Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 April 2020 21:54
Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau

Ahad, 5 April 2020 21:39
Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ahad, 5 April 2020 20:33
Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur

Ahad, 5 April 2020 16:12
Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas

Ahad, 5 April 2020 16:02
Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara

Ahad, 5 April 2020 15:43
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia

Ahad, 5 April 2020 12:54
Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona

Ahad, 5 April 2020 11:31
6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu

Ahad, 5 April 2020 11:28
Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini

Ahad, 5 April 2020 11:06
Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 19 Pebruari 2020 12:10
Sistem Swakalola, Gubri Ingin Kerusakan Jalan Cepat Ditangani

Kerusakan jalan disetiap badan jalan Pemprov Riau harus cepat diatasi. Salah satunya Gubri minta terapkan sistem swakelola di Dinas PUPKPR.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar minta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PUPKPR) Provinsi Riau terapkan sistem swakelola untuk pembangunan dan perbaikan jalan.

Tidak hanya itu, Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) dinas terkait yang ditempatkan di beberapa wilayah, agar diberi tanggung jawab dan anggaran kegiatan. Dengan begitu, setiap UPT Dinas PUPKPR Riau yang sudah diberi tanggung jawab, cepat mengatasi setiap ada kerusakan jalan yang ada di wilayah masing-masing.

"Dengan begitu, kalau ada jalan berlobang, maka UPT bisa disalahkan. Artinya setiap ada kerusakan, UPT bisa cepat tanggap melakukan perbaikan, jika lambat maka UPT harus bertanggung jawab," kata Gubri, Rabu (19/2/20).

Selama ini, semua kegiatan penganggaran kegiatan ada di Dinas PUPKPR. Praktis tidak ada kegiatan di UPT jika tidak ada perintah dari kepala dinas. Pada hal, setiap UPT memiliki tanggangung jawab setiap ada kerusakan jalan disetiap wilayahnya.

Sementara penerapan sistem tender yang diterapkan untuk perbaikan jalan, harus menunggu proses tender. Itu pun jika usulan diakomodir. Jika tidak, maka kerusakan jalan akan tetap dibiarkan, karena tak dianggarkan.

"Jadi UPT itu, hampir tak punya kewenangan kalau tidak ada perintah dari kepala dinas. Tapi kalau beginikan, atau misalnya ada proyek seminisasi kasih saja. mereka bekerja dan punya tanggung jawab. Mesti kita rubah, tidak bisa tidak," harap Gubri.

Orang nomor satu di Riau ini mencontohkan bagaimana penanganan jalanan yang menjadi tanggung jawab Pemkab Siak yang nyaris tak berlobang. Ketika dirinya menjabat sebagai Bupati Siak, sistem swakelola dan adanya penempatan anggaran di setiap UPT, adalah jawabannya.

"Kami di Siak buat seperti itu, kalau ada melihat atau laporan jalan berlobang, cepat tutup. Kerja swakelola, yang ditender itu hanya bahan bangunan. Nanti pekerjaan langsung dikerjakan tenaga terampil. Sehingga nanti kerusakan dan biaya perbaikan berkurang. Sekaligus, orang pun senang, karena setiap ada kerusakan cepat dikerjakan. Ini tidak setiap apa pun pekerjaan sampai terkecil dibawah dinas," ujarnya.

"Supaya tak parah kali rusaknya, kalau baru rusak parah tender, pertama tingkat kecelakaan tinggi, orang pun sudah banyak menyumpah, serta biaya pun besar. Makanya waktu itu saya minta sama pak Dadang, UPT itu diberi tanggung jawab, sesuai dengan wilayah dia," tutup Gubri lagi.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan
- Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas
- Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia
- Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona
- Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini
- Kadiskes Riau Sebut Santri Riau Asal Inhil Suhu Panas Badannya Tinggi Bisa Saja Karena Capek
- Pulang dari Surabaya, Santri Riau Asal Inhil Langsung Observasi Karena Terdeteksi Suhu Badan Diatas 38 Derjat
- Warga Tionghoa Bengkalis Salurkan 5.300 Paket Bahan Pangan
- BPKAD Kuansing Persilahkan Menggunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid - 19
- Ikasmansa Bagi-bagi Masker dan Serahkan Bantuan Dua Tempat Cuci Tangan di Pasar Arengka
- Pandemi Corona, DPD PKS Bengkalis Serahkan Alat Penyemprot dan Disinfektan ke Rumah Ibadah di Mandau
- Dampak Corona, 7 Proyek Jalan DAK Rp43,9 M di Bengkalis Terpaksa Dihentikan
- Pandemi Corona, Pemko Pekanbaru Segera Terapkan Jam Malam
- Bertambah, Warga Pelalawan Positif Corona Kini 2 Orang
- 899 dari 3.258 Orang Warga Bengkalis Sudah Selesai Dipantau
- Bertambah Tiga, Total Pasien Positif Corona di Riau 10 Orang
- Pemprov Riau Siapkan Lahan Khusus Pemakaman Pasien Virus Corona
- Warga Kuansing Bisa Dapatkan Kartu Pra Kerja Melalui Pendaftaran Onilne
- Cegah Covid-19, Gubri Bentuk Satgas Gabungan Empat Provinsi
- Efek Corona, Rp72 Milyar Proyek Fisik Pemkab Kuansing Batal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com