Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 31 Oktober 2020 12:50
Lewat Bank Sampah dan Ketahanan Pangan,
SKK Migas – PT CPI Berdayakan Ekonomi Empat Desa di Bengkalis


Sabtu, 31 Oktober 2020 06:54
Kampanye untuk AMAN, Syamsurizal Janji Boyong APBN untuk Bengkalis

Jum’at, 30 Oktober 2020 20:21
Polsek Tembilahan Ringkus Pelaku Narkoba

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:21
Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:12
Dugaan Politik Uang Pupuk, Bawaslu Bengkalis Lanjutkan ke Penyelidikan

Jum’at, 30 Oktober 2020 19:00
Sempena Sumpah Pemuda dan HUT Partai, NasDem Milenial Riau Bagikan MasKer dan Nasi

Jum’at, 30 Oktober 2020 18:57
1 Pasien Positif, 7 Pasien Dinyatakan Sembuh

Jum’at, 30 Oktober 2020 18:05
16 Orang Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 30 Oktober 2020 18:00
263 CPNS Pemprov Riau Dinyatakan Lulus SKD-SKB

Jum’at, 30 Oktober 2020 17:48
Sektor Perkebunan, Perikanan Hingga Pariwisata Berpeluang Dikembangkan Investor



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 September 2020 15:05
Kedatangan Rumah Sakit Terapung docterSHARE ke Pekanbaru Salah Alamat

Rumah sakit terapung docterSHARE yang sedang berlabuh di Sungai Siak Pekanbaru tuai pro kontra. Sejatinya diperuntukan untuk kepulauan terpencil dan daerah tak punya rumah sakit.

Riauterkini - PEKANBARU - Kedatangan rumah sakit terapung doctorSHARE ke Pekanbaru masih pro kontra. Selain 'datang tak diundang', koordinasi juga tidak disampaikan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau.

Tidak hanya itu, dari sudut klasifikasi, kehadiran rumah sakit terapung doctorSHARE itu, dinilai 'salah alamat'. Pasalnya, jika mengacu pada Permenkes nomor 3 tahun 2020, kehadiran rumah sakit terapung diperuntukan untuk daerah kepulauan terpencil, perbatasan serta daerah yang tak memiliki rumah sakit.

"Ini berdasarkan peraturan Kemenkes. Kita di Pekanbaru saja ada 22 rumah sakit dengan berbagai tingkatan. Jadi tinggal kita saja lagi yang mencernanya," kata Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir, usai pertemuan dengan Pemko Pekanbaru di ruang kenanga Kantor Gubernur Riau, membahas terkait kedatangan kapal terapung di Sungai Siak, Senin (21/9/20).

Untuk perizinannya sendiri, Kadiskes Riau menegaskan dari sudut klasifikasinya memang secara spesifik rumah sakit terapung itu tidak diatur. Tapi kalau disinkronkan dengan rumah sakit statis dibawah 50 kamar, itu adalah tipe D.

"Dan itu izinnya ada di Kota Pekanbaru. Cuma masalahkan, tidak ada koordinasi. Belum lagi dilihat peruntukannya, kita di Riau khususnya di Pekanbaru banyak rumah sakit," papar Mimi.

Hal lain yang juga menjadi persoalan tenaga kesehatan (nakes) atau pun dokter yang dilibatkan dalam kegiatan di rumah sakit terapung tersebut belum diverifikasi.

Mestinya, sebelum rumah sakit terapung docterSHARE berlabuh ke Sungai Siak, semua berkaitan administrasi diselesaikan terlebih dahulu. Mestinya dokumentasi selesai dulu, baru kapalnya datang. Dengan begitu, jelas hitam diatas putihnya.

"Tidak itu saja, personil, harus diverifikasi dulu. Karena kita tidak tahu sdmnya. Kan harus diverifikasi dulu dokumennya, dan izinya. Kalau sekarangkan belum," ungkap Mimi.

Pada kesempatan Mimi juga menyampaikan kehadiran rumah sakit terapung docterSHARE itu juga seoalah membawa image ketidakmampuan Riau dalam memberikan pelayanan kesehatan.

