Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 6 Agustus 2020 18:56
Covid 19, Transaksi Digital Meningkat

Kamis, 6 Agustus 2020 18:54
Juli 2020, Riau Alami Deflasi 0,24 Persen

Kamis, 6 Agustus 2020 18:29
Tambah 15, Siak Masih Terbanyak Kasus Terkonfirmasi Covid-19

Kamis, 6 Agustus 2020 17:33
JFX Cabut SPAB PT AMF

Kamis, 6 Agustus 2020 16:58
HMI Minta Kejati Riau Tuntaskan Kasus Korupsi di Pemkab Siak

Kamis, 6 Agustus 2020 16:55
Anggota DPD RI Berkunjung ke Bawaslu Kuansing

Kamis, 6 Agustus 2020 16:36
Polairud Bengkalis Musnahkan 30 Ton Gula Pasir Ilegal dari Malaysia

Kamis, 6 Agustus 2020 16:32
Polisi Selidiki Dugaan Keterlibatan PT Arara Abadi Dalam Karhutla

Kamis, 6 Agustus 2020 14:50
Selain Pendakwah, UAS Juga Penyair

Kamis, 6 Agustus 2020 14:31
Didampingi Rektor UMRI, Ketum FERARI Resmi Buka PKPA & UPA di Pekanbaru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 30 Juli 2020 14:47
Disdagperin Bengkalis Tegaskan Uang Rp50 Ribu Pasar Murah Tidak Dikembalikan ke Kas Daerah

Disdagperin menegaskan, bahwa uang tebusan Rp50 ribu dari masyarakat yang membeli pasar murah adalah untuk panjar membayar bahan pangan ke penyedia. Bukan dikembalikan ke kas daerah.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis menegaskan, bahwa pasar murah untuk masyarakat terdampak pandemi virus corona atau covid-19, harus menebus sebesar Rp50 ribu perpaket, digunakan untuk membayar bahan pangan dari penyedia.

Uang yang dibayarkan itu juga tidak dikembalikan ke kas daerah atau kemana-mana. Nominal seluruhnya dari harga bahan pokok, terdiri dari beras, gula pasir dan minyak goreng kemasan di pasar murah itu sebesar Rp170 ribu. Kemudian dibeli atau wajib ditebus oleh masyarakat penerima hanya sebesar Rp50 ribu.

Artinya, dari Rp170 ribu dikurangi Rp50 ribu, masih kekurangan sebanyak Rp120 ribu, nah kekurangannya itu dibayarkan oleh pemerintah melalui Disdagperin Bengkalis.

"Jadi uang Rp50 ribu untuk menebus itu, juga untuk membayarkan bahan pokok ke pihak penyedia, tidak kemana-mana dan tidak dikembalikan ke kas daerah. Ini pasar murah bukan bantuan sosial atau bansos," tegas Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis, H. Indra Gunawan kepada sejumlah awak media, Kamis (30/7/20) siang.

Kemudian, terkait dengan pelaksanaan pasar murah untuk masyarakat terdampak pandemi covid-19 tersebut, hingga saat ini pelaksanaannya telah tuntas di tahap kedua.

"Tahap dua sudah selesai semua. Sedangkan untuk pelaksanaan pasar murah tahap tiga direncanakan dilakukan pada Agustus mendatang dan menunggu izin pimpinan serta penyelesaian pertanggungjawaban di tahap dua," imbuhnya.***(dik)

Foto : H. Indra Gunawan, Kepala Disdagperin Kabupaten Bengkalis

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tambah 15, Siak Masih Terbanyak Kasus Terkonfirmasi Covid-19
- Selain Pendakwah, UAS Juga Penyair
- Didampingi Rektor UMRI, Ketum FERARI Resmi Buka PKPA & UPA di Pekanbaru
- PT Musimas Terus Mungkir Wukudkan KKPA dengan Warga Desa Pesaguan
- Portal Mereng di Jembatan Leighton Sudah Diperbaiki
- Tes Swab Massal Dua Hari Capai Target Kecuali Donor Darah
- Bengkalis Bakal Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19
- Bupati Kuansing Launching Peremajaan Sawit Rakyat
- Bertambah 29, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak dari Siak
- Antisipasi Covid-19 Danrem 031/WB Ingatkan Prajurit Kodim 0302 Inhu Tetap Berolahraga
- Didukung Perusahaan, Karhutla Riau Alami Penurunan Signifikan
- Tambah 71, Kasus Covid-19 di Riau Meledak Lagi
- Ops Patuh Lancang Kuning, Pengendara Tertib Dapat Hadiah Dari Satlantas Pelalawan
- Dorong Partisipasi Masyarakat, Bawaslu Bengkalis Rencanakan Jalin Kerja Sama Pengawasan
- Disdik Bengkalis Ingatkan Pengadaan Baju Seragam Tidak Dibenarkan di Sekolah
- Pekerjaan Oferlay Aspal Dinas PUPR Pekanbaru Diduga Terlalu Tipis
- Dihadiri Wagubri, ASN dan THL Ikuti Swab Massal
- Dari Ruang Isolasi Pasien Corona Ibnu Mas'ud Ajak Serius Ikuti Prokes
- BLT Covid - 19 Kabupaten Kuansing Segera Disalurkan 
- Hasil Tracking, 7 Warga Pelalawan Ketularan Corona dari MR


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com