Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 30 September 2020 16:24
Rekor, Tambahan Kasus Covid-19 di Riau Terbanyak di Sumatera, Ketiga Nasional

Rabu, 30 September 2020 16:14
Rekor lagi, Kasus Corona di Riau Tambah 352 Orang

Rabu, 30 September 2020 15:59
Ribuan UMKM di Bengkalis Ajukan Bantuan Terdampak Covid-19

Rabu, 30 September 2020 15:44
PT PCR Kembali Bagi Ratusan Masker ke Rumah Ibadah di Duri

Rabu, 30 September 2020 13:49
Tak Sesuai PKPU, Bawaslu Tertibkan Baliho Peserta Pilkada Inhu

Rabu, 30 September 2020 13:39
Diterima Gubri, PT RAPP Bantu 100 Ribu Masker Berbahan Rayon

Rabu, 30 September 2020 12:58
Kecewa Pemkab dan DPRD, RT, RW dan LPM di Duri Timur Serahkan SK ke Lurah 

Rabu, 30 September 2020 11:22
Pilkada Bengkalis, Bawaslu Bengkalis Bongkar Paksa Alat Peraga Sosialisasi Paslon

Rabu, 30 September 2020 11:08
Korban Kecewa, Polda Riau Rubah DPO Penipuan Rp40 Miliar jadi Wajib Lapor

Rabu, 30 September 2020 10:32
Aniaya dan Buang Anak Kandung, Warga Pelalawan Serahkan Diri ke Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 29 Januari 2020 18:47
Terima Bantuan Dana, Enam Mahasiswa Riau di Wuhan China Langsung Berkirim Surat Ucapkan Terimakasih Kepada Gubernur dan Jajaran

Enam mahasiswa Riau di Wuhan China sudah menerima bantuan dana tidak terduga masing-masing sebesar Rp10 juta. Mereka pun langsung berkirim surat dan mengucapkan terimakasih kepada Gubernur dan jajaran termasuk masyarakat Riau.

Riauterkini - PEKANBARU - Enam mahasiswa Riau yang berkuliah di Wuhan, China sudah menerima transfer dana batuan tidak terduga masing-masing sebesar Rp10 juta sudah diterima.

Keenam mahasiswa Riau ini pun mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Riau H Syamsuar, Wakil Gubernur Riau, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya Indra Rasyid. Ucapan yang sama juga disampaikan kepada masyarakat Riau umumnya yang turut mendoakan sebagai bentuk dukungan dan keprihatinan atas kondisi mereka di Wuhan, China yang sedang diisolasi oleh pemerintah setempat.

"Sudah diterima (transfer bantuan dana tidak terduga dari Pemprov Riau), melalui perwakilannya, Langen Nidhana Meisyalla berkirim surat dan mengucapkan terimakasihnya atas perhatian dan keperdulian pak Gubernur, pak Wakil Gubernur dan pak Sekda juga. Mereka juga berterima kasih kepada masyarakat Riau turut prihatin dan mendoakan keadaan mereka di Wuhan,," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Rabu (29/1/20).

Ada pun ari surat elektronik yang diterima Diskes Riau, mahasiswa Riau di Wuhan, China menyampaikan sejak wabah virua corona melanda negeri tirai bambu tersebut, keadaan enam mahasiswa Riau termasuk satu balita berumur lima tahun dalam kondisi sehat.

"Masyarakat Riau di Wuhan China menyampaikan Salam dan Takzim kepada Bapak Gubernur Riau beserta jajaran pemerintah Provinsi Riau. Semoga selalu dalam lindungan dan berkah Allah SWT. Perlu ananda sampaikan bahwa pertanggal surat ini disampaikan keadaan kami sehat wal afiat dalam situasi wabah virus Corona muncul," bunyi surat tersebut.

Lebih lanjut disampaikan, Pemerintah Pusat diwakili oleh KBRI Beijing telah menjalin komunikasi. Kemudian pada 27 Januari 2020 Pemerintah Provinsi Riau diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau sudah melakukan komunikasi, memandu hingga diterimanya bantuan berupa uang tunai dari Pemprov Riau.

