Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 8 Juli 2020 19:34
PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri

Rabu, 8 Juli 2020 19:24
Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa

Rabu, 8 Juli 2020 18:43
Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut

Rabu, 8 Juli 2020 17:04
Tanggulangi COVID-19, RAPP Sumbangkan APD dan Sembako

Rabu, 8 Juli 2020 16:17
Pilkada Dumai, Pleno PAN Dumai Lahirkan Pasangan Edi Sepen-Zainal Abidin

Rabu, 8 Juli 2020 15:51
Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar

Rabu, 8 Juli 2020 14:22
Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan

Rabu, 8 Juli 2020 13:55
Tiga Pejabat Sekwan Rohil Terjerat Korupsi Dana Publikasi Media Diadili

Rabu, 8 Juli 2020 13:19
Dipindah KPK ke Pekanbaru, Bupati Bengkalis Nonaktif Tiba dengan Tangan Diborgol

Rabu, 8 Juli 2020 12:54
DPRD Pekanbaru Dukung Jadikan 6 Pemakaman Ruang Terbuka Hijau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 5 Juni 2020 14:30
Anggota DPRD Pekanbaru Ingatkan Warga tak Jadikan New Normal Ajang Coba-coba

Fase tatanan kenormalan baru atau new normal segera diberlakukan di Kota Pekanbaru. Anggota dewan Kota Bertuah, Jepta Sitohang mengingatkan warga tak coba-coba dengan ketentuan baru tersebut.

Riauterkini-PEKANBARU- Penerapan kenormalan baru atau new normal adalah masalah serius yang harus dipatuhi aturannya oleh seluruh komponen masyarakat. Karena itu, anggota DPRD Kota Pekanbaru Jepta Sitohang mengingatkan masyarakat untuk tidak menjadikan aturan baru tersebut sebagai ajang coba-coba. Akibatnya bisa berbahaya jika penyebaran corona virus disease 19 atau covid-19 kian meluas.

Dikatakan politisi wanita Partai Demokrat tersebut, dalam menjalani new normal tidak semudah yang dibayangkan. Diperlukan banyak aspek pendukung. Mulai dari kajian mendalam Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Hasil kajian tersebut lantas dituangkan menjadi aturan yang mengikat kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. "Tidak mudah mengubah kebiasaan hidup. Harus ada aturan yang bisa mengikat masyarakat untuk memathuhinya. Aturan yang harus gencar disosialisasikan agar masyarakat memahami lalu menjalankan dengan baik," ujarnya saat berbincang bersama wartawan, Jumat (6/6/20).

Didalam Perwako, kata Jepta semua harus jelas, baik pengaturan perdagangan, pendidikan sampai dengan rumah ibadah. Jadi, bukan hanya sekedar dibuat lalu hanya berwacana dan tak teralisasi dilapangan. Karena ada yang harus diwaspadai, ketika kita terpaksa menyesuaikan diri dengan gaya hidup baru dengan protokol kesehatan.

"Seperti jika nanti aktifitas belajar mengajar mulai diberlakukan dengan tatap muka, pastinya harus ada standar yang jelas, baik soal jumlah murid di dalam kelas, tempat duduknya, alat pelindung diri dan hand sanitizer itu bagaimana. Termasuk juga soal wilayah dan zona-zona Covid-19 itu harus dipikirkan," sebutnya.

Oleh karena itu, Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI kembali mewanti-wanti sebelum tatanan baru tersebut berjalan, butuh pendekatan ekstra dari Pemerintah Kota lewat sosialisasinya.

"Intinya kita tegas, tidak mau tatanan baru ini malah menjadi ajang coba-coba. Karena jika salah langkah, dampaknya bisa jadi akan melahirkan the second wave of covid-19,” pungkas Jepta. ***(dan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri
- Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan
- Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
- Hasil Trakcing Kontak NY. SA, Bocah 8 Tahun di Kuansing Terpapar Corona
- Sebanyak 4.107 Pekerja Migran Asal Bengkalis Terima Bantuan Rp600 Ribu
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19
- Kepala BPBD dan Danrem 031/WB Tinjau Karhutla di Tiga Daerah
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak
- Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com