Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

Rabu, 8 Juli 2020 16:17
Pilkada Dumai, Pleno PAN Dumai Lahirkan Pasangan Edi Sepen-Zainal Abidin

Rabu, 8 Juli 2020 15:51
Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar

Rabu, 8 Juli 2020 14:22
Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan

Rabu, 8 Juli 2020 13:55
Tiga Pejabat Sekwan Rohil Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media Diadili

Rabu, 8 Juli 2020 13:19
Dipindah KPK ke Pekanbaru, Bupati Bengkalis Nonaktif Tiba dengan Tangan Diborgol

Rabu, 8 Juli 2020 12:54
DPRD Pekanbaru Dukung Jadikan 6 Pemakaman Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 8 Juli 2020 12:02
Miris, "Dekengen" Tentukan Nasib Guru Honorer Sekolah Menjadi Honorer Pemda Bengkalis?

Rabu, 8 Juli 2020 10:42
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Usai rapat dengar pendapat antara Mendagri-KPU dan DPR RI, KPU Riau tengah memetakan jumlah TPS. Ada penambahan jumlah TPS di Pilkada serentak 2020 di Riau.

Riauterkini-PEKANBARU-Rapat Dengar Pendapat lanjutan tentang pilkada serentak 2020 yang digelar Mendagri bersama KPU dan DPR RI menghasilkan 3 kesepakatan. Demikian diungkapan komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto Kamis (4/6/20).

Menurutnya, inti hasil rapat RDP tersebut ada tiga. Pertama jumlah pemilih diperkecil dari maksimal 800 menjadi maksimal 500 per tps. Kedua, akan rapat bersama Kementerian Dalam Negeri, Pemda, KPU dan Bawaslu. Rapat ini akan diselenggarakan pada jumat, 5 Juni 2020. Ketiga adalah restrukturisasi anggaran jika masih ada peluang melakukan efisiensi.

"Atas hasil kesepakatan ini, KPU Riau sedang memetakan berapa jumlah TPS yang akhirnya akan ditambahkan. Saat ini sedang dihimpun. Belum fixed semua. Konsekuensi penambahan TPS adalah menambah logistik di TPS dan menambah SDM di tingkat TPS yakni KPPS dan PTPS. Artinya ada kaitannya dengan penambahan anggaran," terangnya.

Penambahan jumlah TPS konsekuensinya adalah penambahan anggaran. Sesuai kesepakatan RDP terakhir pada 3 Juni 2020, pada butir 2, anggaran dapat dipenuhi oleh APBN jika APBD tak dapat memenuhinya.

Berikut hasil kesepakatan dalam Rapat Dengar Pendapat antara Mendagri, KPU dan DPR RI. Pertama Komisi II DPR RI. Kementrian Dalam Negeri RI, KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP RI menyepakati bahwa dalam rangka penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada pelaksanaan tahapan Ianjutan Pilkada Serentak Tahun 2020, maka diperlukan adanya penyesuaian kebutuhan barang dan/atau anggaran. Penetapan jumlah pemilih di TPS maksimal sebanyak 500 pemilih per-TPS yang diatur secara baik. Kedua, terkait penyesuaian kebutuhan tambahan barang dan/maupun anggaran untuk penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020, Komisi ll DPR RI, Kementerian Dalam Negeri RI, KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP RI dapat dipenuhi juga melalui sumber anggaran dari APBN dengan memperhatikan kemampuan APBD masing~masing daerah, akan segera mengagendakan Rapat Ketra Gabungan dengan Menteri Dalam Negeri RI, Menteri Keuangan RI, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, KPU RI, Bawaslu RI dan DKPP RI. Ketiga adalah efisiensi dalam penyesuaian kebutuhan anggaran penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2020. Komisi ll DPR RI meminta KPU RI, Bawaslu RI, dan DKPP RI untuk melakukan restrukturisasi terhadap anggaran yang dlalokasikan untuk setiap tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan harus dlsampalkan kepada Komisi II DPR RI dan Kementerian Dalam Negen RI sebelum pelaksanaan Rapat Kerja Gabungan.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan
- Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
- Hasil Trakcing Kontak NY. SA, Bocah 8 Tahun di Kuansing Terpapar Corona
- Sebanyak 4.107 Pekerja Migran Asal Bengkalis Terima Bantuan Rp600 Ribu
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19
- Kepala BPBD dan Danrem 031/WB Tinjau Karhutla di Tiga Daerah
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak
- Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia
- Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang
- Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com