Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 26 Oktober 2020 22:22
Tak Pakai Masker, 34 Warga Terjaring Razia di Pasar Sail Pekanbaru

Senin, 26 Oktober 2020 22:14
Berikan Sosialisasi, Tim Satgas Covid-19 PSBM Rimbo Panjang Sasar Sekolah

Senin, 26 Oktober 2020 21:44
Tingkatkan Imun Saat Pandemi, Pengelola Hall Renaya Adakan Pertandingan Badminton Antar PB

Senin, 26 Oktober 2020 21:25
Ini Penjelasan Terkait Beredar Video Begal di Tol Permai

Senin, 26 Oktober 2020 20:40
Masa Pandemi, Mitramedis Bantu Warga Riau Berobat ke Malaysia

Senin, 26 Oktober 2020 20:36
Program KIP, Andi Rachman: 104 Mahasiswa Universitas Tuanku Tambusai Dapat Beasiswa

Senin, 26 Oktober 2020 20:31
Tertabrak Mobil Operasional Subkon Chevron, Istri dan Anak Eks Kades Bumbung, Bengkalis Tewas

Senin, 26 Oktober 2020 19:30
Pasien Positif Covid-19 di Riau Tersebar di 10 Daerah, Terbanyak Pekanbaru

Senin, 26 Oktober 2020 18:32
Berita dan Video,
Demi Kenyamanan Tamu, Labersa Hotel Pekanbaru Terapkan Prokes Covid-19


Senin, 26 Oktober 2020 18:28
6 Pasien Covid - 19 Sembuh, Penambahan Positif Nihil Hari ini



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Sabtu, 27 Juni 2020 22:00
Diduga Diterkam Harimau, Bangkai Sapi Ditemukan Warga Tenggayun, Bengkalis di Perkebunan Sawit

Diduga diterkam harimau, bangkai sapi ditemukan warga di areal perkebunan sawit. Di sekitar lokasi juga ditemukan jejak sangat mirip binatang buas dan dilindungi tersebut.

Riauterkini-BENGKALIS- Warga Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis geger. Ditemukan bangkai seekor sapi di areal perkebunan sawit di Dusun Meranti, diyakini setelah diterkam Harimau Sumatera, Sabtu (27/6/20) pagi.

Di sekitar lokasi penemuan bangkai sapi, juga ditemukan jejak binatang buas dan dilindungi tersebut.

Jejak raja hutan ini pertama kali ditemukan seorang pemuda bernama M. Taufik (29) warga setempat sekitar pukul 09.00 WIB ketika akan berangkat ke kebun.

Karena penasaran, Taufik sempat mengikuti jejak itu dan mengarah ke semak-semak kemudian ditemukan seekor sapi yang sudah tumbang.

Kemudian Taufik bergegas pulang dan memberi kabar kepada masyarakat sekitar apa yang ditemukan di kebun. Memperoleh informasi tersebut, kemudian masyarakat melaporkan ke pemerintah desa, kecamatan dan kepolisian.

"Kejadiannya tadi pagi ada warga Desa Tenggayun yang menemukan jejak harimau. Kami mengimbau agar masyarakat di sekitar lokasi penemuan jejak harimau, waspada saat berkebun," ungkap Kapolsek Bukitbatu, Kompol Hendri Sitompul, Sabtu (27/6/20) petang.

Kejadian ini dibenarkan juga oleh Camat Bandar Laksamana, Acil Esyno.

Jejak harimau yang ditemukan berada di perkebunan masyarakat, sekitar dua hingga tiga kilometer dari jalan utama desa.

Selanjutnya, sebut Acil, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan akan menurunkan tim, membawa kandang jebakan dan video trap, untuk melakukan penangkapan harimau ini.

"BBKSDA meminta agar bangkai sapi yang ditemukan tidak dipindahkan dari tempatnya. Karena akan dijadikan umpan. Beberapa waktu lalu setelah kejadian di Sepahat awal bulan lalu, warga memang ada beberapa kali melaporkan melihat harimau, tapi tidak ada foto, tidak ada bukti seperti kali ini. Dengan beberapa kali laporan ini, masyarakat sekitaran sana menjadi khawatir," terang Acil.

Dengan kekhawatiran tersebut, pihak kecamatan dan desa sudah dua kali melakukan ritual belo kampung di Desa Sepahat dan Desa Api Api. Ritual ini diisi kegiatan berzikir dan doa bersama, memohon dijauhkan dari musibah termasuk serangan binatang buas.

"Secara adat istiadat sudah kita lakukan kegiatan belo kampung ini. Kita juga sudah imbau masyarakat menjauhi pantang larang yang sudah dilakukan secara turun temurun," ungkap Camat.

Masyarakat Bandar Laksamana sebagian besar kehidupan sehari hari berkebun. Sehingga dengan temuan hari ini dan beberapa waktu lalu membuat masyarakat merasa khawatir untuk berkebun.

"Untuk itu kami berharap kerja sama semua pihak, terutama BBKSDA sebagai ahlinya bisa memberikan konsentrasi penuh untuk menyelesaikan ini. Karena jika berkelanjutan masyarakat akan kesulitan karena takut untuk berkebun sebagai sumber utama kehidupan sehari hari," harapnya.***(dik)

Foto/Istimewa : Jejak harimau ditemukan warga Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis dan ditemukan bangkai sapi, Sabtu (27/6/20) pagi.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ini Penjelasan Terkait Beredar Video Begal di Tol Permai
- Program KIP, Andi Rachman: 104 Mahasiswa Universitas Tuanku Tambusai Dapat Beasiswa
- Termasuk Prokes, Satlantas Polres Bengkalis Mulai Razia Zebra
- BKD Riau : PNS Keluar Provinsi Selama Libur dan Cuti Bersama Wajib Izin Pimpinan
- Beredar Video Hoaks Armada Roro Bengkalis-Pakning Diterjang Ombak Besar
- Lapas Bengkalis Luncurkan Silapis Anti Pungli
- Laka Saat Latihan di Selat Bengkalis, Atlet Dayung dan Ski Air Dilaporkan Selamat
- Pengurus Angkatan, Wilayah dan Organisasi Pendukung Ikasmansa Pekanbaru Dilantik
- Istri Gubri Kembali Gebrak Masker di Dumai
- IPMAKA Sesalkan Pasien Diabetes Asal Bagan Batu Tak Dapat Perhatian
- Program APKL Inhil Didukung Bupati Wardan
- Realisasi Investasi TW III 2020, Riau Raih Peringkat I di Sumatera
- Disepakati, Tugu dan Museum Bahasa Melayu Dibangun
- Persiapan Sudah 100 Persen, Musprov IV APINDO Riau Siap Digelar
- Pemkab Bengkalis Resmi Umumkan Bantuan Pendidikan DIII-S3
- Bapenda Bengkalis Optimis Capai Target RPJMD
- Koramil 02 Rambah Ikut Tanam Padi Bersama Petani Rohul
- 20 Poktan se Riau Dapat Bantuan PT CPI
- BAZNas Riau Salurkan Zakat Produktif Rp 300 Juta untuk Kabupaten Rohul
- Aksi Sempat Ricuh, Tiga Buruh PT Padasa Terluka


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com