Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 4 Juli 2020 18:32
Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:35
Riau Masuk Delapan Nominasi API

Sabtu, 4 Juli 2020 17:20
Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru

Sabtu, 4 Juli 2020 17:16
Antisipasi Penyebaran Covid 19, Dewan Minta Pelabuhan di Pekanbaru Diperketat

Sabtu, 4 Juli 2020 17:08
Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19

Sabtu, 4 Juli 2020 16:23
Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara

Sabtu, 4 Juli 2020 13:20
Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai

Sabtu, 4 Juli 2020 08:27
SIM Internasional Kini Dapat Diurus Secara Online

Sabtu, 4 Juli 2020 07:47
Bupati Kuansing Tandatangani MoU Tambang Bebas Mercury dengan Kemen LHK

Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 30 Juni 2020 09:56
Arara Abadi Serahkan 3.000 Bubu Belut untuk Masyarakat Sakai Pinggir, Bengkalis

PT. Arara Abadi menyerahkan sebanyak 3.000 bubu belut kepada masyarakat Sakai di Pinggir. Program ini merupakan realisasi dari hasil diskusi dengan masyarakat setempat.

Riauterkini-BENGKALIS-  Sebanyak 3.000 bubu atau penangkap belut diserahkan PT. Arara Abadi sebagai program DMPA (Desa Makmur Peduli Api) PT. Arara Abadi-Asia Pulp & Paper Sinar Mas Forestry (PT. AA-APP.SMF) Wilayah Riau kepada masyarakat Sakai Bathin Beringin, Dusun Suluk Bungkal, Desa Kotapait Beringin, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis pada Kamis (25/6/20).

Bantuan alat tangkap perikanan ini langsung diserahkan Jos Rinaldi sebagai Kepala Program DMPA dan CD/CSR PT AA Wilayah Riau, didampingi oleh Nurul Huda, Public Relations (PT. AA-APP.SMF) Wilayah Riau, Pimpinan Forest Protection Distrik Duri 2, Sudarta serta Bagian CD Sutrisno dan Staf Distrik Lambok.  

“3.000 bubu belut ini kita serahkan untuk 30 KK saudara kita masyarakat Sakai, yang mana masing-masing KK mendapatkan masing-masing 100 bubu belut. Penyerahan ini merupakan realisasi dari pertemuan FGD (Forum Group Discution) 2018 yang lalu di Koto Pait dengan masyarakat Sakai Bathin Beringin," ungkap Jos.

Bubu belut ini sesuai dengan permintaan dari masyarakat Sakai melihat potensi sumber daya alam lainnya di daerah ini, berupa UKM (Usaha Kecil Menengah) berbentuk UKM anyaman tikar, yang dibantu permodalan masyarakat Sakai yang dari kelompok kaum ibu-ibu nya, yang mana 1 kelompok Penganyam Tikar Pandan terdiri dari 10-15 orang.

"Jadi baik kaum bapak maupun kaum Ibu dari saudara kita dari masyarakat Sakai ini, sama-sama dapat menghasilkan perekonomian untuk keluarga, karena melihat potensi alam. Sedangkan untuk bubu belut, kita sama-sama mengetahui selama ini masyarakat kita dari Suku Sakai ini keseharian banyak berusaha menangkap ikan, jadi selain berusaha sehari-hari menangkap ikan, masyarakat juga sambilan menangkap belut. Hal inilah menjadi dasar permintaan dari masyarakat kita suku Sakai ini, selain program ini, kedepannya kita juga akan buat program lainnya sesuai dengan keinginan masyarakat kita dari suku sakai,” terang Jos.  

Ketika ditanya keterkaitan Program bantuan bubu belut dan anyaman tikar kepada masyarakat Sakai Bathin Beringin dengan Program DMPA, Jos menambahkan.

“Selama ini kita ketahui masyarakat kita dari suku sakai ini, dari dahulunya bersahabat dengan alam, jadi masyarakat berkomitmen untuk pencegahan kebakaran, berkomitmen sekali untuk tidak merusak alam, masyarakat ini sangat anti sekali dengan kebakaran. Jadi inilah salah satu yang jadi keterkaitan program bantuan ini dengan Program DMPA PT.AA-APP.SMF, yang mana perusahaan dan masyarakat dari suku sakai ini sama-sama sangat anti dengan kebakaran," sebutnya.

