Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 6 Mei 2021 11:09
Termasuk Pekanbaru, Bank Sampoerna Bagikan Paket Berbuka di 17 Kota

Kamis, 6 Mei 2021 11:05
Tebar Ratusan Paket Lebaran, PT MASS Peduli Dhuafa di Pinggir

Kamis, 6 Mei 2021 11:05
Tebar Ratusan Paket Lebaran, PT MASS Peduli Dhuafa di Pinggir

Kamis, 6 Mei 2021 08:51
Sambut Inpres Jamsostek, Menko Perekonomian Dorong Perlindungan Penerima KUR Kecil

Kamis, 6 Mei 2021 08:47
Ekonomi Masyarakat Kuansing Terimbas Macetnya Proyek Pemkab

Rabu, 5 Mei 2021 22:23
Tekan Angka Laka dengan Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 5 Mei 2021 20:04
Dukung Satgas RAFI 2021, PGN Pastikan Keamanan Infrastruktur dan Layanan Gas Bumi

Rabu, 5 Mei 2021 20:03
ASN Pemprov Diberi Waktu Memarkirkan Kendaraan Dinasnya Hingga Pukul 21.00

Rabu, 5 Mei 2021 20:01
Resmi, Budi Santoso Jabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Inhu

Rabu, 5 Mei 2021 19:32
Bupati Bengkalis dan Kapolres Tanam Cabai Merah



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 22 September 2020 19:23
5.701 Kasus, Lemahnya Kesadaran Protokol Kesehatan Sebabkan Kasus Cobid Meningkat

Kasus covid di Riau terus meningkat. Kadiskes sebut diantaranya disebabkan belum maksimalnya menjalankan protokol kesehatan.

Riauterkini - PEKANBARU - Kasus covid-19 di Provinsi Riau terus melonjak. Tambahan 253 kasus hari ini, maka total kasus terkonfirmasi di Riau berjumlah 5.701 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Mimi Yuliani Nazir saat dikonfirmasi menyebutka, tingginya kasus covid-19 di Riau diantaranya disebabkan masyarakat masih mengabaikan protokol kesehatan.

"Ini penting. Memakai masker misalnya. Dengan memakai masker tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi orang lain juga," kata Kadiskes Riau, Selasa (22/9/20).

Kesadaran dalam hal memakai masker, langkah dasar dalam upaya pencegahan penularan dari virus yang telah banyak memakan korban meninggal di berbagai negara termasuk Indonesia.

Kemudian peningkatan kasus terkonfirmasi juga disebabkan transmisi dari pasien covid-19 yang melakukan isolasi mandiri dari rumah yang dipandang tidak efektif. Pasalnya, banyak pasien yang melakukan isolasi mandiri masih mengabaikan protokol kesehatan.

"Ini juga faktor meningkatnya kasus. Mungkin merasa tak ada mengawasi. Karena itu, yang diharapkan jangan abaikan protokol kesehatan," ungkap Mimi.

Lebih lanjut, Mimi juga tak menampikan adanya kesadaran masyarakat untuk melakukan swab mandiri di rumah sakit swasta juga menjadi faktor meningkatnya kasus terkonfirmasi. Diantaranya dilakukan untuk persyaratan dari perjalanan bisnisnya dan murni untuk mengetahui kondisi fisiknya.

Berikutnya karena gencarnya kegiata swab massal di kantor pemerintahan baik provinsi mau pun kabupaten kota. Hal itu tidak lain bertujuan untuk melakukan tracking contact dari pasien-pasien positif sebelumnya.

"Kalau kegiatan swab gencar dilakukan, tentu semakin banyak kasus terungkap. Dan inikan tidak hanya provinsi, tapi kabupaten kota juga," ujar Mimi.

Ada pun untuk rincian 5.701 kasus terkonfirmasi covid-19 dengan rincian isolasi mandiri 2.408 orang, rawat di rumah sakit 860 orang, sembuh 2.327 orang dan 106 meninggal dunia.

Kemudian suspek yang telah melakukan isolasi mandiri berjumlah 9.737 orang, isolasi di eumah sakit berjumlah 194 orang. Selesai isolasi berjumlah 17.907 orang, meninggal dunia berjumlah 72 orang.

"Total Suspek berjumlah 27.910 orang. Sementara spesimen diperiksa berjumlah 1.382 sampel dan jumlah orang di periksa berjumlah 1.113 orang," papar Mimi.

Sementara kabar baiknya, terdapat penambahan 134 pasien covid-19 hari ini dinyatakan sembuh.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Termasuk Pekanbaru, Bank Sampoerna Bagikan Paket Berbuka di 17 Kota
- Tebar Ratusan Paket Lebaran, PT MASS Peduli Dhuafa di Pinggir
- Tebar Ratusan Paket Lebaran, PT MASS Peduli Dhuafa di Pinggir
- Sambut Inpres Jamsostek, Menko Perekonomian Dorong Perlindungan Penerima KUR Kecil
- Dukung Satgas RAFI 2021, PGN Pastikan Keamanan Infrastruktur dan Layanan Gas Bumi
- ASN Pemprov Diberi Waktu Memarkirkan Kendaraan Dinasnya Hingga Pukul 21.00
- Bupati Bengkalis dan Kapolres Tanam Cabai Merah
- DPRD Pekanbaru Minta Walikota Evaluasi Kadiskes
- Puluhan Warga Terjaring Penegakan Hukum Prokes
- Alhamdulillah, Baznas Bengkalis Salurkan Zakat Konsumtif Rp360 Juta untuk 1.200 Mustahik
- Tahun Kedua tak Bisa Mudik, Gubri Sebut Upaya Memutus Penyebaran Covid-19
- Soal Pengosongan Fasilitas Rumah Eks Karyawan, PT Padasa Klarifikasi Kabar Sepihak
- Begini Upaya Polsek Ukui Menghambat Penyebaran Covid-19 di Wilayah Hukumnya
- Program Ketahanan Pangan Polsek Langgam Terus Dipantau
- Polsek Bandar Sei Kijang Perketat Pengawasan
- Libatkan Tim Yustisi, Polsek Pangkalan Kuras Perketat Pengawasan Prokes
- Plh Bupati dan Kapolres Rohul Pimpin Operasi Yustisi di Kecamatan Ujung Batu
- Sampai Maret 2021, Ada 12 Turis Asing 'Nyasar' ke Riau.
- Masa Jabatan Kades Berakhir Mei, Puluhan Desa di Inhu Terancam 'Tanpa Kepala'
- Operasi Ketupat 2021, Polres Bengkalis Kerahkan Ratusan Personel


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com