Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 28 Maret 2020 16:37
Antisipasi Ledakan Pasien Corona, RSJ Tampan dan RS Madani Pekanbaru Disiapkan Pasien Virus Corona

Sabtu, 28 Maret 2020 16:12
Gubri Minta Bupati/Wali Kota Data Semua Warga Baru Pulang Dari Berbagai Daerah

Sabtu, 28 Maret 2020 15:57
Tekan Dampak Covid-19, MPI Riau Ajak Gerakkan Sedekah Massal

Sabtu, 28 Maret 2020 13:51
Terpelset di Jamban, Lansia di Kuansing Hilang Terbawa Arus

Sabtu, 28 Maret 2020 12:49
Pasien Meninggal di RSUD Pangkalankerinci tak Terkait Corona

Jum’at, 27 Maret 2020 20:44
Supir Ngantuk, Truk Tangki CPO di Duri Adu Kuat

Jum’at, 27 Maret 2020 18:40
Kapolresta Pekanbaru Turun Padamkan Kebakaran Lahan di Rumbai

Jum’at, 27 Maret 2020 18:36
BBKSDA Riau Evakuasi Anakan Beruang Madu Terjerat

Jum’at, 27 Maret 2020 18:18
Sempat Dikarantina, 451 Warga Bengkalis dari Malaysia Dipulangkan ke Rumah Masing-masing

Jum’at, 27 Maret 2020 17:52
Melawan Corona, DPD IPK Riau Semprot Disinfektan di Sejumlah Rumah Ibadah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 26 Maret 2020 20:36
Kelonggaran Pembayaran Kredit Akibat Corona, Perusahaan Finance di Duri Menunggu Aturan OJK

Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan penundaan cicilan kredit setahun akibat Virus Corona. Pelaku bisnis finance masih menunggu aturan resminya.

Riauterkini - DURI - Viralnya pernyataan Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi) terkait dispensasi penundaan pembayaran kredit Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dibawah Rp 10 Milliar saat merebaknya wabah Covid - 9, dinilai hanya isapan jempol belaka, bahkan dikatakan hanya mimpi belaka bagi masyarakat yang yang terlibat didalamnya.

Bahkan, sejumlah perusahaan pembiayaan baik Bank maupun non Bank kompak melakukan himbauan balik kepada debiturnya melalui edaran baik dimedia sosial maupun langsung ke nomor kontak person debitur.

Salah satau perusahaan pembiayaan, NSC Finance, Cipto Melalui SPV nya, Zyan mengakui jika himbauan presiden Jokowi itu memang telah ditonton namun hingga saat ini belim ada edaran resmi dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan penundaan pembayaran debitur.

"Memang pernah saya tonton, namun belum ada himbauan resmi dari OJK, ya untuk teknisnya kita tetap melakukan aktivitas penagihan seperti biasa. Jika konsumen minta kelonggaran agar angsurannya dijemput kerumah, kami siap melayani,"jelasnya.

Senada, Kepala cabang (Kacab) MayBank Finance Duri, Syafii saat dikonfirmasi mengaku tau akan himbauan orang nomor satu di Indonesia itu, namum sampai saat ini belum ada edaran resmi dari OJK."Saya belum bisa jawab detail akan perihal tersebut. Namun sejauh ini belum ada edaran resmi dari OJK,"ujarnya singkat.

Berikut petikan himbauan dari salah satu perusahaan pembiayan kepada debiturnya. Dengan adanya wabah Covid - 19 (Corona) yang sangat luar biasa, kami turut prihatin dan mendukung langkah Pemerintah untuk memastikan tidak semakin menyebar wabah tersebut. Terkait Informasi dimasyarakat perihal penangguhan angsuran, sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi dari pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Untuk itu kami menghimbau bagi nasabah yang memiliki kewajiban untuk pembayaran angsuran di NSC finance, tetap melakukan pembayaran seperti biasa. Pembayaran bisa dilakukan melalui Virtual Account, Alfamart, Indomaret atau datang langsung ke kantor NSC finance terdekat. Menanggapi permasalahan tersebut, salah seorang warga Duri, Setiawan menganggap permasalahan itu antara serius dan tidak. Pemerintah melakukan kebijakan dianggap hanya sebatas wacana tanpa penegasan nyata hingga membuat leasing dan debiturnya hanya sebatas bincang bincang bak ngobrol diatas pompong.

"Semua itu hanya mimpi. Mana mungkin perusahaan pembiayaan mau nurutin keinginan Pemerintah tanpa solusi. Mereka juga mau makan meskipun ditengah badai dan Pemerintah juga hanya memberikan angin surga kepada rakyatnya,"ungkapnya.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Antisipasi Ledakan Pasien Corona, RSJ Tampan dan RS Madani Pekanbaru Disiapkan Pasien Virus Corona
- Gubri Minta Bupati/Wali Kota Data Semua Warga Baru Pulang Dari Berbagai Daerah
- Tekan Dampak Covid-19, MPI Riau Ajak Gerakkan Sedekah Massal
- Pasien Meninggal di RSUD Pangkalankerinci tak Terkait Corona
- Kapolresta Pekanbaru Turun Padamkan Kebakaran Lahan di Rumbai
- Sempat Dikarantina, 451 Warga Bengkalis dari Malaysia Dipulangkan ke Rumah Masing-masing
- Pelayanan E Tilang Secara Online, Kejari Pekanbaru Kirim Ratusan Bukti Pelanggar Via Go Send
- Kemenag Pelalawan Himbau Warga Perbanyak Sedeqah dan Berdoa
- Kades Kesuma, Pelalawan Keliling Kampung Imbau Waspada Corona
- Pemprov Riau Kembali Perpanjang Libur Sekolah SMA Sederajat
- Pemprov Riau Distribusikan Bantuan APD dari Pusat
- Kini di Inhil 114 Warga ODP Covid-19
- Pandemi.Corona Paksa KUA se- Pelalawan Stop Sementara Pencatatan Nikah
- Akademisi Nilai Gubri Layaknya Copot Jabatan Plt Bupati Bengkalis
- Kelonggaran Pembayaran Kredit Akibat Corona, Perusahaan Finance di Duri Menunggu Aturan OJK
- Tak Ingin Warga Terpapar corona, Bupati Kuansing Turun Tangan Semprotkan Desinfektan
- Chevron Bantu APD ke Pemprov Riau
- Terus Bertambah, Warga yang Dikarantina di Bengkalis Termasuk dari Daerah Lain
- Lagi Pusat Sebut Pasien Corona di Riau Bertambah, Diskes Riau Kembali Bantah
- Perdana PN Rengat Gelar Sidang Secara Online


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com