Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 5 April 2020 21:54
Pengendali Narkoba Malaysia-Pekanbaru Dibekuk Polda Riau

Ahad, 5 April 2020 21:39
Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Ahad, 5 April 2020 20:33
Seorang Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas di Atas Kasur

Ahad, 5 April 2020 16:12
Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas

Ahad, 5 April 2020 16:02
Dampak Virus Corona, 6 Hotel di Pekanbaru Tutup Sementara

Ahad, 5 April 2020 15:43
Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia

Ahad, 5 April 2020 12:54
Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona

Ahad, 5 April 2020 11:31
6 Paket Proyek DAK Milik Dinas PUPR Dumai Selamat dari Surat Edaran Menkeu

Ahad, 5 April 2020 11:28
Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini

Ahad, 5 April 2020 11:06
Relawan dr M Yusuf Semprotkan Disinfektan dan Bagikan Multivitamin di Bathin Solapan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 26 Pebruari 2020 16:47
Gubri Sebut Pangan Jadi PR Terbesar Riau

Walaupun memiliki lahan yang sangat luas, namun hingga saat ini kebutuhan pangan Riau belumlah terpenuhi. Inilah PR terbesar pemerintah saat ini.

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan bahwa tanaman pangan menjadi pekerjaan rumah terbesar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat ini.

Pasalnya, Riau memiliki lahan yang cukup luas namun belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya terutama tanaman pokok seperti padi.

"Kita belum mencukupi untuk masyarakat Riau," katanya saat memberikan penyampaian saat acara temu ramah bersama Mahasiswa Perikanan Indonesia Wilayah I, yang berlangsung di Gedung Daerah Pauh Janggi Provinsi Riau, Rabu malam (26/2/2020).

Syamsuar juga menyebutkan, saat ini Riau hanya mampu memenuhi 35% kebutuhan masyarakatnya, 65% lagi dibantu oleh Provinsi tetangga seperti Sumatera Utara, Sumatera Barat bahkan Pelembang.

"Inilah yang menjadi pekerjaan rumah kita, lahan luas tapi untuk kebutuhan masyarakat sendiri masih kurang," ujarnya.

Ia menuturkan, jika terjadi bencana alam atau hal lainnya yang mengakibatkan putusnya arus transportasi, maka dikhawatirkan Riau akan kekurangan bahan makanan pokok.

Ia menjelaskan, permasalah tersebut terjadi karena banyaknya lahan padi alih fungsi menjadi tanaman sawit. Hal ini dikarenakan mindset masyarakat bahwa sawit satu-satunya tanaman yang bernilai ekonomi tinggi padahal masih banyak yang lainnya.

"Pola pikir inilah yang akan kita ubah, harusnya lahan pangan ya untuk pangan jangan diubah, kebun ya kebun," tuturnya.

Syamsuar menambahkan, banyaknya lahan alih fungsi ini juga menjadi kendala dalam meningkatkan hasil pangan di Riau. Namun jika bersungguh-sungguh, ia yakin Provinsi Riau mampu meningkatkan hasil pangannya.

"Kita pasti mampu meningkatkan hasil pangan di Riau, padi kan semua butuh," terang Datuk Seri Setia Amanah ini. (mok/adv)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan
- Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas
- Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia
- Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona
- Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini
- Kadiskes Riau Sebut Santri Riau Asal Inhil Suhu Panas Badannya Tinggi Bisa Saja Karena Capek
- Pulang dari Surabaya, Santri Riau Asal Inhil Langsung Observasi Karena Terdeteksi Suhu Badan Diatas 38 Derjat
- Warga Tionghoa Bengkalis Salurkan 5.300 Paket Bahan Pangan
- BPKAD Kuansing Persilahkan Menggunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid - 19
- Ikasmansa Bagi-bagi Masker dan Serahkan Bantuan Dua Tempat Cuci Tangan di Pasar Arengka
- Pandemi Corona, DPD PKS Bengkalis Serahkan Alat Penyemprot dan Disinfektan ke Rumah Ibadah di Mandau
- Dampak Corona, 7 Proyek Jalan DAK Rp43,9 M di Bengkalis Terpaksa Dihentikan
- Pandemi Corona, Pemko Pekanbaru Segera Terapkan Jam Malam
- Bertambah, Warga Pelalawan Positif Corona Kini 2 Orang
- 899 dari 3.258 Orang Warga Bengkalis Sudah Selesai Dipantau
- Bertambah Tiga, Total Pasien Positif Corona di Riau 10 Orang
- Pemprov Riau Siapkan Lahan Khusus Pemakaman Pasien Virus Corona
- Warga Kuansing Bisa Dapatkan Kartu Pra Kerja Melalui Pendaftaran Onilne
- Cegah Covid-19, Gubri Bentuk Satgas Gabungan Empat Provinsi
- Efek Corona, Rp72 Milyar Proyek Fisik Pemkab Kuansing Batal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com