Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 1 Oktober 2020 13:16
Korupsi Jalan, Mantan Bupati Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara

Kamis, 1 Oktober 2020 13:11
Dampak Protes RT, RW dan LPM, Pelayanan Publik di Duri Timur Lesu

Kamis, 1 Oktober 2020 12:50
BNI Kukuhkan Team Covid Rangers Riau,Sumbar dan Kepri

Kamis, 1 Oktober 2020 11:08
Bahas Terorisme, FKPT Gelar Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2020 10:39
PJs Bupati Kuansing Dampingi Kakanwil Kemenag Letakkan Batu Pertama Asrama Terpadu

Kamis, 1 Oktober 2020 10:19
Video, Pandemi Corona Hadapi dengan 3M dan Pola Hidup Sehat

Kamis, 1 Oktober 2020 09:49
Dikunjungi KONI Pekanbaru, KONI Bengkalis Dukung Porkot dan Porkot Serentak di Riau

Kamis, 1 Oktober 2020 09:37
Kegiantan Bina Imtaq Polres Inhil Ikuti Protokol Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2020 08:57
Pemprov Riau Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 15 Desember

Kamis, 1 Oktober 2020 06:50
RT dan RW Duri Timur Kembalikan SK, Dewan Baru Tau Ada Pemotongan Insentif



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 10 Agustus 2020 15:08
Gubri Bahas Perkebunan dan Penyelesaian Konflik Lahan Bersama DPRD Riau

Gubri gelar pertemuan dengan Komisi II DPRD Riau. Pertemuan membahas soal perkebunan ilegal dan konflik lahan.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar bahas konplik lahan yang melibatkan masyarakat dan perusahaan. Salah satunya yang terjadi di Desa Siberakun Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singngi .

Pertemuan bersama anggota Komisi II DPRD Riau yang digelar di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah tersebut, juga membahas sejumlah konplik lahan warga dan perusahaan lainnya di Riau.

"Ada kita bahas. Jadi bukan hanya berkaitan masalah di Siberakun. Tapi juga berkaitan dengan Duta Palma Group, perusahaan Siberida dan perusahaan lainnya juga," kata Gubri, didampingi Sekretaris DPRD Riau, Muflihun, Senin (10/8/20).

Namun orang nomor satu di Riau ini tak merincikan apa pembahasan hasil pertemuan tersebut. Hanya saja Menurutnya, pembahasan konplik lahan yang terjadi dibeberapa daerah belum final. Tidak ada target pembahasan ditetapkan.

Pertemuan akan ditindaklanjuti pada pertemuan berikutnya di DPRD Riau. Pertemuan itu juga akan melibatkan pejabat lainnya yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) termasuk pihak Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau.

"Artinya hal ini belum final hari ini, mengikutsertakan instansi lain yang terkait dengan persoalan tersebut," lanjut Syamsuar.

Selain itu, mantan Bupati Siak ini juga mengakui pertemuan bersama Komisi II DPRD Riau yang dipimpin Robin Hutagalung itu juga membahas perkebunan ilegal di Riau. Namun seperti apa dan bagaimana hasilnya, juga tak dirincikan.

Diakui Gubri, soal perkebunan ilegal bagian juga diantara pembahasan yang digelar secara tertutup tersebut.

Pada kesempatan yang sama Ketua Komisi II DPRD Provinsi Riau, Robin P Hutagalung mengatakan Komisi II akan mendukung langkah Pemprov Riau menuntaskan persoalan konplik lahan dan perusahaan termasuk kebun ilegal.

Komisi II DPRD Riau akan memainkan peran dan fungsinya sebagai pengawasan. Bsgitu juga harapkan Gubri terkait ketahanan pangan untuk memanfaatkan lahan perkebunan baik yang berada di kawasan hutan ataupun diluar kawasan.

"Kami telah membahas rapat mengenai upaya ketahanan pangan, dimana Gubernur juga telah menyampaikan surat ke perusahaan untuk memanfaatkan lahan untuk di kelola guna menghadapi pandemi ini," ujarnya.

Politisi PDIP ini menyataka soal tindak lanjut penyelesaian perusahaan di luar kawasan, perusahaan operasi diluar HGU perlunya penertiban tim yang berwibawa agar tidak merugikan masyarakat sekitar.

Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kadis LHK) Provinsi Riau Makmun Murod, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli, dan Sekretaris Bappedalitbang Provinsi Riau Purnama Irwansyah.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dampak Protes RT, RW dan LPM, Pelayanan Publik di Duri Timur Lesu
- BNI Kukuhkan Team Covid Rangers Riau,Sumbar dan Kepri
- PJs Bupati Kuansing Dampingi Kakanwil Kemenag Letakkan Batu Pertama Asrama Terpadu
- Video, Pandemi Corona Hadapi dengan 3M dan Pola Hidup Sehat
- Kegiantan Bina Imtaq Polres Inhil Ikuti Protokol Kesehatan
- Pemprov Riau Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 15 Desember
- Bertambah 352, Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini Tersebar Seluruh Daerah di Riau
- Polres Inhil Beri Siraman Rohani dan Pembinaan Mental Tahanan
- Refleksi Hari Kesaktian Pancasila,
Indonesia Alami Deviasi, Distorsi dan Disorientasi

- Bupati Inhil Gelar Diskusi Permasalahan Kegiatan Ibadah Jemaat HKBP di Tembilahan
- Peduli Cicurug, Mapala Poltek Bengkalis Galang Dana
- Sempat Kabur, Pemilik Dompeng PETI Maut di Kuansing Berhasil Diringkus Polisi
- Rekor, Tambahan Kasus Covid-19 di Riau Terbanyak di Sumatera, Ketiga Nasional
- Ribuan UMKM di Bengkalis Ajukan Bantuan Terdampak Covid-19
- PT PCR Kembali Bagi Ratusan Masker ke Rumah Ibadah di Duri
- Diterima Gubri, PT RAPP Bantu 100 Ribu Masker Berbahan Rayon
- Kecewa Pemkab dan DPRD, RT, RW dan LPM di Duri Timur Serahkan SK ke Lurah 
- Pilkada Bengkalis, Bawaslu Bengkalis Bongkar Paksa Alat Peraga Sosialisasi Paslon
- Kasus Positif Covid - 19 di Kuansing Bertambah 2 Orang
- Pijar Melayu Sayangkan Wabup Halim yang Abaikan Keselamatan Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com