Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Agustus 2020 17:22
Bupati Kuansing dan Forkopimda Silaturahmi Bersama Dandim 0302/Inhu

Sabtu, 15 Agustus 2020 16:34
Maju Pilkada Inhu, Wahyu-Supriati Sowan ke Tokoh Inhu

Sabtu, 15 Agustus 2020 15:25
Timsus Polres Bengkalis Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Bathin Solapan

Sabtu, 15 Agustus 2020 14:51
BNNP Riau Ringkus Pengedar Sabu 2 Kg Tujuan Bandar Lampung

Sabtu, 15 Agustus 2020 09:38
Sengketa Hutang, Kapolsek Pangkalan Lesung Mediasi PT SLS dengan KKPA Jasa Sepakat

Sabtu, 15 Agustus 2020 09:27
Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Terakhir Dirawat di Inhil Sembuh

Jum’at, 14 Agustus 2020 21:42
Penyaluran BLT Covid - 19 di Duri, Bengkalis, Nama Puluhan Warga Duri Timur Hilang

Jum’at, 14 Agustus 2020 20:11
Lima Sekawan Pelaku Penculikan dan Penyekapan di Pekanbaru Digulung Polisi

Jum’at, 14 Agustus 2020 19:23
Terdampak Covid-19, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pelaku UMKM

Jum’at, 14 Agustus 2020 18:30
Tambah 29, 18 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 dari Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 31 Juli 2020 18:06
PHK Buruh Masa Transisi Blok Rokan, DPK Apindo: Negara Wajib Hadir dan SKK Migas Harus Tanggung Jawab

Ketua DPK Apindo Bengkalis sebut permasalahan PHK buruh di masa transisi Blok Rokan dapat menjadi fenomena sosial baru. SKK Migas diminta untuk bertanggungjawab.

Riauterkini - DURI - Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai acuan untuk mengakhiri kontrak karyawan dengan perusahaan disebabkan suatu hal tertentu mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerja, buruh dan pengusaha. Dalam dua pekan terakhir, PHK terjadi di masa transisi Blok Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) ke PT Pertamina (Persero). Seribuan orang karyawan yang bekerja di Subkontraktor PT Chevron terkena PHK disebabkan berakhirnya perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) dengan perusahaan.

Mirisnya, perusahaan Subkontraktor PT CPI tempat buruh bekerja tak lagi dapat tender pekerjaan yang sama dan membuat buruh frustasi tak ada harapan untuk direkrut kembali bekerja.

Teranyar, PT Wahana Karsa Swandiri (WKS) mem PHK sebanyak 900 orang karyawannya. Sebelumnya, sebanyak 150 orang karyawan Subkontraktor lebih dulu senasib dengan karyawan PT Wahana.

Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bengkalis, Marnalom Hutahaen SH MH, saat ini mengikuti dan menempuh S3 Doktor Ilmu Hukum didampingi Sekjen DPK Apindo Bengkalis, Nano menilai PHK seribuan Subkontraktor PT Chevron bak bola liar.

Permasalahan itu dapat menjadi fenomena sosial baru di tengah wabah Pandemi Covid - 19. SKK Migas mesti bertanggung jawab atas terjadinya PHK karyawan di masa Transisi Blok Rokan.

Paling utama, negara mesti hadir, Steakholder, Bupati dan pihak terkait lainnya mesti mencari solusi untuk menyelamatkan nasib seribuan karyawan yang terkena PHK, agar produktif dan kembali bekerja.

Diungkapkan Putra kelahiran Duri, Bengkalis ini, PHK karyawan di masa Transisi Blok Rokan membuat angka pengangguran bertambah, hal ini menjadi beban di daerah.

"PT CPI dan Subkontraktor bisa mengurangi jam kerja karyawan dan Pemeritah bisa mempekerjakan eks karyawan, korban PHK lewat padat karya serta solusi lainnya agar mereka produktif. "PHK ini sama sekali tidak bagus, apalagi di tengah wabah pandemi Covid - 19 dan entah sampai kapan berakhir seperti sekarang ini,"ujarnya.

Dikatakan Masih Marnalom, Pengusaha lokal mesti berperan aktif memberikan kontribusi di masa Transisi Blok Rokan."Jadilah tuan di negeri sendiri, jangan jadi penonton. Daerah ini kaya dengan sumber daya alam, tapi kelaparan di lumbung padi."ucapnya.

Pengusaha dan buruh lokal, khususnya yang punya Kartu Identitas Penduduk (KTP) Kabupaten Bengkalis dan Riau umumnya mesti diberi kesempatan dan peluang untuk produktif.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing dan Forkopimda Silaturahmi Bersama Dandim 0302/Inhu
- Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Terakhir Dirawat di Inhil Sembuh
- Penyaluran BLT Covid - 19 di Duri, Bengkalis, Nama Puluhan Warga Duri Timur Hilang
- Terdampak Covid-19, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pelaku UMKM
- Tambah 29, 18 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 dari Kuansing
- Layani Masyarakat Satpas Polresta Pekanbaru Kenakan Kostum Pahlawan
- Program Kemitraan Pinky, Pertamina Bantu Bangkitkan UMKM Indonesia
- Bawaslu Bengkalis Ingatkan Netralitas Kades dan ASN di Pilkada 2020
- Lagi, DPRD Riau di Demo, Ratusan Buruh Tolak RUU Cipta Kerja dan Kenaikan BPJS
- Disidang Paripurna Bupati Kuansing Sampaikan Capaian WTP
- Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak
- Rencanakan Bom Bunuh Diri, 5 Teroris Diringkus di Kampar
- Bupati Kuansing Tinjau Pembangunan Masjid Nurhidayah Desa Pauh Angit
- Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau
- Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III
- Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat
- BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran
- DP WA Politisi Gerindra Dihacker, Disulap Jadi Gambar Porno
- Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com