Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 31 Mei 2020 19:32
Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi

Ahad, 31 Mei 2020 17:10
Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan

Ahad, 31 Mei 2020 16:21
Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19

Ahad, 31 Mei 2020 08:41
16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama

Sabtu, 30 Mei 2020 21:17
Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau

Sabtu, 30 Mei 2020 20:52
SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan

Sabtu, 30 Mei 2020 18:54
Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil

Sabtu, 30 Mei 2020 15:14
Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes

Sabtu, 30 Mei 2020 11:31
Hasil Swab Negatif, 4 PDP Dipulangkan dari RSUD Telukkuantan

Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Mei 2020 23:44
Rakor Peternakan dan Keswan, Populasi Ternak di Bengkalis Penting untuk Diawasi

Distan gelar rakor peternakan dan kesehatan hewan. Sangat penting dilakukan pengawasan ternak di daerah untuk akurasi situasi populasi.

Riauterkini-BENGKALIS- Akurasi situasi populasi ternak di suatu wilayah dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah pelaporan yang secara terus-menerus diperbaharui serta aplikasi teknologi. Hal ini diperlukan dalam pengawasan ternak di masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau diwakili oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan (Keswan), drh. Rahmat Setiawan dalam rangka verifikasi data ternak sapi i-SIKHNAS dalam  Rapat Koordinasi (Rakor) Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau yang dilakukan secara dalam jaringan (daring) atau online.

Disamping verifikasi data ternak, dalam rakor diikuti oleh dinas-dinas berkaitan seluruh kabupaten/kota tersebut, juga di lakukan sosialisasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 03 Tahun 2019 tentang Pelayanan Jasa Medik Veteriner.

Dalam peraturan ini terkait pelayanan dalam penyelenggaraan kesehatan hewan yang jasa medik veteriner, perizinan pelayanan jasa medik veteriner, keputusan penugasan, pelaporan, serta pembinaan dan pengawasan.

Implementasi Permentan ini di Kabupaten Bengkalis sudah tersusun dan agar terlaksana dengan baik untuk dapat dukungan dari semua pihak terkait termasuk pengguna jasa/ masyarakat.

"Terkait verifikasi data populasi, diperlukan kesesuaian antara data pada I-sikhnas dan data dasar peternakan sehingga validasi data sesuai kondisi lapangan. Kedepan diperlukan kolaborasi dengan semua unsur," ungkap Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Bengkalis, H.M. Tarmizi, S.P, M.Si melalui Kepala Seksi Kesehatan Hewan (Keswan), drh. H.M. Mardani kepada riauterkini.com,  Selasa (19/5/20).

Terkait dengan pelayanan jasa medik veteriner tersebut disampaikan Mardani, Kabupaten Bengkalis memiliki 11 wilayah kerja kecamatan, ada 9 Bangunan fisik Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), 1 Bangunan Fisik Laboratorium Kesehatan Hewan, Tenaga Kesehatan Hewan 20 Orang, Medik Veteriner, Dokter Hewan (Drh) 10 orang dan tenaga pendukung lainnya seperti paramedik kesehatan hewan yang bekerja secara profesional.

"Pelayanan jasa medik veteriner ini adalah layanan jasa yang berkaitan dengan kompetensi dokter hewan yang diberikan kepada masyarakat dalam rangka praktik kedokteran hewan,” katanya.

"Sosialisasi peraturan ini juga bertujuan dalam penatalaksanaan kesehatan hewan yang diharapkan sebaik-baiknya dalam rangka pengamatan, pencegahan, dan pengendalian penyakit hewan. ***(dik/inf)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan
- Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19
- 16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama
- Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau
- Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil
- Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes
- Hasil Swab Negatif, 4 PDP Dipulangkan dari RSUD Telukkuantan
- Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal
- Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD
- Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik
- New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku
- Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau
- Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel
- Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan
- Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat
- Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal
- Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan
- New Normal, PT. Kliring Berjangka Indonesia Mulai Beroperasi
- Walhi dan Jikalahari Tolak Mamud Murod Sebagai Kepala Dinas LHK Riau
- Bupati Inhu: Jadikan Idul Fitri Momen Intropeksi Diri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com