Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 12 Agustus 2020 21:30
Tim Lapfor Pekanbaru Selidiki Penyebab Kebakaran HPBB Telkom

Rabu, 12 Agustus 2020 20:10
Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau

Rabu, 12 Agustus 2020 18:30
Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Rabu, 12 Agustus 2020 17:19
Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III

Rabu, 12 Agustus 2020 17:11
Dewan Minta Pemko Pekanbaru Garap PAD Pajak yang Belum Optimal

Rabu, 12 Agustus 2020 16:51
Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat

Rabu, 12 Agustus 2020 16:37
Mandiri Syariah dan BTN Syariah Sinergi Perluas Layanan Pembiayaan KPR

Rabu, 12 Agustus 2020 16:08
51.520 Pemilih TMS di Riau Masuk A-KWK

Rabu, 12 Agustus 2020 15:36
BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran

Rabu, 12 Agustus 2020 14:38
PN Bengkalis Vonis Dua Kurir Sabu 16 Tahun Penjara dan Denda Rp1 M



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 28 Juni 2020 16:44
Ditemukan Jejak dan Bangkai Sapi, Warga Tenggayun, Bengkalis dan BKSDA Pasang Jebakan Harimau

Ditemukan jejak kaki Harimau Sumatera dan bangkai sapi di areal perkebunan sawit. Warga Desa Tenggayun dan BKSDA memasang jebakan untuk menangkap binatang buas dan dilindungi itu.

Riauterkini-BENGKALIS- Balai Besar Koservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau bersama masyarakat Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis memasang jebakan untuk menangkap Harimau Sumatera yang sudah mulai meresahkan.

Jebakan ini dipasang menyusul sebelumnya Sabtu (27/6/20) kemarin ditemukan jejak raja hutan dan bangkai sapi di kawasan perkebunan warga di desa setempat.

Kepala Desa Tenggayun Muhammad Khairil membenarkan sudah dipasangnya jebakan atau perangkap khusus dipasang oleh tim BBKSDA bersama warga di lokasi penemuan bangkai sapi.

"Siang sampainya, mereka membawa perangkap harimau, tadi baru di pasang di tempat temuan bangkai sapi dan jejak harimau. Kita membantu mereka untuk pemasangan tadi, dan meunggu hasilnya," ungkap Khairil saat dihubungi wartawan, Ahad (28/6/20).

Dengan hadirnya tim BBKSDA Riau di Desa Tenggayun mengurangi keresahan masyarakat akibat masuknya harimau ke pemukiman dan memangsa ternak.

"Namun tetap waspada, kita juga sudah sampaikan ke masyarkat agar tidak turun sendirian saat berkebun. Kalau ingin beraktifitas di kebun harus berkawan tidak boleh sendirian karena kondisinya harimau masih berkeliaran," katanya.

Selain itu, pihak desa juga sudah melakukan kegiatan belo kampung secara bersamaan dengan Desa Api-api beberapa waktu lalu. Dengan tujuan agar desa dijauhkan dari musibah termasuk serangan binatang buas seperti harimau.

"Belo kampung sudah kita lakukan beberapa waktu lalu, hari ini tim BBKSDA juga sudah turun masyarakat mulai lega, sudah ada tindakan dari pihak yang mengerti mengatasi harimau ini," ujarnya seraya berhara masalah ini segera teratasi dan masyarakat dapat beraktivitas dengan normal tanpa rasa cemas.

Sebelumnya dikabarkan, warga DesaTenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis geger, ditemukan bangkai seekor sapi di areal perkebunan sawit di Dusun Meranti, diyakini diterkam Harimau Sumatera, Sabtu (27/6/20) pagi.

Di sekitar lokasi penemuan bangkai sapi, juga ditemukan jejak binatang buas dan dilindungi tersebut.

Jejak raja hutan ini pertama kali ditemukan seorang pemuda setempat sekitar pukul 09.00 WIB ketika akan berangkat ke kebun.***(dik)

Foto/Istimewa : Petugas BKSDA dan warga memasang perangkap Harimau Sumatera di Desa Tenggayun, Ahad (28/6/20).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau
- Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III
- Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat
- BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran
- DP WA Politisi Gerindra Dihacker, Disulap Jadi Gambar Porno
- Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang
- Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial

- Polsek Pangkalan Lesung dan RPK SLS Berjibaku Lakukan Pendinginan Karlahut
- Hari Kemerdekaan RI, Lapas Bengkalis Usulkan Remisi 851 Warga Binaan
- Ketua TP PKK Riau Bagi-bagi Masker Gratis
- SMP Plus Taruna Persiapkan Sejumlah Kegiatan dan Lomba Isi Peringatan HUT ke-75 RI
- Buka Webinar AMSI, Gubri Sebut Kontribusi Besar Modal Rayu APBN
- Gaji 13 ASN Kuansing Hari Ini Dicairkan
- Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau
- Diduga Dipersulit Pengurusan Surat Tanah, Taman Pengajian di Rumbai Terkendala
- Bertambah 40, Dua Warga Luar Provinsi Riau Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- BPKAD Bengkalis Segera Lelang 56 Unit Mobnas
- Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau
- Waspada COVID-19, Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com