Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 09:10
Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program

Kamis, 9 Juli 2020 08:31
Tragis! Seorang Ibu Muda di Pelalawan Tewas Bakar Diri

Kamis, 9 Juli 2020 06:55
Sekda Inhil Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi Kota Tembilahan Bersama BI

Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

Rabu, 8 Juli 2020 16:17
Pilkada Dumai, Pleno PAN Dumai Lahirkan Pasangan Edi Sepen-Zainal Abidin

Rabu, 8 Juli 2020 15:51
Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar

Rabu, 8 Juli 2020 14:22
Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 3 Juni 2020 16:14
Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah

150 calon jemaah haji Pelalawan kecewa batal terbang ke tanah suci, namun mereka memahami keputusan pemerintah.

Riauterkini-PELALAWAN - Sebanyak 150 Orang Jemaah Calon Haji asal kabupaten Pelalawan Riau, dipastikan batal berangkat melaksanakan ibadah haji tahun 2020 ini.

Kepastian pembatalan ini menyusul adanya keputusan Menteri Agama RI selaku pelaksana otoritas Ibadah Haji.

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pelalawan (Kakankemenag) HM Rais.S.Ag.M.Pd.I  menyampaikan kepastian pembatalan pelaksanaan ibadah haji tahun 2020 atau 1441 H.

"Benar, keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) untuk tahun 2020 /1441 H dibatalkan. Pembatalan ini sesuai dengan keputusan Kementerian Agama RI yang sudah disampaikan kepada seluruh jajaran Kemenag " Ujarnya.

Lanjutnya, Terkait hal tersebut khusus di kabupaten Pelalawan Riau, ada 150 orang JCH  yang telah melunasi biaya hajì yang siap di berangkatkan tahun 2020 ini namun terpaksa di batalkan hingga tahun 2021 .

" Pembatalan ini terkait dengan kondisi umum negara kita yang masih berjuang dalam menangangi penyebaran covid -19, jadi kepada JCH yang namanya masuk daftar berangkat tahun 2020/1441 H akan diberangkatkan tahun mendatang." tegasnya.

Namun demikian Kemenag juga menyampaikan jika ada JCH yang ingin membatalkan keberangkatan tahun depan juga di beri peluang untuk menarik dananya kembali jadi diperailahkan mengurusnya. ( Cho)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program
- PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri
- Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan
- Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
- Hasil Trakcing Kontak NY. SA, Bocah 8 Tahun di Kuansing Terpapar Corona
- Sebanyak 4.107 Pekerja Migran Asal Bengkalis Terima Bantuan Rp600 Ribu
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19
- Kepala BPBD dan Danrem 031/WB Tinjau Karhutla di Tiga Daerah
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com