Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 15 Agustus 2020 16:34
Maju Pilkada Inhu, Wahyu-Supriati Sowan ke Tokoh Inhu

Sabtu, 15 Agustus 2020 15:25
Timsus Polres Bengkalis Ringkus Tiga Pengedar Sabu di Bathin Solapan

Sabtu, 15 Agustus 2020 14:51
BNNP Riau Ringkus Pengedar Sabu 2 Kg Tujuan Bandar Lampung

Sabtu, 15 Agustus 2020 09:38
Sengketa Hutang, Kapolsek Pangkalan Lesung Mediasi PT SLS dengan KKPA Jasa Sepakat

Sabtu, 15 Agustus 2020 09:27
Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Terakhir Dirawat di Inhil Sembuh

Jum’at, 14 Agustus 2020 21:42
Penyaluran BLT Covid - 19 di Duri, Bengkalis, Nama Puluhan Warga Duri Timur Hilang

Jum’at, 14 Agustus 2020 20:11
Lima Sekawan Pelaku Penculikan dan Penyekapan di Pekanbaru Digulung Polisi

Jum’at, 14 Agustus 2020 19:23
Terdampak Covid-19, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pelaku UMKM

Jum’at, 14 Agustus 2020 18:30
Tambah 29, 18 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 dari Kuansing

Jum’at, 14 Agustus 2020 17:35
Alasan Minjam, Pria Setengah Abad di Bathin Solapan Malah Larikan Empat Sepeda Motor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 31 Juli 2020 20:10
Demi Anak-anak Dhuafa Penghafal Al Quran,
Pekanbaru Charity Kumpulkan Donasi Daging Kurban untuk Dijadikan Rendang


Peduli pada anak-anak dhuafa penghafal Al Quran di sudut-sudut Kota Pekanbaru dan tak kebagian daging kurban, Komunitas Pekanbaru Charity bergerak cepat mengumpulkan donasi untuk membuatkan mereka rendang.

Pekanbaru-Riauterkini-Komunitas Pekanbaru Charity tergerak untuk memasakkan rendang bagi anak-anak dhuafa penghafal Al Quran yang berada di pelosok-pelosok Pekanbaru dan tak kebagian daging kurban.

"Ide ini berawal saat ada pesan whatsapp yang masuk ke saya beberapa hari yang lalu dan menanyakan, adakah daging kurban untuk anak-anak dhuafa yang tak kebagian. Mereka tak kebagian karena memang mushala atau masjid tempat tinggal mereka tidak memotong hewan kurban tahun ini, atau alasan lainnya," kata Lexie Wahyuni, pimpinan Pekanbaru Charity, Jumat (31/07/2020).

Lexie beserta tim memikirkan solusi apa yang terbaik yang mungkin mereka lakukan untuk menolong. Lalu terpikirlah untuk mengumpulkan daging kurban yang mungkin berlebih di masjid-masjid untuk kemudian dimasakkan menjadi rendang.

"Kami lalu menghubungi masjid-masjid yang kami kenal dan menanyakan kemungkinan sebagian daging kurbannya dibagi ke kami juga untuk keperluan ini. Alhamdulillah, sejauh ini respon jamaah dan pengurus masjid cukup baik," terusnya.

Tak berhenti sampai di situ, Lexie juga memanfaatkan jejaring sosialnya untuk mengumpulkan donasi. Maka kemudian berdatanganlah bantuan dari para donatur yang tergerak hatinya. Ada yang menyatakan kesiapan menanggung seluruh biaya bumbu, ada juga yang memberikan jatah kupon kurbannya untuk diolah tim Pekanbaru Charity.

"Saya dapat tiga kupon nih, ambil semua deh bu," kata seorang pengusaha catering dengan ringan. Saat ditanya apakah dia tidak suka daging atau penganut paham vegetarian, ia berkata, "Saya sudah masak sekian kilo olahan daging buat langganan katering saya, jadi sekarang sudah eneg, hehehe.. biar buat mereka yang jarang bisa makan daging saja," katanya.

Gubri Ikut Sumbang 30 Kantong
Hal yang lebih menggembirakan lagi adalah, bantuan juga datang dari Gubernur Riau Syamsuar yang menyumbangkan 30 kantong daging. Hingga berita ini ditulis, sedikitnya tim Pekanbaru Charity mencatat sudah ada 72 kantong daging kurban yang akan diolah menjadi rendang, Ahad mendatang.

Dan seperti biasa, tim relawan ini juga didukung Tim Sedekah Jumat para driver ojek online.

"Kami siap antar jemput daging kurban dan rendang yang sudah jadinya," kata Igun, driver Grab yang mengetuai Komunitas Sedekah Jumat.

"Alhamdulillah, saya merasa sangat terharu. Semoga kerja kecil ini memberi makna yang besar bagi anak-anak kita para penghafal Al Quran ini. Dan semoga Allah ridho," tutup Lexie terharu.

Hingga saat ini donasi masih dibuka bagi siapa saja yang berminat untuk membantu sesama. Berapapun daging yang akan disumbangkan, akan sangat bermakna bagi mereka yang kekurangan. Silakan hubungi 081337752705 via whatsapp untuk keterangan lebih lanjut.*(yan)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Alhamdulillah, Pasien Covid-19 Terakhir Dirawat di Inhil Sembuh
- Penyaluran BLT Covid - 19 di Duri, Bengkalis, Nama Puluhan Warga Duri Timur Hilang
- Terdampak Covid-19, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Beri Stimulus Pelaku UMKM
- Tambah 29, 18 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 dari Kuansing
- Layani Masyarakat Satpas Polresta Pekanbaru Kenakan Kostum Pahlawan
- Program Kemitraan Pinky, Pertamina Bantu Bangkitkan UMKM Indonesia
- Bawaslu Bengkalis Ingatkan Netralitas Kades dan ASN di Pilkada 2020
- Lagi, DPRD Riau di Demo, Ratusan Buruh Tolak RUU Cipta Kerja dan Kenaikan BPJS
- Disidang Paripurna Bupati Kuansing Sampaikan Capaian WTP
- Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak
- Rencanakan Bom Bunuh Diri, 5 Teroris Diringkus di Kampar
- Bupati Kuansing Tinjau Pembangunan Masjid Nurhidayah Desa Pauh Angit
- Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau
- Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III
- Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat
- BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran
- DP WA Politisi Gerindra Dihacker, Disulap Jadi Gambar Porno
- Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang
- Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial



Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com