Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 7 Agustus 2020 18:36
Jajakan Rokok Ilegal Sebanyak 76.780 Batang, ZD di Ringkus DJBC Riau

Jum’at, 7 Agustus 2020 16:25
Dewan Pekanbaru Minta Rumah Sakit Tidak Mendiiskriminasikan Pasien BPJS

Jum’at, 7 Agustus 2020 15:00
Jutaan Rupiah Disita, Polisi Ringkus Pengedar dan Kurir Sabu di Mandau

Jum’at, 7 Agustus 2020 14:26
Harga TBS Dibeli Mahal, Disbun Riau Anjurkan Petani Swadaya Gabung Petani Mitra

Jum’at, 7 Agustus 2020 14:22
Tengku Azmun dan Marwan Ibrahim Perkuat HT Hadapi Pilkada Pelalawan

Jum’at, 7 Agustus 2020 13:53
Operasi Patuh 2020, Satlantas Bengkalis Tilang 194 Pelanggaran

Jum’at, 7 Agustus 2020 11:23
Provokator Warga Kuansing Tolak Eksekusi Lahan Ditangkap Polisi

Jum’at, 7 Agustus 2020 11:16
Kadis PUPR Sebut Jalan Sekitaran Agus Salim Bakal Dioverlay

Jum’at, 7 Agustus 2020 10:11
Petakan Abrasi, Anggota DPR RI Fraksi PKS Tinjau Abrasi di Inhu dan Kuansing

Jum’at, 7 Agustus 2020 07:59
Poros Baru Pilkada Bengkalis 2020, Normansyah - Ridwan Yazid Maju untuk Menang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Juli 2020 21:56
FKPMR Taja Webinar WK Migas Rokan

Pasca terminasi PT CPI pada 2021, WK Migas Rokan akan dikelola Pertamina. FKPMR bahas langkah ke depan WK Migas Rokan dengan Webinar WK Migas Rokan.

Riauterkini-PEKANBARU- Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) bekerjasama dengan Publish What You Pay (PWYP) Indonesia menaja kegiatan Seminar Online (Webinar) dengan tajuk “Optimalisasi Potensi WK Migas Rokan Bagi Masyarakat Riau” pada Rabu (15/7/20) mulai jam 08.30 WIB.

Webinar ini menampilkan pembicara (narasumber) Menteri ESDM R.I, Gubernur Riau, Dirut PT. Pertamina Hulu Energi, SKK Migas dan PWYP, sedangkan Ketua Umum FKPMR sebagai Keynote Speaker.

Selain dilakukan secara online, Seminar yang akan dimoderatori Hj. Azlaini Agus, SH., MH (Wakil Ketua Umum FKPMR) ini juga dilaksanakan secara offline bertempat di Ruang Rapat Medium Gedung DPRD Provinsi Riau.

Menurut Azlaini, sebagaimana telah mafhum, Riau selama ini merupakan daerah penghasil Migas dan telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan pada perekonomian nasional (35% Migas nasional dipasok dari Riau). Pengelolaan dan manfaat keberadaan SDA khususnya Minyak dan Gas bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Riau adalah suatu keniscayaan, terutama adanya peningkatan layanan dan kualitas pendidikan, peningkatan layanan dan mutu kesehatan, perluasan peluang usaha dan kesempatan kerja.

Adapun Wilayah Wilayah Kerja Migas Rokan (WK Migas Rokan) atau yang selama ini disebut Rokan Block, merupakan penghasil minyak terbesar di Indonesia yang berada di Provinsi Riau yang selama ini dioperatori oleh Chevron Pasific Indonesia (sebelumnya Caltex Pacific Indonesia).

Pada awal 2019, produksi harian minyak mentah Blok Rokan mencapai sekitar 207.000 bph (barel per hari) atau setara dengan 26% produksi minyak nasional. WK Migas ini memiliki 96 lapangan, dimana tiga lapangan berpotensi menghasilkan minyak sangat baik, yakni Duri, Minas, dan Bekasap.

Tercatat, sejak beroperasi 1971 hingga 31 Desember 2017, total produksi di Blok Rokan mencapai 11,5 miliar barel. Saat ini Blok Rokan disebut memiliki cadangan minyak mencapai 500 juta hingga 1,5 miliar barel oil equivalent.

WK Migas Rokan yang pengelolaannya saat ini ditangani oleh PT. CPI (Chevron Pacific Indonesia) akan berakhir (terminasi) pada tahun 2021. Pemerintah telah menetapkan pengelola berikutnya kepada Pertamina sebagai BUMN yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi.

Dalam konteks tersebut, FKPMR menggagas seminar ini, guna mendapatkan gambaran mengenai skema pengelolaan Blok Rokan ke depan, serta mendiskusikan bagaimana upaya mengoptimalkan peran dan peluang pengelolaan Blok Rokan untuk peningkatan kemajuan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Riau saat ini, maupun di masa yang akan datang.

Selain itu, melalui seminar ini diharapkan dapat memberikan gambaran kesiapan pemerintah daerah untuk terlibat dalam pengelolaan maupun pemanfaatan DBH Migas secara komprehensif dan berkelanjutan.

"Riau patut memperjuangkan agar keberadaan WK Migas Rokan maupun WK Migas lain yang ada di daerah Riau dapat dioptimalkan bagi percepatan pembangunan sehingga kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Riau terwujud," katanya.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Operasi Patuh 2020, Satlantas Bengkalis Tilang 194 Pelanggaran
- Bupati Kuansing Terima Penghargaan Dari BPS RI Atas Capaian SPO
- Tambah 15, Siak Masih Terbanyak Kasus Terkonfirmasi Covid-19
- Selain Pendakwah, UAS Juga Penyair
- Didampingi Rektor UMRI, Ketum FERARI Resmi Buka PKPA & UPA di Pekanbaru
- PT Musimas Terus Mungkir Wukudkan KKPA dengan Warga Desa Pesaguan
- Portal Mereng di Jembatan Leighton Sudah Diperbaiki
- Tes Swab Massal Dua Hari Capai Target Kecuali Donor Darah
- Bengkalis Bakal Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19
- Bupati Kuansing Launching Peremajaan Sawit Rakyat
- Bertambah 29, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak dari Siak
- Antisipasi Covid-19 Danrem 031/WB Ingatkan Prajurit Kodim 0302 Inhu Tetap Berolahraga
- Didukung Perusahaan, Karhutla Riau Alami Penurunan Signifikan
- Tambah 71, Kasus Covid-19 di Riau Meledak Lagi
- Ops Patuh Lancang Kuning, Pengendara Tertib Dapat Hadiah Dari Satlantas Pelalawan
- Dorong Partisipasi Masyarakat, Bawaslu Bengkalis Rencanakan Jalin Kerja Sama Pengawasan
- Disdik Bengkalis Ingatkan Pengadaan Baju Seragam Tidak Dibenarkan di Sekolah
- Pekerjaan Oferlay Aspal Dinas PUPR Pekanbaru Diduga Terlalu Tipis
- Dihadiri Wagubri, ASN dan THL Ikuti Swab Massal
- Dari Ruang Isolasi Pasien Corona Ibnu Mas'ud Ajak Serius Ikuti Prokes


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com