Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 1 Oktober 2020 14:35
Terbukti Cuci Uang Sabu,
Pengedar di Bengkalis Divonis Dua Tahun Penjara dan Harta Dirampas Negara


Kamis, 1 Oktober 2020 13:16
Korupsi Jalan, Mantan Bupati Bengkalis Dituntut 6 Tahun Penjara

Kamis, 1 Oktober 2020 13:11
Dampak Protes RT, RW dan LPM, Pelayanan Publik di Duri Timur Lesu

Kamis, 1 Oktober 2020 12:50
BNI Kukuhkan Team Covid Rangers Riau,Sumbar dan Kepri

Kamis, 1 Oktober 2020 11:08
Bahas Terorisme, FKPT Gelar Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2020 10:39
PJs Bupati Kuansing Dampingi Kakanwil Kemenag Letakkan Batu Pertama Asrama Terpadu

Kamis, 1 Oktober 2020 10:19
Video, Pandemi Corona Hadapi dengan 3M dan Pola Hidup Sehat

Kamis, 1 Oktober 2020 09:49
Dikunjungi KONI Pekanbaru, KONI Bengkalis Dukung Porkot dan Porkot Serentak di Riau

Kamis, 1 Oktober 2020 09:37
Kegiantan Bina Imtaq Polres Inhil Ikuti Protokol Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2020 08:57
Pemprov Riau Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 15 Desember



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 11 Agustus 2020 11:26
Buka Webinar AMSI, Gubri Sebut Kontribusi Besar Modal Rayu APBN

Beberapa sektor ekonomi di Riau berikan kontribusi besar untuk negara. Sudah seharusnya Riau dapatkan APBN lebih besar.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, besarnya kontribusi provinsi ini hingga bisa disebut menjadi salah satu daerah penopang perekonomian nasioanal dinilai menjadi modal merayu pusat, untuk mendapatkan APBN.

Perekonomian Riau yang menjadi penopang perekonomian nasional sekaligus sumber utama perekonomian masyarakat Riau adalah sektor primer berbasis sumber daya alam.

Disebutkan juga, dalam acara webinar, Merayu APBN untuk Infrastruktur Riau Lebih Baik, ditaja Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Riau, di ruang Riau Command Center di lantai dasar Menara Lancang Kuning itu, diharapkan akan mendapatkan hasil maksimal.

"Sektor tersebut antara lain, pertanian, perkebunan dan kehutanan, serta sektor pertambangan. Kontribusi Riau terhadap nasional pada sektor-sektor tersebut cukup signifikan," kata Syamsuar, Selasa (11/8/20).

Dirincikan, bahwa sektor perkebunan yang memang memberikan kontribusi besar masih pada komoditi kelapa sawit, kelapa, karet dan sagu. Sawit misalnya, hingga kini tercatat sekitar 2,8 juta hektar dengan jumlah produksi 9,2 juta ton lebih.

"Kami berani mengklami bahwa sumbangan produksi dari Riau terbesar se-Indonesia, dan kontribusi Riau terhadap ekspor CPO secara nasional sebesar 40 persen," ungkap Gubri.

Dengan begitu, modal tambahan bersumber dari APBN itu, dapat membangun beberapa kegiatan prioritas. Sebut saja diantaranya masalah infrastruktur yang tersebar di kabupaten kota di Riau, yang saat ini banyak rusak.

Ada pun sektor primer lainnya yang perlu menjadi perhatian, adalah kelapa. Menurut mantan Bupati Siak ini, Riau saat ini memiliki luas perkebunan kelapa sekitar 422 ribu hektare dengan total produksi mencapai 391 ribu ton. Angka ini juga diklami terbesar se-Indonesia, atau 13,85 ton, total produksi kelapa di tanah air yakni 2,83 juta ton per tahun.

Lalu Riau juga memiliki perkebunan karet yang cukup luas. Dengan luasan sebesar 486 ribu hektare, dengan produksi 331 ribu Ton (9,6%), terbesar kelima se-Indonesia setelah Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Jambi.

"Jika dilihat dari 3 komoditi di sektor perkebunan ini saja, sumbangsih Riau terhadap nasional sudah cukup memadai. Kebab itu tak ada salahkan kalau Riau 'merayu' APBN, dalam hal untuk mendukung infrastruktur lebih baik kedepannya," paparnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dampak Protes RT, RW dan LPM, Pelayanan Publik di Duri Timur Lesu
- BNI Kukuhkan Team Covid Rangers Riau,Sumbar dan Kepri
- PJs Bupati Kuansing Dampingi Kakanwil Kemenag Letakkan Batu Pertama Asrama Terpadu
- Video, Pandemi Corona Hadapi dengan 3M dan Pola Hidup Sehat
- Kegiantan Bina Imtaq Polres Inhil Ikuti Protokol Kesehatan
- Pemprov Riau Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 15 Desember
- Bertambah 352, Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini Tersebar Seluruh Daerah di Riau
- Polres Inhil Beri Siraman Rohani dan Pembinaan Mental Tahanan
- Refleksi Hari Kesaktian Pancasila,
Indonesia Alami Deviasi, Distorsi dan Disorientasi

- Bupati Inhil Gelar Diskusi Permasalahan Kegiatan Ibadah Jemaat HKBP di Tembilahan
- Peduli Cicurug, Mapala Poltek Bengkalis Galang Dana
- Sempat Kabur, Pemilik Dompeng PETI Maut di Kuansing Berhasil Diringkus Polisi
- Rekor, Tambahan Kasus Covid-19 di Riau Terbanyak di Sumatera, Ketiga Nasional
- Ribuan UMKM di Bengkalis Ajukan Bantuan Terdampak Covid-19
- PT PCR Kembali Bagi Ratusan Masker ke Rumah Ibadah di Duri
- Diterima Gubri, PT RAPP Bantu 100 Ribu Masker Berbahan Rayon
- Kecewa Pemkab dan DPRD, RT, RW dan LPM di Duri Timur Serahkan SK ke Lurah 
- Pilkada Bengkalis, Bawaslu Bengkalis Bongkar Paksa Alat Peraga Sosialisasi Paslon
- Kasus Positif Covid - 19 di Kuansing Bertambah 2 Orang
- Pijar Melayu Sayangkan Wabup Halim yang Abaikan Keselamatan Publik


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com