Hadir pada pertemuan yang dipimpin Asisten I Setdaprov Riau Jendri Salmon Ginting, Pelaksana Tugas (Plt) Sekdako Pekanbaru M Jamil, Pelaksan Harian (Plh) Kadiskes Kota Pekanbaru Zaini Rizaldy serta berbagai instansi terkait lainnya.

Sebelumnya, beredar video di media sosial, sebuah kapal bersandar di sekitaran Jemabatan Sungai Siak IV. Kapal disebut-sebut sebagai kapal rumah sakit terapung. Dari video yang beredar tersebut, di lambung kapal terlihat logo palang merah berukuran besar. Selain itu, terdapat juga tulisan doctorSHARE.

Berdasarkan penulusuran di laman wikipedia, doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) yang tertulis di lambung kapal merupakan organisasi kemanusiaan nirlaba yang memfokuskan diri pada pelayanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan. Aktif sejak tahun 2003, organisasi doctorSHARE secara resmi berdiri pada 19 November 2009.

doctorSHARE menyediakan akses bantuan medis secara holistik, independen, dan imparsial untuk orang-orang yang membutuhkan. Yakni, mereka yang dianggap miskin dan tidak mampu, dan yang tidak mempunyai kartu miskin karena masalah administrasi kependudukan

Disebutkan doctorSHARE didukung oleh ahli bedah, dokter, perawat, dan profesional seperti jurnalis, administrator, fotografer, desainer, ahli teknologi informasi, wiraswasta, pekerja sosial profesional, dan sejumlah donatur individual.

Kemudian keterangan lainnya, berdiri 2009 silam. Kantor Pusat di Mega Glodok Kemayoran, Blok B, No.10, Jl. Angkasa Kav. B-6 Kemayoran Jakarta Pusat 10160 DKI Jakarta, Indonesia.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 263 CPNS Pemprov Riau Dinyatakan Lulus SKD-SKB
- Sektor Perkebunan, Perikanan Hingga Pariwisata Berpeluang Dikembangkan Investor
- Berita dan Video,
TNI Bantu Korban Puting-beliung di Ujungtanjung, Rohil

- Dandim, Kapolres Inhil dan Pembina YVB Bantu Bahan Material pada Korban Kebakaran Parit 10
- Kapolda Riau bersama Forkopimda Provinsi, Tinjau Posko Terpadu Chek Point Perbatasan Riau-Sumbar
- Hj. Zulaikhah Wardan Buka Kegiatan Revitalisasi Perangkat Muslimat NU
- Tinjau Jalan Amblas, Gubri Minta Perbaikan Cepat Dilakukan
- Pengawasan Perairan NKRI, BC Bengkalis dan Satpolair Patroli Gabungan
- Jalan Lintas Riau-Sumbar Amblas, Kendaraan Bermuatan Berat Dialihkan ke Kiliranjou
- Dandim, Kapolres, PC-PM dan KTBS Inhil Gelar Khitan Massal di Masjid Baiturrahman
- 2 November Tarif Tol Permai Mulai Diberlakukan, Ini Rinciannya
- Sopir Truck Penyenggol Motor Lalu Menabrak Fasilitas Tol Permai Sudah Diamankan Kepolisian
- RIVE IMK Juarai Turnamen PUBG Pengcab Esports Indonesia Kuansing
- Luasan Lahan Terbakar Menurun, Status Siaga Karhutla Resmi Dicabut Terhitung Akhir Oktober
- Bawaslu Bengkalis Tegur Tim Kampanye Pilkada Langgar Prokes Covid-19
- Zaki Dilantik Sebagai Ketua BWI Rohul 2020-2023, Berikut Program Awalnya
- Di Kuantan Hulu, PJs Bupati Kuansing Bagikan KTP Sekaligus Tinjau Puskesmas dan Objek Wisata
- Ini Penjelasan Terkait Beredar Video Begal di Tol Permai
- Program KIP, Andi Rachman: 104 Mahasiswa Universitas Tuanku Tambusai Dapat Beasiswa
- Termasuk Prokes, Satlantas Polres Bengkalis Mulai Razia Zebra


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com