Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 27 September 2020 16:40
Seorang Penambang Emas di Kuansing Tewas Tertimbun

Ahad, 27 September 2020 15:48
Kartu e-money BRK Bisa Untuk Tol dan Berbagai Transaksi

Ahad, 27 September 2020 13:47
Tenggelam Dua Hari Lalu, Jasad Remaja Ditemukan di Muara Sungai Dumai

Ahad, 27 September 2020 11:46
Diduga Konsleting Listrik, Rumah Permanen di Duri, Bengkalis Terbakar

Ahad, 27 September 2020 11:26
Ini Harapan Gubri ke Masrul Kasmy Saat Dikukuhkan sebagai Pjs Bupati Rohul

Ahad, 27 September 2020 10:41
DPRD Rohul Sepakati Rancangan APBD-P 2020 Rp 1,68 Triliun Menjadi Perda

Ahad, 27 September 2020 02:50
Niat Berenang, Seorang Bocah Tenggelam di Sungai Dumai

Sabtu, 26 September 2020 17:38
Usai Dilantik Jadi Pj Bupati Bengkalis, Ini Sederet Tugas Dihadapi Syahrial Abdi

Sabtu, 26 September 2020 17:16
Maazat, Ayah Syahrul Aidi Maazat Wafat Hari ini

Sabtu, 26 September 2020 17:14
Diguyur Hujan Deras, Duri Timur, Bengkalis Banjir



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Juli 2020 21:43
Dinilai Lamban Tangani Dugaan SPPD Fiktif, Mahasiswa Demo Polres Inhu

Mahasiswa yang tergabung dalam Forba datangi Mapolres Inhu. Massa meminta kejelasan tentang dugaan korupsi SPPD fiktif tahun 2016-2018 di DPRD.

Riauterkini-RENGAT-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Rakyat Bicara (Forba) Propinsi Riau menggelar aksi di depan Mapolres Indragiri Hulu (Inhu), aksi tersebut digelar untuk meminta kejelasan tentang dugaan korupsi SPPD fiktif tahun 2016-2018 di DPRD Inhu yang dinilai lamban dalam penangananya.

Setelah menggelar aksi di depan pintu masuk Polres Inhu, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Forba Propinsi Riau diterima langsung oleh AKBP.Efrizal Kapolres Inhu di ruang Adhi Pradana Polres Inhu, Senin (13/7/20) dengan didampingi Kasat Reskrim AKP.Febriandi dan Kasat Intel Polres Inhu AKP.Ari Surya.

Dalam dialog antara mahasiswa yang tergabung dalam Forba dengan Kapolres Inhu AKBP.Efrizal, koordinator Forba Rizky Andra Leksi dengan tegas menyatakan, dalam tujuh hari bila tidak ada kelanjutan dalam penanganan kasus ini. Pihaknya akan menyurati KPK untuk mengambil alih kasus ini.

"Bila dalam tujuh hari tidak juga ada kejelasan dalam penanganan kasus ini, maka kami akan menyurati KPK untuk mengambil alih kasus ini, selain itu Forba juga akan meminta Mabes Polri untuk turun mengusut dugaan kasus korupsi SPPD fiktif anggota DPRD Inhu periode 2014-2019 senilai Rp.45 miliar yang saat ini ditangani Polres Inhu," tegasnya.

Selain itu, mahasiswa yang tergabung dalam Forba juga menyampaikan pernyataan sikap yang isinya antara lain berbunyi, mendesak Polres Inhu mengusut tuntas tindak pidana korupsi senilai Rp.45 miliar terkait dugaan SPPD fiktif anggota DPRD Inhu periode 2014 - 2019.

"Forba juga mendesak kepada Polres Inhu menetapkan 39 orang anggota DPRD Inhu yang terlibat sebagai tersangka kasus korupsi SPPD fiktif dan mendesak Polres Inhu untuk juga memeriksa pejabat sekretariat dewan DPRD Inhu, atas dugaan kasus korupsi SPPD fiktif DPRD Inhu tahun 2016 - 2018," ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Inhu AKBP.Efrizal menanggapi tuntutan mahasiswa yang tergabung dalam Forba mengatakan, kasus ini bukan kasus biasa namun kasus korupsi yang tentunya makan waktu yang panjang ditambah dengan adanya pandemi Covid-19.

"Kasus ini masih penyelidikan, gelar perkara nantinya akan dilakukan di Polda untuk menetapkan naik tidaknya menjadi penyidikan. Dalam gelar perkara tersebut, penyidik Tipikor yang independen tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun akan menggelar perkara ini bersama Propam, Irwasda dan lainya. Saya saja tidak bisa ikut dalam gelar tersebut," ujarnya.

Ditambahkanya, dalam proses penyelidikan yang dilakukan Polres Inhu telah melakukan pemeriksaan terhadap seluruh anggota DPRD Inhu dan pejabat Sekwan DPRD Inhu yang diduga terlibat dalam dugaan SPPD fiktif tersebut.

"Untuk seluruh anggota DPRD Inhu tersebut telah kami klarifikasi termasuk sejumlah pejabat Sekwan Inhu, namun karena terhambat pandemi Covid-19 kami masih terkendala untuk menghadirkan saksi ahli. Dan terkait pengembalian, Polres Inhu tidak pernah menerima pengembalian apapun dari kasus tersebut," jelasnya. * (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kartu e-money BRK Bisa Untuk Tol dan Berbagai Transaksi
- Usai Dilantik Jadi Pj Bupati Bengkalis, Ini Sederet Tugas Dihadapi Syahrial Abdi
- Maazat, Ayah Syahrul Aidi Maazat Wafat Hari ini
- Dilantik Bupati, DPD Apkasindo Bengkalis Diharapkan Bersinergi Bersama Petani Sawit
- Gubri Resmi Lantik Pj dan Pjs Empat Daerah Penyelenggara Pilkada
- Buka Perdana, Gubri Pesan Lewat Tol Jangan Ngebut, Maksimal 80 Km
- Cegah Virus Corona, PKS PT. PCR Sebar Masker Gratis ke Sejumlah Tempat Ibadah di Mandau
- Gubri Minta Pj dan Pjs Dilantik Siang Ini Jaga Neteralitas
- Siang Ini Gubri Lantik Satu Pj dan Empat Pjs
- Diresmikan Jokowi, Tol Permai Baru Bisa Dilewati Besok dan Gratis
- Resmikan Secara Virtual, Jokowi Ingin Tol Permai Jadi Pengembangan Ekonomi Baru
- Jadi Narasumber Webinar Bappenas RI, Kadispora Paparkan Strategi Kewirausahaan Ditengah Pandemi Covid-19
- Jelang Peresmian, Lokasi Peresmian Tol Permai Gerimis
- Jelang Diresmikan Presiden, Gubri Harap Tol Permai Tingkatkan Sektor Usaha
- Kasdim 0314/Inhil Hadiri Gerakan Kegiatan Tanam Bersama Dinas PTPHP
- Satu Lagi Dokter di Riau Meninggal Karena Covid-19
- Ketua FKS Inhil Menginstruksikan Para Pengurus Mematangkan Program
- Gubri Pastikan Besok Jokowi Resmikan Tol Permai Secara Virtual
- 162 ASN Terapar Covid-19, Terbanyak di RSUD Arifin Achmad dan Inspektorat
- Ini Nomor Urut Paslon Pilkada Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com