Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 20:24
Pasca Pencopotan Direksi, Pemprov Panggil Plt Direktur PT PER

Kamis, 9 Juli 2020 20:09
Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit

Kamis, 9 Juli 2020 18:06
Polda Riau Sita 15,8 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai

Kamis, 9 Juli 2020 16:56
Jadi Saksi, Ketua DPRD Riau Diingatkan Hakim Ancaman Pidana Keterangan Palsu

Kamis, 9 Juli 2020 16:53
Ambil Swab Syarat Kerja ke Maluku, Warga Bengkalis Positif Covid-19

Kamis, 9 Juli 2020 16:46
Bupati Kuansing Tetapkan Desa Suka Maju Sebagai Desa Tangguh Covid - 19

Kamis, 9 Juli 2020 16:23
Rumah Tahfiz Darul Ulum Bandar Petalangan Siap Lahirkan Generasi Qur'ani

Kamis, 9 Juli 2020 15:39
Agustus-September Kemarau, BBTP Sudah Siapkan Pesawat TMC di Riau

Kamis, 9 Juli 2020 15:19
Tanam Ribuan Bibit Nanas, Polres Bengkalis Luncurkan Program Jaga Kampung

Kamis, 9 Juli 2020 14:02
DPP PPP Keluarkan SK Usung Zukri- Nasar di Pilkada Pelalawan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 25 Maret 2020 15:00
Petani Menjerit, Harga Ojol di Bengkalis Mulai Anjlok

Harga getah karet atau ojol di Pulau Bengkalis sejak sepekan mulai mengalami penurunan. Tak ada solusi, mau tidak mau harus dihadapi oleh petani di daerah ini.

Riauterkini-BENGKALIS- Sejak sepekan harga getah karet atau ojol di Pulau Bengkalis mengalami penurunan cukup drastis.

Sejak lima tahun, harga salah satu komoditi andalan ini tidak pernah tembus di harga Rp10 ribu perkilogram itu, sebelumnya dari harga eceran sebelumnya Rp7-8 ribu perkilogran, hari ini harganya anjlok dan hanya berkisar Rp4-5 ribu perkilogram.

Kondisi ini diduga petani karena dampak wabah penyebaran virus corona atau covid-19 memaksa seluruh kegiatan pabrik dan pengepul berhenti beroperasi.

Kondisi ini menjadi kekhawatiran bagi petani jika terus terpuruk dan harga getah karet semakin turun.

"Bang harga ojol sekarang turun untuk eceran Rp5 ribu. Katanya gara-gara pabrik tutup sementara dan belum beroperasi lagi," kata Seri (30), salah seorang penyadap karet asal Kecamatan Bantan saat berbincang-bincang dengan riauterkini.com, Rabu (25/3/20) siang.

"Mudah-mudahan masalah di daerah kita segera selesai dan harganya naik lagi dan ekonomi tidak semakin sulit. Sekarang ni harga masker macam lebih mahal dari pada ojol bang," pintanya.

Meskipun harga hasil sadapan getah karet ini mengalami penurunan untuk dijual, sebagian petani memilih untuk menyimpan sementara hasil panennya di kolam penampungan menunggu harga lebih baik. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, memakai barang dari kedai langganan dengan cara pinjaman.***(dik)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pasca Pencopotan Direksi, Pemprov Panggil Plt Direktur PT PER
- Ambil Swab Syarat Kerja ke Maluku, Warga Bengkalis Positif Covid-19
- Bupati Bersama Kapolres Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
- Bupati Kuansing Tetapkan Desa Suka Maju Sebagai Desa Tangguh Covid - 19
- Rumah Tahfiz Darul Ulum Bandar Petalangan Siap Lahirkan Generasi Qur'ani
- Agustus-September Kemarau, BBTP Sudah Siapkan Pesawat TMC di Riau
- Tanam Ribuan Bibit Nanas, Polres Bengkalis Luncurkan Program Jaga Kampung
- Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program
- PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri
- Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan
- Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
- Hasil Trakcing Kontak NY. SA, Bocah 8 Tahun di Kuansing Terpapar Corona
- Sebanyak 4.107 Pekerja Migran Asal Bengkalis Terima Bantuan Rp600 Ribu
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com