Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 29 Maret 2020 16:28
Sempat PDP, Seorang Anggota DPRD Kuansing Dipastikan Negatif Corona.

Ahad, 29 Maret 2020 16:24
Bahan Pangan di Bengkalis Aman, Masyarakat Usah Risau

Ahad, 29 Maret 2020 11:37
Menimbang Urgensi Lockdown Kota Dumai Sebelum 'Dikuasai' Corona

Ahad, 29 Maret 2020 11:02
Cegah Corona, FPI Kuansing Semprot Disinfektan Sejumlah Masjid

Ahad, 29 Maret 2020 10:08
Warga Siak Serahkan Trenggiling ke Tim BBKSDA Riau

Ahad, 29 Maret 2020 07:32
Dua Hari Diisolasi di RSUD Dumai, Pasien Suspeck Corona Meninggal

Sabtu, 28 Maret 2020 18:21
Cegah Penyebaran Virus, Ikasmansa Bantu Sediakan Fasilitas Cuci Tangan

Sabtu, 28 Maret 2020 17:13
Elemen Masyarakat Sikapi Dampak Sosial Ekonomi Akibat Covid-19 di Rohul

Sabtu, 28 Maret 2020 17:11
Tanggulangi Covid-19, Khairul Umam Lepaskan Satgas PKS Bengkalis

Sabtu, 28 Maret 2020 16:37
Antisipasi Ledakan Pasien Corona, RSJ Tampan dan RS Madani Pekanbaru Disiapkan Pasien Virus Corona



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 24 Maret 2020 08:47
Hadapi Pasien Corona, RSUD Telukkuantan Ganti APD Tim Medis dengan Jas Hujan

Para dokter dan tim medis RSUD Telukkuantan harus siap hadapi resiko besar saat tangani pasien terduga corona. APD mereka sekedar jas hujan.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Untuk menjaga kemungkinan terburuk penanganan Covid - 19. RSUD Telukkuantan, pesan Jas hujan pengganti Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 200 helai.

Langkah ini diambil untuk menutupi kekurangan APD yang dimiliki RSUD Telukkuantan, sebab, APD yang ada tidak mencukupi untuk penanganan Covid - 19 selama 14 hari ke depan.

"APD yang kita miliki tidak mencukupi, sementara untuk penangan Covid - 19 selama 14 hari ke depan paling sedikit dibutuhkan 200 helai," jelas Irvan Husin, Direktur RSUD Telukkuantan, Senin (23/3/2020) tadi malam.

Maka menurutnya, sebagai pengganti APD dipesan jas hujan dan itu dibolehkan, sebab sudah terkonfirmasi dengan pihak Provinsi, saat teleconference beberapa hari lalu.

Untuk persiapan penanganan Covid - 19 ini, di RSUD kata Irvan masih terus berproses, mulai dari menyiapkan sarana prasarana, menyiapkan petugas dan membekali petugas seandainya ada pasien Covid.

"Termasuk yang utama APD untuk petugas, alat ini sangat langkah sekarang, begitu pun harganya jauh beda dengan harga normal, namun ini tetap diadakan, sambil tetap mencari yang sesuai standar dan kemapuan RSUD," jelasnya.

Sehingga kata dr. Irvan, sebagai antisipasi terburuk penanganan pasien Covid - 19 dipesan jas hujan untuk menutupi kekurangan kelengkapan APD.

"Kami memang menyiapkan skenario terburuk, salah satunya jas hujan sebagai pengganti gaun pelindung petugas, hal ini juga sudah dikonsultasikan dengan Ketua Tim Covid /Tim PIE Provinsi, dr. Indra Yopi Sp.P.," terangnya.

Selain kebutuhan APD, pihaknya saat ini juga kekurangan desinfektan, handsanitizer serta masker untuk petugas. Seperti desinfektan, sebelumnya menurut dia masib ada, namun telah habis.

Karena kehabisan desinfektan ini, maka pihaknya terpaksa menggunakan campuran Bayclin untuk menyemprot sejumlah ruangan.