"Kita berharap dengan adanya bantuan dari Perusahaan ini, dapat membantu peningkatan perekonomian masyarakat Sakai Bathin Beringin, yang mana dari perhitungan mereka dapat menghasil belut 8 s/d 10 Kg Belut perhari/orang dari 50 s/d 60 Bubu, jadi kalau 100 Bubu/orang, maka diharapkan mendapatkan  20 Kg Belut perhari/orang, dan harga belut dipasaran saat ini mencapai Rp40.000/Kg” imbuhnya.  

Sementara itu, Bathin Beringin Sakai, Uka Sopian (39) masyarakat Dusun 2 Sialang Rimbun, Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, didampingi Juner Ketua RT Muara Basung dan tokoh masyarakat Ujang Mindar kepada menyampaikan,

”Alat penangkap belut ini dibuat dari bekas botol air minum mineral ukuran 1 liter, ditambah dengan kain jaring sepanjang sekitar 80 cm, usaha menangkap belut ini sudah turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat sakai, kita bisa menghasilkan 8 s/d 10 Kg Belut untuk 50-60 Bubu yang kita pasang, yang penting memasang bubu belut ini jangan melawan arus air disungai, kita memasangnya sesuai dengan arah arus air, saat ini harga 1 kg Belut Rp40.000," katanya.

"Kami mengucapkan terima kasih pada perusahaan yang telah membantu kami khususnya kepada warga kami (Sakai), seperti inilah sebenarnya yang kami inginkan dari perusahaan, tidak lebih daripada itu. Kami memang sangat berterimakasih kepada perusahaan  yang telah membuka mata kepada masyarakat Sakai," sebutnya lagi.

"Kami juga berharap kepada perusahaan, jangan hanya sebatas bantuan ini saja, apa program perusahaan kedepannya yang sesuai dengan aturan pemerintah, seperti Penanaman Ubi Menggalo yang selama ini jadi makanan kami, itu yang menjadi keluh kesah kami,” pintanya.  

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Sakai Ujang Mindar (34) yang juga sebagai Tungkek (Wakil) Bathin, penduduk Dusun Jihat Keramat Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis menyampaikan,

”saya mengucapkan banyak terimakasih kepada perusahaan yang telah datang dari jauh-jauh menemui kami masyarakat suku sakai, tolonglah bantu kami dan tolong bina kami yang selama ini kami terpendam dan terendam, keluhan kami, kami mau berbuat tapi seolah-olah kami ini tidak mampu, bukan kami tidak mampu tetapi memang kekurangan kami banyak. Kami tulus dan ikhlas, binalah kami setulus-tulusnya," ungkapnya.

"Kami dari Dusun Keramat dengan berlapang dada mengucapkan ribuan terima kasih kepada bapak-bapak yang jauh datang, meninjau kediaman dan perkumpulan kami. Atas nama keluarga kami disini, kami siap bermitra dengan pihak perusahaan PT Arara Abadi," ucapnya.***(dik/rls)

Foto : Kepala Forest Protection Sudarta disaksikan Kepala Program DMPA/CD CSR PT. AA, Jos Rinaldi, ketika menyerahkan alat bubu belut kepada masyarakat Sakai Bathin Beringin.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru
- Riau Masuk Delapan Nominasi API
- Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
- Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19
- Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara
- Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai
- 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembuh
- Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19
- Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19
- Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan
- Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau
- CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis
- Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti
- Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD
- Jumat Berkah, Srikandi Masuri Tebar Ratusan Nasi Kotak di Duri
- Dimakamkan di TPM, Prajurit TNI Warga Pekanbaru Gugur dalam Tugas PBB di Kongo
- Pemadaman Dikerahkan 3 Helikopter, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar
- Komisi III Minta Bapenda Bengkalis Genjot PAD
- Bupati Kuansing Bagikan Benih Padi dan Pupuk Gratis ke Masyarakat
- Jubir GT Covid - 19 Kuansing Jelaskan Dua Macam Rapid Test


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com