Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 31 Mei 2020 19:32
Kisruh Pemotongan Gaji Honorer di Bengkalis, Dewan Minta Segera Dicarikan Solusi

Ahad, 31 Mei 2020 17:10
Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan

Ahad, 31 Mei 2020 16:21
Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19

Ahad, 31 Mei 2020 08:41
16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama

Sabtu, 30 Mei 2020 21:17
Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau

Sabtu, 30 Mei 2020 20:52
SD dan SMP di Bengkalis Ditambah Dua Pekan Diliburkan

Sabtu, 30 Mei 2020 18:54
Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil

Sabtu, 30 Mei 2020 15:14
Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes

Sabtu, 30 Mei 2020 11:31
Hasil Swab Negatif, 4 PDP Dipulangkan dari RSUD Telukkuantan

Sabtu, 30 Mei 2020 07:35
Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 21 Mei 2020 19:34
Keberadaan Dua Website Update Covid-19 Bengkalis Dinilai "Kedok" Habiskan Anggaran

Keberadaan website dikelola oleh gugus tugas covid-19 Bengkalis dinilai hanya "kedok" untuk habiskan anggaran dan tidak bermanfaat maksimal, bahkan informasi simpang siur.

Riauterkini-BENGKALIS- Keberadaan dua website update covid-19 dikelola oleh Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Virus Corana (Covid-19) Kabupaten Bengkalis dinilai sejumlah kalangan hanya sebagai kedok untuk habis-habiskan anggaran dan tidak memiliki manfaat kepada masyarakat secara maksimal.

Pasalnya informasi yang disampaikan dua situs dibentuk oleh tim gugus beralamat https://covid19-bengkaliskab.com/index.php, dan https://corona.bengkaliskab.go.id/web/link/ terkesan hanya memberikan informasi yang simpang siur dan keberadaannya tidak diketahui oleh banyak masyarakat.

Contoh kekeliruan informasi yang disampaikan di situs https://covid19-bengkaliskab.com/index.php, data ODP terakhir Bengkalis yang selesai pemantauan sebanyak 6.027 jiwa. Sementara data dari website https://corona.bengkaliskab.go.id/web/link/ data ODP yang selesai pemantauan sebanyak 6.026 ada selisih satu orang.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bengkalis Alfisnardo sangat menyayangkan bisa terjadi. Seharusnya pemerintah daerah tidak perlu membuang-buang anggaran sampai harus membuat dua website untuk menyajikan data update covid-19 di Kabupaten Bengkalis. Padahal satu website saja sudah cukup.

"Ini malah mubazir sampai dua website, satu website tim gugus, satu lagi website buatan Diskominfotik Bengkalis. Sementara di daerah lain tim gugus perdaerah kita lihat seperti provinsi hanya memiliki satu website resmi untuk update data," tegas Alfis.

Dengan dua website masyarakat juga menjadi bingung untuk mempercayai data yang mana akan dipakai sebagai data resmi penanganan covid-19 Pemkab Bengkalis. Sebagai contoh dua website pemerintah Bengkalis ini memiliki data yang berbeda dalam update terakhir mereka pertanggal 20 Mei.

"Kondisi pandemi saat ini seharusnya yang dilakukan menghemat anggaran dan hanya mubazir," tambahnya.

Ketua PWI Bengkalis juga meminta tim gugus harus selalu update data perkembangan covid-19 Bengkalis dan disosialisasikan maksimal. Sehingga, masyarakat yang melihat data tidak bingung.

"Jangan sampai yang sudah dibuat ini hanya sebatas pajangan," katanya lagi.

Alfisnardo juga menyayangkan sikap dari Tim Gugus Pemkab Bengkalis terkesan enggan melibatkan media massa dalam sosialisasi pelaksaanan PSBB di Bengkalis. Padahal aturan melibatkan media masa dalam sosialisasi suda ada diatur dalam Perbup nomor 39 tahun 2020 tetang pelaksanaan PSBB di kabupeten Bengkalis.

"Yang nama media masa ini yang memiliki badan hukum dan ada wartawannya di daerah kabupaten Bengkalis dan bisa dipertangung jawabkan, seharusnya sejak awal dilibatkan dalam kegiatan sosialisasi," terang Ketua PWI Bengkalis.

Namun sampai saat ini malah media masa yang ada baik cetak maupun elektronik tidak dilibatkan sama sekali. Selama ini media hanya disunguhi pemberitaan, media hanya seolah olah sebagai tempat corong Humas Covid 19 Bengkalis.

"Kita hanya disuguhkan berita rilis begitu saja, humas yang menyediakan berita kita. Pola tugas wartawan tentu tidak seperti itu, seharusnya ada pemberitaan wartawan diundang lakukan konfrensi pers sehingga angle berita yang disajikan bisa berkembang dan wartawan juga bisa menyampaikan kritik," tambah Alfis.

Alfis meminta Pemkab Bengkalis melalui Diskominfotik untuk meninjau kembali Perbup pelaksanaan PSBB tersebut. Dimana pasal melibatkan media massa yang ada betul-betul dijalankan.***(dik/rls)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan
- Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19
- 16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama
- Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau
- Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil
- Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes
- Hasil Swab Negatif, 4 PDP Dipulangkan dari RSUD Telukkuantan
- Dandim 0314/Inhil Pimpin Rakor dan Sosialisasi Persiapan Sambut Era New Normal
- Bisa Melanggar Hukum, Pemko Diminta Abaikan Revisi RPJMD
- Lebaran 5 dan 6, Srikandi Masuri Tetap Perhatikan Masyarakat Cilik
- New Normal, Kebijakan WFH Bagi ASN Diatas Usia 55 Tahun Tetap Berlaku
- Empat Hari Nihil, Hari Ini Terdapat Enam Pasien Positif Covid-19 di Riau
- Terapkan Tatanan Baru, Polres Bengkalis Kerahkan 113 Personel
- Siswa Didik di Pelalawan Masih Diliburkan 2 Pekan kedepan
- Arus Kendaraan di Penyeberangan Air Putih Tujuan Pakning, Bengkalis Meningkat
- Polda Riau Siapkan 1.131 Personel Sukseskan Kebijakan New Normal
- Bangun Ekonomi Riau, Sandiaga Uno Minta UMKM Diperhatikan
- New Normal, PT. Kliring Berjangka Indonesia Mulai Beroperasi
- Walhi dan Jikalahari Tolak Mamud Murod Sebagai Kepala Dinas LHK Riau
- Bupati Inhu: Jadikan Idul Fitri Momen Intropeksi Diri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com