tauhid di negeri Lancang Kuning.

Seminar ini diikuti oleh seratusan peserta yang datang dari berbagai daerah di Riau, bahkan Sumbar, seperti Pekanbaru, Siak, Pelalawan, Duri, Kampar dan Solok (Sumbar). Para peserta sangat antusias mengikuti lima sesi dari pagi hingga malam yang terasa sangat padat, inspiratif dan mencerahkan.

Materi disampaikan dengan apik oleh Shandy Abi Naya, Manager Event PPA Institute dan telah mengantongi Certificate of PPA Trainer. Dalam pemaparannya, ia mengajak para peserta untuk lebih mengenal Allah dan menyadari tugas utama manusia diciptakan dan diturunkan ke dunia. Tugas utama itu seringkali kita abaikan, karena sibuknya kita mengejar dunia. Mengambil contoh yang sering kita alami sehari-hari, para peserta seperti diaduk-aduk perasannya hingga sepanjang sesi ini penuh deraian air mata. Peserta juga diajak untuk menggali lebih dalam kandungan Al Quran sebagai petunjuk hidup. Betapa banyak teladan yang telah diceritakan dalam Al Quran tentang para nabi dan rasul serta umat-umat terdahulu. Betapa banyak yang belum kita pelajari dan pahami.

"Seminar ini membuat saya terkesima, karena tidak pernah terpikir untuk menggali Al Quran dari sudut pandang seperti ini," kata seorang peserta dari Pekanbaru.

Ketua PPA LC Pekanbaru Elvi Murniasih mengatakan, seminar ini memang tujuannya untuk membumikan tauhid di Bumi Lancang Kuning ini. "Masih banyak yang belum tahu tentang PPA. Ternyata pertolongan Allah itu ada polanya. Dan kita bisa mendapatkan banyak keajaiban dari pertolongan Allah itu bila tahu pola-polanya," katanya.

Sementara peserta lainnya Susi dari Pelalawan, merupakan alumni seminar serupa yang diadakan pada 2017 lalu. Ia merasa perlu untuk datang kembali dan reseat, karena apa-apa yang didapatkannya dalam seminar ini benar-benar seperti semangat dan kesadaran baru. "Dengan ikut private class ini, saya merasa tidak berat lagi sedekah jor-joran, karena yakin Allah itu maha kaya," katanya.

Fatmi, peserta lain bahkan sudah reseat berkali-kali. "Saya seperti kecanduan ikut private class ini. Karena beda trainer beda lagi kisahnya. Dan itu semua sangat menarik dan bermanfaat," katanya.

Banyak alumni seminar ini yang mendapatkan keajaiban dalam hidupnya, seperti utang lunas, dapat keturunan, jodoh, usaha lancar dan sebagainya. Tidak sedikit pula yang sembuh dari sakitnya.

Diterangakan Trainer Shandy Abi Naya, salah-satu pola untuk mendapatkan pertolongan Allah adalah dengan bersedekah. Sedekah maksimal dengan keyakinan penuh bahwa Allahlah yang akan menggantinya berlipat-lipat. Bergantunglah hanya padanya, bukan lagi pada makhluk.

Di sesi terakhir, para pesertapun diajak bersedekah dan terkumpul dana Rp23,4 juta, plus 100 USD dan tiga arloji. Dana itu akan dikelola Yayasan Abulyatama Indonesia untuk membiayai rumah tahfidz dan sejumlah kegiatan amal lainnya. Bagi mereka yang berminat untuk mengikuti seminar ini, dapat menghubungi nomor 082171701010.*(yan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu
- M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR
- Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand
- Kapal Pesiar Angkut Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis
- Bupati Siak Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Mess Milik PT Arara Abadi
- Berulang Tahun, RSU Mutia Sari Duri  Gelar Syukuran dan Baksos
- Persis Riau Gelar Muswil III
- Sekda Rohil Tinjau Seleksi CPNS di Dumai
- Nelayan Malaysia Terombang Ambing Tengah Laut Diselamatkan Nelayan Bengkalis
- Ancam Turunkan Tim Dari Pusat, Presiden Minta Gubernur dan Kapolda Riau Segera Selesaikan Keluhan Masyarakat di Gondai
- PT CPI Gandeng PGI Selamatkan Gajah Sumatera
- KPU Riau Teleconference Meeting dengan KPU RI
- Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Akhir April Tuntas
- Presiden Jokowi Kunjungi MTsN 3 Pekanbaru
- Anggota DPRD Apresiasi Polres Bengkalis Ungkap Penyalahgunaan Narkoba
- Cegah Stunting Sejak Dini, Himpaudi dan Disdikbud Siak Gelar Sosialisasi
- Presiden Jokowi Dapat Paparan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Riau
- Pemkab Siak Bersama KPP Pratama Pangkalan Kerinci Gelar Pekan Panutan Pajak
- Bendahara PWI Bengkalis Mazwin Tutup Usia, Alfisnardo : "Kami Sangat Kehilangan"
- Gubri Hadiri Rakornas Investas 2020 di Jakarta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com