Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 10 Agustus 2020 21:13
Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau

Senin, 10 Agustus 2020 20:53
Diduga Dipersulit Pengurusan Surat Tanah, Taman Pengajian di Rumbai Terkendala

Senin, 10 Agustus 2020 20:17
DPRD Kota Pekanbaru Usulkan Ranperda Inisiatif Pendidikan Diniyah Non-Formal

Senin, 10 Agustus 2020 20:01
Bertambah 40, Dua Warga Luar Provinsi Riau Terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Senin, 10 Agustus 2020 16:58
BPKAD Bengkalis Segera Lelang 56 Unit Mobnas

Senin, 10 Agustus 2020 15:36
Plt Bupati Bengkalis Masuk Bui, Tokoh Masyarakat Mandau Prihatin

Senin, 10 Agustus 2020 15:11
BNNP Riau Gagalkan Penyelundupan 20 Kilogram Sabu dan 10.000 Butir Ekstasi

Senin, 10 Agustus 2020 15:08
Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau

Senin, 10 Agustus 2020 14:37
Gondol 430 Meter, Komplotan Maling Pipa Minyak CPI Diringkus Polres Bengkalis

Senin, 10 Agustus 2020 14:02
Waspada COVID-19, Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Juli 2020 21:40
Permintaan Audiensi Ditolak Kejati Riau, Mahasiswa Meranti Ancam Akan Kerahkan Massa

Mahasiswa asal Meranti kecewa permintaan audiensi terkait dugaan pembakaran lahan Rustam ditolak Kejati Riau. Mahasiswa mengancam bakal kerahkan massa lebih besar.

Riauterkini-PEKANBARU - Gabungan mahasiswa asal Kabupaten Kepulauan Meranti, berencana akan mengerahkan massa lebih banyak. Setelah permintaan mereka ditolak pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, untuk beraudiensi terkait kasus pembakaran lahan dengan terdakwa Rustam.

Bermula, puluhan mahasiswa yang melakukan aksi demo didepan Gedung Kejati Riau, Senin (13/7/20) siang. Mereka minta pihak kejaksaan agar mau beraudiensi dengan mereka.

Aksi massa yang dikomandoi Abdul Rahim, selaku kordinator aksi itu ditolak. Dengan alasan, pihak massa mengirim surat permohonan terlebih dahulu.

Para mahasiswa yang diterima oleh Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Muspidauan SH. Tidak dapat mengabulkan permintaan pendemo tersebut

"Saya katakan, ini ada prosedurnya. Jangan dibalik-balik. Seakan-akan kami yang membenturkan, kalian yang dari tadi membentur-benturkan. Mau beraudiensi itu ada SOP-nya. Kalau mau, saya minta aspirasinya. Saya sampaikan ke dalam. Kalau tidak saya tinggal," kata Muspidauan dengan tegas.

Massa yang tidak terima, terus memaksa agar diizinkan audiensi di dalam gedung hingga mengeluarkan kata-kata ancaman.

" Bapak tidak mencerminkan masyarakat Riau," ujar Abdul Rahim.

"Jangan salahkan kami. Kalau kami ditolak hari ini, kami akan menggerakkan lebih banyak masyarakat adat Kepulaian Meranti," sambung Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Kecamatan Rangsang Barat, Meranti, Muhammad Awwan Maulana.

Kendati massa terus mendesak, Kasipenkum Kejati Riau pun meninggalkan aksi massa.

"Udahlah kalau banyak tingkah. Saya tinggal," kata Muspidauan meninggalkan tempat.

Dari keterangan Abd Rahim, Rustam membakar pekarangan seluas 10 x 15 meter karena akan mengadakan acara syukuran atas kelahiran anaknya.

"Demi Allah, saya sudah telepon sepupu Pak Rustam. Dan demi Allah, ia bilang lahan yang dibakar Pak Rustam cuma 10x15 meter. Tidak sampai satu hektar," ujar Abd Rahim.

Untuk diketahui, Rustam, pria di Meranti yang dituntut setahun penjara dan denda Rp800 juta. Dia terbukti membersihkan pekarangan rumahnya dengan cara membakar.*(har)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau
- Diduga Dipersulit Pengurusan Surat Tanah, Taman Pengajian di Rumbai Terkendala
- Bertambah 40, Dua Warga Luar Provinsi Riau Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- BPKAD Bengkalis Segera Lelang 56 Unit Mobnas
- Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau
- Waspada COVID-19, Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker
- Pemprov Usulkan Plt Bupati Bengkalis ke Kemendagri
- Waspada, Kasus Tanpa Gejala Meningkatkan
- Terlantar di Duri, TRC PPAI dan Srikandi Masuri Selamatkan Wanita Diduga ODGJ ke Rohul
- Paripurna HUT ke 63 Riau, 8 Orang Anggota DPRD tak Hadir
- Razia Hotel Melati, Dewan Dukung Kerja Satpol PP Pekanbaru
- Paripurna HUT ke-63 Riau, Gubri Ajak Perkuat Ketahanan Ekonomi
- Tambahan 50 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak Siak dan Pekanbaru
- Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lurah Talang Mandi Serahkan Alat Penyemprot dan Disinfektan
- Pemkab Inhil Serahkan 4500 Sertifikat Tanah
- Sempena HUT ke-63 Riau, AMSI Taja Webinar Merayu APBN
- Operasi Patuh 2020, Satlantas Bengkalis Tilang 194 Pelanggaran
- Bupati Kuansing Terima Penghargaan Dari BPS RI Atas Capaian SPO
- Tambah 15, Siak Masih Terbanyak Kasus Terkonfirmasi Covid-19
- Selain Pendakwah, UAS Juga Penyair


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com