Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

Rabu, 8 Juli 2020 16:17
Pilkada Dumai, Pleno PAN Dumai Lahirkan Pasangan Edi Sepen-Zainal Abidin

Rabu, 8 Juli 2020 15:51
Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar

Rabu, 8 Juli 2020 14:22
Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 26 Mei 2020 16:58
Kabur ke Sumut, Polisi Tangkap Pembunuh Buruh Sawit di Pelalawan

Jajaran Polres Pelalawan berhasil menangkap pelaku pembunuhan di Pangkalan Kuras. Pelaku bersembunyi di Simalungun, Sumut.

Riauterkini-Pelawan - Akhirnya Pelarian TS alias Robert (43) pelaku penembakan seorang buruh bongkar muat kelapa Sawit di kabupaten Pelalawan berakhir. Ternyata usai menembak korban pelaku kabur dan bersembunyi di Sumatera Utara.

Peristiwanya terjadi di warung pancing KM 68 RT 004 RW 002 Desa Kesuma Kecamatan Pangkalan Kuras Selasa 19 Mei 2020. Penembakan tersebut dilaporkan dilakukan pelaku hanya selisih paham gegara power bank.

Dari hasil pengejaran jejak pelaku, di ketahui TS bersembunyi di rumah kerabat perempunnya di Simpang Raja Huta 4 Nagori Pematang Kerasan Rejo Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Berhasil di tangkap Jumat (22/5/2020).

Dari hasil pengembangan polisi juga menyeret SP alias Suprat (56). Suprat diduga menyembunyikan senjata yang digunakan Robet untuk menghabisi korban. Hasil penggeladahan badan terhadap SP ditemukan dua bungkus sedang plastik bening diduga narotika jenis sabu.

Tidak itu saja, tim meminta SP menunjukkan tempat bungkusan yang dititipkan pelaku TS. Pada kesempatan itu, SP membawa tim ke kebun kelapa sawit, tepat di bawah tumpukan pelepah sawit ditemukan sebuah bungkusan plastik hitam di dalamnya ditemukan pula tas kecil.

Lanjut, SP diminta untuk membuka bungkusan itu ternyata berisikan sebuah tas selempang, senjata rakitan beserta peluru aktif. Tidak saja sampai di situ dilakukan lagi penggeladahan di rumah pelaku.

Hasil penggeledahannya di dalam rumah pelaku SP tepatnya di dalam lemari pakaian yang terletak pada bagian dapur, ditemukan kembali satu buah kotak rokok di dalamnya berisikan dua bungkus kecil plastik diduga narkoba jenis sabu. Hanya saja ketika penggeladahan bagian dapur ditemukan satu bungkus rokok berisikan lima plastik bening kosong.

Demikian terungkap pada konfrensi Pers, yang dipimpin Kapolres Pelalawan, AKBP Indra Wijatmiko, S.Ik, di halaman kantor Mapolres, Selasa (26/5/2020). Hadir pada kesempatan itu, Kasat Reskrim AKP Teddy Ardian, S.Ik SH, Kasubag Humas Ipda Edi Haryanto, Kanit Reskrim Polsek Pangkalan Kuras Ipda Esafati Daeli, SH.

Menurut penjelasan Kapolres Indra untuk tersangka TS alias Robet dikenakan pasal 338 junto pasal 351 ayat (3) KUHP dan pasal 1 Undang-undang darurat RI nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 20 Tahun penjara.

Sementara untuk tersangka SP alias Suprat dikenakan pasal, 114 ayat 2 junto pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari kedua tersangka cakap Kapolres, satu pucuk senjata api rakitan warna silver jenis revolver, 5 butir peluru tajam aktif, satu butir proyektil peluru. Selain itu berhasil diamankan barang bukti berupa sejumlah Narkoba, jenis sabu.

Kapolres Indra, menambahkan senjata api ini, didapatkan oleh pelaku TS di Palembang Sumatera Selatan. "Pelaku beli Senpi ini seharga Rp2,5 juta di Palembang," tandasnya.(Cho)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program
- PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri
- Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan
- Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
- Hasil Trakcing Kontak NY. SA, Bocah 8 Tahun di Kuansing Terpapar Corona
- Sebanyak 4.107 Pekerja Migran Asal Bengkalis Terima Bantuan Rp600 Ribu
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19
- Kepala BPBD dan Danrem 031/WB Tinjau Karhutla di Tiga Daerah
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com