Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:38
Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu

Sabtu, 22 Pebruari 2020 22:29
M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR

Sabtu, 22 Pebruari 2020 19:27
Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:55
Kapal Pesiar Angkut Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis

Sabtu, 22 Pebruari 2020 18:04
Bupati Siak Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Mess Milik PT Arara Abadi

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:33
Baru Dirilis, Tercatat Ada 110 Konsumen di Riau Memesan Suzuki XL7

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:28
Berulang Tahun, RSU Mutia Sari Duri  Gelar Syukuran dan Baksos

Sabtu, 22 Pebruari 2020 16:24
Suzuki XL7 Resmi Hadir di Riau

Sabtu, 22 Pebruari 2020 15:56
Persis Riau Gelar Muswil III

Sabtu, 22 Pebruari 2020 13:17
Menjelang Pilkada Pelalawan 2020, PAN Tetap Prioritaskan Kader



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Januari 2020 18:16
Eksekusi Lahan PT PSJ Gagal, APINDO Sebut Iklim Investasi Indonesia Bisa Anjlog

Eksekusi lahan PT Peputra Supra Jaya yang gagal menunjukkan adanya ketidak pastian hukum. Hal itu mengganggu iklim investasi dan membuat iklim investasi anjlog.

Riauterkini-PEKANBARU-Sekretaris umum APINDO Riau, Edi Darmawi SH MM, Rabu (29/1/20) menyatakan bahwa konflik lahan yang berkeputusan tetap tetapi tidak bisa dijalankan menunjukkan adanya ketidak pastian hukum. Hal itu akan sangat mengganggu iklim investasi di Indonesia.

Karena, tambahnya, perijinan ada di pusat. Kemudian terjadi konflik dan diputuskan oleh peradilan MA di pusat. Jika keputusan itu tidak dilaksanakan, jelas dunia usaha akan terganggu dengan anjlognya iklim investasi di Indonesia, khusunya di Riau.

"Tidak adanya kepastian hukum dan perlindungan hukum akan membuat investor berpikir panjang menginvestasikan modalnya di Indonesia khususnya di Riau. Jika tidak ada kepastian hukum dunia usaha akan terganggu. Dunia usaha butuh kepastian hukum. Jika kepastian hukum tidak ada, bagaimana dunia usaha berkembang dan bagaimana investasi bisa maju," terangnya.

Untuk itu, tambahnya, APINDO meminta semua pihak menghormati keputusan MA. Karena itu putusan lembaga peradilan yg paling tinggi. Baik kedua perusahaan yang berkonflik, juga masyarakat.
"Jika keberatan silahkan melakukan proses hukum. Tetapi keputusan hukum tetap yang sudah di putuskan harus dijalankan," terangnya.

Apindo Riau juga meminta pihak pihak yang tidak berkepentingan tidak ikut mencampuri pelaksanaan keputusan MA yang sudah inkrah.

"Seharusnya jangan ada pihak pihak yang manfaatkan kasus ini untuk kepentingan politik. Karena sudah tidak jamannya lagi menggunakan cara cara seperti itu. Sebaiknya lebih bijak dalam bersikap. Alangkah baiknya tokoh tokoh masyarakat maupun tokoh politik harus bersikap berimbang dan mendukung keputusan peradilan serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai aturan tentang HTI dan keputusan MA.

Disinggung mengenai konflik yang terjadi karena penyerobotan lahan PT Peputra Supra Jaya terhadap perijinan PT Nusa Wana Raya, Apindo Riau mengyatakan bahwa perusahaan tersebut melakukan kesalahan ganda. Pertama menyerobot lahan. Kedua adalah mengubah HTI menjadi kawasan perkebunan. Penyerobotan lahan yang dilakukan tersebut adalah tindakan yang melawan hukum.

Sikap APINDO adalah agar pemerintah melakukan penertiban terhadap kawasan hutan sesuai peruntukannya.

"Jika status kawasan itu HTI, ya peruntukannya untuk HTI. Kalau memang kawasan perkebunan, silahkan diperuntukkan bagi perkebunan dan lainnya"pungkasnya.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu
- M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR
- Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand
- Kapal Pesiar Angkut Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis
- Bupati Siak Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Mess Milik PT Arara Abadi
- Berulang Tahun, RSU Mutia Sari Duri  Gelar Syukuran dan Baksos
- Persis Riau Gelar Muswil III
- Sekda Rohil Tinjau Seleksi CPNS di Dumai
- Nelayan Malaysia Terombang Ambing Tengah Laut Diselamatkan Nelayan Bengkalis
- Ancam Turunkan Tim Dari Pusat, Presiden Minta Gubernur dan Kapolda Riau Segera Selesaikan Keluhan Masyarakat di Gondai
- PT CPI Gandeng PGI Selamatkan Gajah Sumatera
- KPU Riau Teleconference Meeting dengan KPU RI
- Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Akhir April Tuntas
- Presiden Jokowi Kunjungi MTsN 3 Pekanbaru
- Anggota DPRD Apresiasi Polres Bengkalis Ungkap Penyalahgunaan Narkoba
- Cegah Stunting Sejak Dini, Himpaudi dan Disdikbud Siak Gelar Sosialisasi
- Presiden Jokowi Dapat Paparan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Riau
- Pemkab Siak Bersama KPP Pratama Pangkalan Kerinci Gelar Pekan Panutan Pajak
- Bendahara PWI Bengkalis Mazwin Tutup Usia, Alfisnardo : "Kami Sangat Kehilangan"
- Gubri Hadiri Rakornas Investas 2020 di Jakarta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com