Kemudian mengenai Bayclin ini, ketika ditanya apakah bisa digunakan untuk pengganti desinfektan, dr. Irvan, menyebutkan bisa."Memang bisa. Ini bisa dilihat referensinya di artikel - artikel yang bisa dipercaya," jelasnya.

Mengenai kekurangan keperluan lainnya, pihaknya berharap adanya bantuan dari pemerintah Provinsi dan Pusat, seperti masker yang mereka punya hanya masker biasa, bukan N95 serta penutup mata.

Sementara sejauh ini, melalui laporan yang disampaikan Bupati Kuansing, Drs. H. Mursini, M.Si melalui Sekda Dr. H. Dianto Mampanini, ST. MM lewat teleconference bersama Gubernur, Senin kemarin, di Kuansing, kata Sekda, terdata Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 14 orang, di 6 Kecamatan dari 15 Kecamatan yang ada di Kuansing.

Enam Kecamatan yang berstatus ODP ini, 1 orang di Kecamatan Sentajo Raya, Kuantan Hilir Seberang 1 orang, Pangean 2 orang, Cerenti 1 orang, Kuantan Hilir 1 orang, terbanyak Kuantan Tengah 8 orang.

Informasi tambahan, mengenai orang berstatus ODP ini, mereka adalah orang yang dipantau petugas, bukan berarti mereka sudah terpapar atau sudah menjadi pasien, sehingga masyarakat tidak perlu panik dengan keberadaannya, sebab kadangkala hanya mengalami demam biasa.

Namun, karena kondisi Covid - 19 yang melanda dunia saat ini, akhirnya masyarakat tersugesti sehingga dikait - kaitkan dengan virus tersebut, bahwasanya sudah tertular. Sungguhpun demikian jika ada warga mengalami gejala suhu tubuh tinggi, batuk, bersin, sesak nafas dan lesuh warga tetap dianjurkan konsultasi pada pihak medis tapi tidak perlu panik.* (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bahan Pangan di Bengkalis Aman, Masyarakat Usah Risau
- Cegah Penyebaran Virus, Ikasmansa Bantu Sediakan Fasilitas Cuci Tangan
- Elemen Masyarakat Sikapi Dampak Sosial Ekonomi Akibat Covid-19 di Rohul
- Antisipasi Ledakan Pasien Corona, RSJ Tampan dan RS Madani Pekanbaru Disiapkan Pasien Virus Corona
- Gubri Minta Bupati/Wali Kota Data Semua Warga Baru Pulang Dari Berbagai Daerah
- Tekan Dampak Covid-19, MPI Riau Ajak Gerakkan Sedekah Massal
- Pasien Meninggal di RSUD Pangkalankerinci tak Terkait Corona
- Kapolresta Pekanbaru Turun Padamkan Kebakaran Lahan di Rumbai
- Sempat Dikarantina, 451 Warga Bengkalis dari Malaysia Dipulangkan ke Rumah Masing-masing
- Pelayanan E Tilang Secara Online, Kejari Pekanbaru Kirim Ratusan Bukti Pelanggar Via Go Send
- Kemenag Pelalawan Himbau Warga Perbanyak Sedeqah dan Berdoa
- Kades Kesuma, Pelalawan Keliling Kampung Imbau Waspada Corona
- Pemprov Riau Kembali Perpanjang Libur Sekolah SMA Sederajat
- Pemprov Riau Distribusikan Bantuan APD dari Pusat
- Kini di Inhil 114 Warga ODP Covid-19
- Pandemi.Corona Paksa KUA se- Pelalawan Stop Sementara Pencatatan Nikah
- Akademisi Nilai Gubri Layaknya Copot Jabatan Plt Bupati Bengkalis
- Kelonggaran Pembayaran Kredit Akibat Corona, Perusahaan Finance di Duri Menunggu Aturan OJK
- Tak Ingin Warga Terpapar corona, Bupati Kuansing Turun Tangan Semprotkan Desinfektan
- Chevron Bantu APD ke Pemprov Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com