Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 1 Oktober 2020 06:50
RT dan RW Duri Timur Kembalikan SK, Dewan Baru Tau Ada Pemotongan Insentif

Kamis, 1 Oktober 2020 06:40
Dua Kasi Berganti, Kajari Pekanbaru Minta Tingkatkan WBBM

Rabu, 30 September 2020 20:43
Bertambah 352, Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini Tersebar Seluruh Daerah di Riau

Rabu, 30 September 2020 20:25
Polres Inhil Beri Siraman Rohani dan Pembinaan Mental Tahanan

Rabu, 30 September 2020 20:21
Refleksi Hari Kesaktian Pancasila,
Indonesia Alami Deviasi, Distorsi dan Disorientasi


Rabu, 30 September 2020 20:19
Bupati Inhil Gelar Diskusi Permasalahan Kegiatan Ibadah Jemaat HKBP di Tembilahan

Rabu, 30 September 2020 20:07
Peduli Cicurug, Mapala Poltek Bengkalis Galang Dana

Rabu, 30 September 2020 18:44
Sempat Kabur, Pemilik Dompeng PETI Maut di Kuansing Berhasil Diringkus Polisi

Rabu, 30 September 2020 18:40
Kodim 0314/Inhil dan Polres Inhil Goro Massal Bersihkan Parit

Rabu, 30 September 2020 16:34
Kampanye Dialogis di Pinggir, ESA Prioritaskan Komoditas Singkong



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 16 September 2020 20:20
Tiga Hari, Operasi Yustisi Inhu Jaring 604 Warga Tak Bermasker

Kesadaran masyarakat Inhu untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19 dinilai masih kurang. Tiga hari perasi yustisi terjaring 604 tidak menggunakan masker.

Riauterkini-RENGAT-Tiga hari digelarnya Operasi Yustisi Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), sebanyak 604 orang warga di Inhu terjaring tidak menggunakan masker.

Dijaringnya 604 orang warga Inhu akibat tidak menggunakan masker sejak digelarnya Operasi Yustisi yang melibatkan Satpol PP, Polres Inhu, Kodim 0302 Inhu dan instansi terkait lainya pada Senin 14 September 2020, hingga hari ini Rabu 16 September 2020 sesuai Peraturan Bupati Inhu nomor 63 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19. Disampaikan Aldiar Susenra Kabag Ops Satpol PP Pemkab Inhu kepada riauterkinicom, Rabu (16/9/20) di Pematang Reba.

"Tiga hari sejak digelarnya Operasi Yustisi Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Covid-19 di Inhu, sebanyak 604 orang warga tidak menggunakan masker berhasil di jaring. 604 orang warga yang terjaring ini berasal dari kecamatan-kecamatan di Inhu tempat digelarnya Operasi Yustisi yang dinulai sejak Senin 14 September 2020 lalu," ujarnya.

Diungkapkan Aldiar Susenra Kabag Ops Satpol PP Inhu, total 604 orang warga yang terjaring dalam Operasi Yustisi akibat tidak menggunakan masker tersebut terdiri dari operasi pada Senin sebanyak 258 orang dan Selasa 168 orang, serta Rabu sebanyak 178 orang.

"Pada hari Senin 14 September 2020, dari total 258 orang warga yang terjaring akibat tidak mengunakan masker, angka tertinggi berasal dari operasi yang digelar di Kecamatan Batang Cenaku dimana sebanyak 56 orang terjaring, disusl 50 orang dari operasi di Kecamatan Peranap. Sementara angka terkecil berasal dari Kecamatan Lirik dan Rakit Kulim yang hanya berhasil menjaring 8 orang warga yang tidak menggunakan masker," ungkapnya.

Sementara untuk hari Rabu 16 Sepetember 2020, dari 178 orang warga yang terjaring, sebanyak 54 orang warga yang tidak menggunakan masker berhasil dijaring dalam operasi Yustisi yang digelar di Kecamatan Peranap, disusul Kecamatan Seberida sebanyak 33 orang warga dan di Kecamatan Rengat hanya 10 orang warga begitu juga di Kecamatan Rengat Barat hanya 10 orang warga yang tidak menggunakan masker yang berhasil terjaring dalam operasi Yustisi dan untuk kecamatan lainya angkanya jauh lebih menurun.

"Terhadap warga yang terjaring dalam operasi Yustisi akibat tidak menggunakan masker ini, sesuai Peraturan Bupati Inhu nomor 63 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 kami berikan sanksi teguran dan kerja sosial. Sementara untuk sanksi denda administrasi belum kami terapkan," jelasnya. * (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bertambah 352, Sebaran Kasus Covid-19 Hari Ini Tersebar Seluruh Daerah di Riau
- Polres Inhil Beri Siraman Rohani dan Pembinaan Mental Tahanan
- Refleksi Hari Kesaktian Pancasila,
Indonesia Alami Deviasi, Distorsi dan Disorientasi

- Bupati Inhil Gelar Diskusi Permasalahan Kegiatan Ibadah Jemaat HKBP di Tembilahan
- Peduli Cicurug, Mapala Poltek Bengkalis Galang Dana
- Sempat Kabur, Pemilik Dompeng PETI Maut di Kuansing Berhasil Diringkus Polisi
- Rekor, Tambahan Kasus Covid-19 di Riau Terbanyak di Sumatera, Ketiga Nasional
- Ribuan UMKM di Bengkalis Ajukan Bantuan Terdampak Covid-19
- PT PCR Kembali Bagi Ratusan Masker ke Rumah Ibadah di Duri
- Diterima Gubri, PT RAPP Bantu 100 Ribu Masker Berbahan Rayon
- Kecewa Pemkab dan DPRD, RT, RW dan LPM di Duri Timur Serahkan SK ke Lurah 
- Pilkada Bengkalis, Bawaslu Bengkalis Bongkar Paksa Alat Peraga Sosialisasi Paslon
- Kasus Positif Covid - 19 di Kuansing Bertambah 2 Orang
- Pijar Melayu Sayangkan Wabup Halim yang Abaikan Keselamatan Publik
- Pandemi Covid, Ujian SKB CPNS Pemprov Riau Tetap Digelar
- Bertambah 236, Pekanbaru Masih Terbanyak Kasus Covid-19
- Ditaja Forum Dosen, Gubri dan Sandia Uno akan Jadi Pembicara Acara Seminar Nasional
- BNNP Riau Bongkar Sindikat Narkoba Nasional Dikendalikan dari Lapas Pekanbaru
- Bupati Kuansing, Bantu Uang Pembinaan untuk Atlet dan Pelatih Cabor
- Sah, Perubahan APBD Bengkalis 2020 Rp3,159 Triliun


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com