Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 11 Agustus 2020 21:41
Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang

Selasa, 11 Agustus 2020 20:42
Jaringan Telkomsel Lumpuh, Warga Pekanbaru Antri Beli Kartu Seluler Baru

Selasa, 11 Agustus 2020 20:41
Jaringan Lumpuh Warga Inhu Keluhkan Layanan Telkomsel

Selasa, 11 Agustus 2020 20:41
Jaringan Lumpuh Warga Inhu Keluhkan Layanan Telkomsel

Selasa, 11 Agustus 2020 20:39
Jaringan Telkomsel Lumpuh, Warga Pekanbaru Antri Beli Kartu Seluler Baru

Selasa, 11 Agustus 2020 18:03
Kebakaran Gedung HPBB Pekanbaru Lumpuhkan Jaringan Telkomsel

Selasa, 11 Agustus 2020 17:24
Bupati Inhil Sambut Kunker Anggota DPD RI

Selasa, 11 Agustus 2020 17:22
Polda Riau Bekuk Komplotan Rampok Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 11 Agustus 2020 17:19
Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial


Selasa, 11 Agustus 2020 17:12
Polsek Pangkalan Lesung dan RPK SLS Berjibaku Lakukan Pendinginan Karlahut



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Juli 2020 14:47
Disdagperin Bengkalis Tegaskan Uang Rp50 Ribu Pasar Murah Tidak Dikembalikan ke Kas Daerah

Disdagperin menegaskan, bahwa uang tebusan Rp50 ribu dari masyarakat yang membeli pasar murah adalah untuk panjar membayar bahan pangan ke penyedia. Bukan dikembalikan ke kas daerah.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis menegaskan, bahwa pasar murah untuk masyarakat terdampak pandemi virus corona atau covid-19, harus menebus sebesar Rp50 ribu perpaket, digunakan untuk membayar bahan pangan dari penyedia.

Uang yang dibayarkan itu juga tidak dikembalikan ke kas daerah atau kemana-mana. Nominal seluruhnya dari harga bahan pokok, terdiri dari beras, gula pasir dan minyak goreng kemasan di pasar murah itu sebesar Rp170 ribu. Kemudian dibeli atau wajib ditebus oleh masyarakat penerima hanya sebesar Rp50 ribu.

Artinya, dari Rp170 ribu dikurangi Rp50 ribu, masih kekurangan sebanyak Rp120 ribu, nah kekurangannya itu dibayarkan oleh pemerintah melalui Disdagperin Bengkalis.

"Jadi uang Rp50 ribu untuk menebus itu, juga untuk membayarkan bahan pokok ke pihak penyedia, tidak kemana-mana dan tidak dikembalikan ke kas daerah. Ini pasar murah bukan bantuan sosial atau bansos," tegas Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, H. Indra Gunawan kepada sejumlah awak media, Kamis (30/7/20) siang.

Kemudian, terkait dengan pelaksanaan pasar murah untuk masyarakat terdampak pandemi covid-19 tersebut, hingga saat ini pelaksanaannya telah tuntas di tahap kedua.

"Tahap dua sudah selesai semua. Sedangkan untuk pelaksanaan pasar murah tahap tiga direncanakan dilakukan pada Agustus mendatang dan menunggu izin pimpinan serta penyelesaian pertanggungjawaban di tahap dua," imbuhnya.***(dik)

Foto : H. Indra Gunawan, Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang
- Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial

- Polsek Pangkalan Lesung dan RPK SLS Berjibaku Lakukan Pendinginan Karlahut
- Hari Kemerdekaan RI, Lapas Bengkalis Usulkan Remisi 851 Warga Binaan
- Ketua TP PKK Riau Bagi-bagi Masker Gratis
- SMP Plus Taruna Persiapkan Sejumlah Kegiatan dan Lomba Isi Peringatan HUT ke-75 RI
- Buka Webinar AMSI, Gubri Sebut Kontribusi Besar Modal Rayu APBN
- Gaji 13 ASN Kuansing Hari Ini Dicairkan
- Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau
- Diduga Dipersulit Pengurusan Surat Tanah, Taman Pengajian di Rumbai Terkendala
- Bertambah 40, Dua Warga Luar Provinsi Riau Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- BPKAD Bengkalis Segera Lelang 56 Unit Mobnas
- Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau
- Waspada COVID-19, Pemko Pekanbaru Gelar Razia Masker
- Pemprov Usulkan Plt Bupati Bengkalis ke Kemendagri
- Waspada, Kasus Tanpa Gejala Meningkatkan
- Terlantar di Duri, TRC PPAI dan Srikandi Masuri Selamatkan Wanita Diduga ODGJ ke Rohul
- Paripurna HUT ke 63 Riau, 8 Orang Anggota DPRD tak Hadir
- Razia Hotel Melati, Dewan Dukung Kerja Satpol PP Pekanbaru
- Paripurna HUT ke-63 Riau, Gubri Ajak Perkuat Ketahanan Ekonomi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com