"Alhamdulillah sudah kami terima. Untuk Segala perhatian, tindakan cepat tanggap serta kerja keras bapak, ibu dan jajaran Pemerintah Provinsi, kami haturkan penghormatan yang tinggi juga terimakasih tak terhingga kepada Pemerintah Provinsi Riau serta Masyarakat Riau," isi surat itu. Seperti diberitakan sebelumnya, enam mahasiwa Riau yang terisolasi di Wuhan, China akibat wabah virus corona masing-masing mendapatkan dana bantuan sosial tak terencana berupa uang senilai Rp10 juta.

Dana bantuan sosial tak terencana tersebut, sudah ditransfer tadi malam pada pukul 01.00 dini hari, melalui Bank Riaukepri ke Bank China.

"Sudah tadi malam ditransfer melalui Bank Riaukepri ke Bank China. Nilainya masing-masing mendaptkan bantuan dana Rp10 juta," kata Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Indra Rasyid, didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, Syahrial Abdi, Rabu (29/1/20).

Dijelaskan Sekdaprov, uang bantuan sosial tak terencana sebesar 10 juta tersebut, langsung diterima melalui rekening masing-masing. Diharapkan, dengan kondisi keterisolasian yang diberlakukan pemerintah China, untuk menangkal penyebaran virus mematikan tersebut, dapat mengurangi beban mahasiswa Riau di Wuhan.

"ini tentu bentuk keprihatinan pak Gubernur Riau. Makanya, begitu setelah dipastikan soal kondisi dan pertimbangan kemanusiaan, pak Gubernur perintahkan mencairkan dana bantuan kepada enam mahasiswa Riau di Wuhan," ungkap Sekda.

Sementara Kepala BPKAD Riau Syahrial Abdi secara tekhnis menjelaskan, soal bantuan sosial tidak terencana tersebut, sebelumnya terlebih dahulu dilakukan kajian.

Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Sosial (Dinsos) terlebih dahulu memberikan rekomendasi sebagai syarat dari pencairan.

Dimana Kepala (Disdik) Riau Rudyanto sudah memastikan keenam warga Riau di Wuhan adalah mahasiswa Riau. Kemudian, Kadiskes Mimi Yuliani Nazir merekomendasikan virus corona berdampak kesehatan. Begitu juga Kadinsos Darius Husein, merekomendasikan alasan dampak sosial akibat keterisolasian.

"Pergubnya seperti itu, untuk mencairkan bantuan sosial tak terencana harus ada rekomendasi tekhnis dari OPD terkait," papar Syahrial.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Rekor, Tambahan Kasus Covid-19 di Riau Terbanyak di Sumatera, Ketiga Nasional
- Ribuan UMKM di Bengkalis Ajukan Bantuan Terdampak Covid-19
- PT PCR Kembali Bagi Ratusan Masker ke Rumah Ibadah di Duri
- Diterima Gubri, PT RAPP Bantu 100 Ribu Masker Berbahan Rayon
- Kecewa Pemkab dan DPRD, RT, RW dan LPM di Duri Timur Serahkan SK ke Lurah 
- Pilkada Bengkalis, Bawaslu Bengkalis Bongkar Paksa Alat Peraga Sosialisasi Paslon
- Kasus Positif Covid - 19 di Kuansing Bertambah 2 Orang
- Pijar Melayu Sayangkan Wabup Halim yang Abaikan Keselamatan Publik
- Pandemi Covid, Ujian SKB CPNS Pemprov Riau Tetap Digelar
- Bertambah 236, Pekanbaru Masih Terbanyak Kasus Covid-19
- Ditaja Forum Dosen, Gubri dan Sandia Uno akan Jadi Pembicara Acara Seminar Nasional
- BNNP Riau Bongkar Sindikat Narkoba Nasional Dikendalikan dari Lapas Pekanbaru
- Bupati Kuansing, Bantu Uang Pembinaan untuk Atlet dan Pelatih Cabor
- Sah, Perubahan APBD Bengkalis 2020 Rp3,159 Triliun
- Pilkada Bengkalis, Alat Peraga Sosialisasi Paslon Wajib Ditertibkan
- Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3
- 169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah
- Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona
- Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona
- Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com