Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 13 Agustus 2020 15:05
Nyewa Speedboat Polisi, Dua Pengedar Sabu di Pulau Rupat Ditangkap

Kamis, 13 Agustus 2020 12:56
Tolak RUU Cipta Kerja, KSBSI Demo di DPRD Riau

Kamis, 13 Agustus 2020 09:43
Sekwan Akui Sedang Proses Syahroni Tua untuk PAW Almarhum Dedet di DPRD Riau

Kamis, 13 Agustus 2020 08:27
PKB Doakan Kasmarni Jadi Bupati Perempuan Pertama di Riau

Kamis, 13 Agustus 2020 08:16
Bupati Kuansing Tinjau Pembangunan Masjid Nurhidayah Desa Pauh Angit

Rabu, 12 Agustus 2020 21:30
Tim Lapfor Pekanbaru Selidiki Penyebab Kebakaran HPBB Telkom

Rabu, 12 Agustus 2020 20:10
Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau

Rabu, 12 Agustus 2020 18:30
Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau

Rabu, 12 Agustus 2020 17:19
Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III

Rabu, 12 Agustus 2020 17:11
Dewan Minta Pemko Pekanbaru Garap PAD Pajak yang Belum Optimal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 13 Juli 2020 21:56
FKPMR Taja Webinar WK Migas Rokan

Pasca terminasi PT CPI pada 2021, WK Migas Rokan akan dikelola Pertamina. FKPMR bahas langkah ke depan WK Migas Rokan dengan Webinar WK Migas Rokan.

Riauterkini-PEKANBARU- Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) bekerjasama dengan Publish What You Pay (PWYP) Indonesia menaja kegiatan Seminar Online (Webinar) dengan tajuk “Optimalisasi Potensi WK Migas Rokan Bagi Masyarakat Riau” pada Rabu (15/7/20) mulai jam 08.30 WIB.

Webinar ini menampilkan pembicara (narasumber) Menteri ESDM R.I, Gubernur Riau, Dirut PT. Pertamina Hulu Energi, SKK Migas dan PWYP, sedangkan Ketua Umum FKPMR sebagai Keynote Speaker.

Selain dilakukan secara online, Seminar yang akan dimoderatori Hj. Azlaini Agus, SH., MH (Wakil Ketua Umum FKPMR) ini juga dilaksanakan secara offline bertempat di Ruang Rapat Medium Gedung DPRD Provinsi Riau.

Menurut Azlaini, sebagaimana telah mafhum, Riau selama ini merupakan daerah penghasil Migas dan telah memberikan kontribusi yang sangat signifikan pada perekonomian nasional (35% Migas nasional dipasok dari Riau). Pengelolaan dan manfaat keberadaan SDA khususnya Minyak dan Gas bagi kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Riau adalah suatu keniscayaan, terutama adanya peningkatan layanan dan kualitas pendidikan, peningkatan layanan dan mutu kesehatan, perluasan peluang usaha dan kesempatan kerja.

Adapun Wilayah Wilayah Kerja Migas Rokan (WK Migas Rokan) atau yang selama ini disebut Rokan Block, merupakan penghasil minyak terbesar di Indonesia yang berada di Provinsi Riau yang selama ini dioperatori oleh Chevron Pasific Indonesia (sebelumnya Caltex Pacific Indonesia).

Pada awal 2019, produksi harian minyak mentah Blok Rokan mencapai sekitar 207.000 bph (barel per hari) atau setara dengan 26% produksi minyak nasional. WK Migas ini memiliki 96 lapangan, dimana tiga lapangan berpotensi menghasilkan minyak sangat baik, yakni Duri, Minas, dan Bekasap.

Tercatat, sejak beroperasi 1971 hingga 31 Desember 2017, total produksi di Blok Rokan mencapai 11,5 miliar barel. Saat ini Blok Rokan disebut memiliki cadangan minyak mencapai 500 juta hingga 1,5 miliar barel oil equivalent.

WK Migas Rokan yang pengelolaannya saat ini ditangani oleh PT. CPI (Chevron Pacific Indonesia) akan berakhir (terminasi) pada tahun 2021. Pemerintah telah menetapkan pengelola berikutnya kepada Pertamina sebagai BUMN yang bergerak di bidang minyak dan gas bumi.

Dalam konteks tersebut, FKPMR menggagas seminar ini, guna mendapatkan gambaran mengenai skema pengelolaan Blok Rokan ke depan, serta mendiskusikan bagaimana upaya mengoptimalkan peran dan peluang pengelolaan Blok Rokan untuk peningkatan kemajuan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Riau saat ini, maupun di masa yang akan datang.

Selain itu, melalui seminar ini diharapkan dapat memberikan gambaran kesiapan pemerintah daerah untuk terlibat dalam pengelolaan maupun pemanfaatan DBH Migas secara komprehensif dan berkelanjutan.

"Riau patut memperjuangkan agar keberadaan WK Migas Rokan maupun WK Migas lain yang ada di daerah Riau dapat dioptimalkan bagi percepatan pembangunan sehingga kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Riau terwujud," katanya.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Tinjau Pembangunan Masjid Nurhidayah Desa Pauh Angit
- Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau
- Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III
- Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat
- BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran
- DP WA Politisi Gerindra Dihacker, Disulap Jadi Gambar Porno
- Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang
- Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial

- Polsek Pangkalan Lesung dan RPK SLS Berjibaku Lakukan Pendinginan Karlahut
- Hari Kemerdekaan RI, Lapas Bengkalis Usulkan Remisi 851 Warga Binaan
- Ketua TP PKK Riau Bagi-bagi Masker Gratis
- SMP Plus Taruna Persiapkan Sejumlah Kegiatan dan Lomba Isi Peringatan HUT ke-75 RI
- Buka Webinar AMSI, Gubri Sebut Kontribusi Besar Modal Rayu APBN
- Gaji 13 ASN Kuansing Hari Ini Dicairkan
- Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau
- Diduga Dipersulit Pengurusan Surat Tanah, Taman Pengajian di Rumbai Terkendala
- Bertambah 40, Dua Warga Luar Provinsi Riau Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- BPKAD Bengkalis Segera Lelang 56 Unit Mobnas
- Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com