Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 24 September 2020 15:44
Tewas di Hotel di Pekanbaru, Wanita Asal Pelalawan Dibunuh karena Menolak Digauli

Kamis, 24 September 2020 15:40
BNNP Riau Musnahkan 11,8 Kilogram Sabu dan 498 Butir Ekstasi

Kamis, 24 September 2020 15:19
Berikut Nomor Urut Tiga Paslon Pilbup dan Wabup Rohul 2020

Kamis, 24 September 2020 15:12
Serbu BRI Bathin Solapan Jelang Tengah Hari, 4 Rampok Larikan Ratusan Juta Rupiah

Kamis, 24 September 2020 14:00
Gubri Pastikan Besok Jokowi Resmikan Tol Permai Secara Virtual

Kamis, 24 September 2020 13:56
M Harris Mundur, Ketua Tim Pemenangan Adi Sukemi-M.Rais Dijabat H Zakri

Kamis, 24 September 2020 13:52
KPU Tetapkan Nomor Urut Lima Pasangan Peaerta Pilkada Inhu

Kamis, 24 September 2020 13:38
Satgas Gaklin Prokes Covid 19 Inhil Bersama Yayasan Vioni Bersaudara Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Kamis, 24 September 2020 12:55
Lebih Gagah, Stylish dan Modern, Agung Toyota Perkenalkan New Hilux

Kamis, 24 September 2020 12:50
Lewat Webinar, Petani Binaan Asian Agri Berbagi Kisah Sukses



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 11 Agustus 2020 11:26
Buka Webinar AMSI, Gubri Sebut Kontribusi Besar Modal Rayu APBN

Beberapa sektor ekonomi di Riau berikan kontribusi besar untuk negara. Sudah seharusnya Riau dapatkan APBN lebih besar.

Riauterkini - PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan, besarnya kontribusi provinsi ini hingga bisa disebut menjadi salah satu daerah penopang perekonomian nasioanal dinilai menjadi modal merayu pusat, untuk mendapatkan APBN.

Perekonomian Riau yang menjadi penopang perekonomian nasional sekaligus sumber utama perekonomian masyarakat Riau adalah sektor primer berbasis sumber daya alam.

Disebutkan juga, dalam acara webinar, Merayu APBN untuk Infrastruktur Riau Lebih Baik, ditaja Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Riau, di ruang Riau Command Center di lantai dasar Menara Lancang Kuning itu, diharapkan akan mendapatkan hasil maksimal.

"Sektor tersebut antara lain, pertanian, perkebunan dan kehutanan, serta sektor pertambangan. Kontribusi Riau terhadap nasional pada sektor-sektor tersebut cukup signifikan," kata Syamsuar, Selasa (11/8/20).

Dirincikan, bahwa sektor perkebunan yang memang memberikan kontribusi besar masih pada komoditi kelapa sawit, kelapa, karet dan sagu. Sawit misalnya, hingga kini tercatat sekitar 2,8 juta hektar dengan jumlah produksi 9,2 juta ton lebih.

"Kami berani mengklami bahwa sumbangan produksi dari Riau terbesar se-Indonesia, dan kontribusi Riau terhadap ekspor CPO secara nasional sebesar 40 persen," ungkap Gubri.

Dengan begitu, modal tambahan bersumber dari APBN itu, dapat membangun beberapa kegiatan prioritas. Sebut saja diantaranya masalah infrastruktur yang tersebar di kabupaten kota di Riau, yang saat ini banyak rusak.

Ada pun sektor primer lainnya yang perlu menjadi perhatian, adalah kelapa. Menurut mantan Bupati Siak ini, Riau saat ini memiliki luas perkebunan kelapa sekitar 422 ribu hektare dengan total produksi mencapai 391 ribu ton. Angka ini juga diklami terbesar se-Indonesia, atau 13,85 ton, total produksi kelapa di tanah air yakni 2,83 juta ton per tahun.

Lalu Riau juga memiliki perkebunan karet yang cukup luas. Dengan luasan sebesar 486 ribu hektare, dengan produksi 331 ribu Ton (9,6%), terbesar kelima se-Indonesia setelah Provinsi Sumatera Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Kalimantan Barat dan Provinsi Jambi.

"Jika dilihat dari 3 komoditi di sektor perkebunan ini saja, sumbangsih Riau terhadap nasional sudah cukup memadai. Kebab itu tak ada salahkan kalau Riau 'merayu' APBN, dalam hal untuk mendukung infrastruktur lebih baik kedepannya," paparnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Pastikan Besok Jokowi Resmikan Tol Permai Secara Virtual
- 162 ASN Terapar Covid-19, Terbanyak di RSUD Arifin Achmad dan Inspektorat
- Ini Nomor Urut Paslon Pilkada Bengkalis
- Pencabutan Nomor Urut Paslon, KPU Lakukan Pembatasan Awak Media
- Tim Yustisi Covid-19 Rohul Tegur dan Sanksi Ratusan Warga tak Pakai Masker
- Kasus Covid di Riau Terbanyak Kedua di Sumatera Setelah Sumbar
- Pilkada Bengkalis, KPU Bengkalis Tetapkan Empat Paslon
- Satgas Pemburu Teking Covid 19 Inhil Gelar Operasi di Tiap Ruas Jalan dan Pasar Tradisional
- Bupati Kuansing Resmikan dan Serahkan 45 Unit Rumah BSPS
- Wacana Duri Timur Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid - 19 di Bengkalis Disambut Aksi Protes
- Satgas Turun ke Jalan Cek Warga Bengkalis Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
- 5.701 Kasus, Lemahnya Kesadaran Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Cobid Meningkat
- Ratusan Pekerja PT Padasa Enam Utama Dirikan Tenda di Disnakertran Riau
- Disdukcapil Pelalawan Tutup, 4 Pegawai Terpapar Covid-19
- Cegah Covid-19 Meluas, BPBD Rohul Kembali Bagikan Ribuan Masker Gratis
- Jalan Penghubung Tiga Desa di Siakkecil, Bengkalis Belumpow
- Semua Ornamen Melayu Fly Over Dicopot, Diganti Dengan Cat
- Dewan Desak Pemkab Rohul Jatuhi Sanksi Tegas Perusahaan yang tidak Salurkan TJSP
- Diduga Langgar Netralitas, Bawaslu Bengkalis Periksa Dua Oknum ASN
- Satgas Covid 19 Inhil Gelar Apel Pasukan Penyemprotan Massal dan Pemburu Teking


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com