Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 25 Nopember 2020 05:57
Bubarkan Paksa Deklarasi Tolak Rizieq Shihab, Ketua FPI Pekanbaru Ditetapkan Jadi Tersangka

Rabu, 25 Nopember 2020 05:47
Innalillahi Wainnalilahi Rojiun, Cawako Dumai Eko Suharjo Wafat

Selasa, 24 Nopember 2020 19:46
Terima vonis Amril Mukminim, Jaksa Banding Istrinya Dinyatakan tak Terlibat

Selasa, 24 Nopember 2020 18:45
Hari Ini, Pasien Covid-19 di Riau Bertambah 138 Kasus

Selasa, 24 Nopember 2020 18:01
Positif Tidak Ada, 6 Pasien Covid-19 Kuansing Sembuh

Selasa, 24 Nopember 2020 17:42
Pilkada Kuansing, Kelompok Tani Pangean Nyatakan Dukungan untuk Pasangan BERMITRA 

Selasa, 24 Nopember 2020 17:09
Pilkada Bengkalis, Bawaslu Minta KPU Lakukan Perbaikan DPT

Selasa, 24 Nopember 2020 16:38
Rektor UIN Suska Pekanbaru Dipecat

Selasa, 24 Nopember 2020 15:25
Berbincang Ekonomi Syariah, Anak Wapres Silaturahim ke LAMR

Selasa, 24 Nopember 2020 14:36
Pengelola BUMDes se Riau diminta Tingkatkan Wawasan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 20 Oktober 2020 16:40
Fasilifasi UMKM Desa Kampar, Gubri Dorong Pemanfaatan Lahan Jadi Produktif

Gubri dorong pemanfatan lingkungan menjadi lahan produktif. Termasuk pemasarannya menjadi sumber ekonomi.

Riauterkini - PEKANBARU - Yayasan Insan Berguna Nusantara Desa Kampar, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau, manfaatkan lingkungan sekolah jadi tempat berwiraswasta atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Diantaranya membuat peternakan ikan lele, dan produk-produk harian lainya yang mampu menjadi tambahan penghasilan bagi majelis guru yang tidak bekerja karena Covid 19.

Usaha kreatif yang dilakukan kelompok yayasan tersebut, mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, dimana Pemprov Riau siap memfasilitasi usaha kreatif tersebut bisa dikembangkan lebih baik lagi sesuai program ketahanan pangan yang ditaja pemerintah untuk mengantisipasi ekonomi masyarakat dalam kondisi pandemi Covid-19.

Dukungan tersebut, disampaikan lansung oleh Gubernur Riau, H Syamsuar saat menghadiri acara Penen Lele dan Pameran UMKM untuk Ketahanan Pangan di Desa Kampar, Kecamatan Kampar, Selasa (20/10).

Gubri menyampaikan, jika ide kreatif kelompok yayasan ini sangat bagus dan perlu didukung. Terutama dalam pemasaran produk yang dihasilkan agar bisa dikenal dan masuk di ditingkat pasaran sesuai produk-produk lainya.

"Produk yang dihasilkan ini juga berkualitas bagus dan bisa untuk dipasarkan ditingkat nasional. Untuk itu kita akan upayakan bisa dibantu dengan maksimal," kata Gubri.

Gubri mengatakan, untuk memfasilitasi pemasaran tersebut juga bisa dari berbagai cara yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Pemprov Riau pada UMKM di Riau. Salah satunya masuk pemasaran melalui sistim online jual buy yang sudah berskala nasional.

"Sebelumnya kita juga sudah bantu pemasaran produk-produk UMKM di Riau melalui online Jual Buy, untuk itu kita bisa juga mendaftarkan produk UMKM ini dimasukkan dalam penjualan sistim online tersebut," tambah Gubri.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan UMKM Riau, Asrizal, jika usaha kreatif kelompok yayasan ini juga akan diberikan pembinaan sesuai program dari pemerintah.

Sebelum melakukan pembinaan itu, pihaknya juga akan melakukan pendataan dulu, khususnya terkait perizinan sebagai pendukung. Dimana untuk kelompok UMKM ini masih ada izin PIRT nya yang belum terpenuhi. Untuk itu akan dibantu lagi terkait perizinan agar bisa dikembangkan lebih baik lagi.

"Jika untuk kualitas produk, sudah sangat baik dan hanya sebagian masih ada izin PIRT nya yang belum terpenuhi. Maka itu kita juga akan upayakan bisa dibantu agar bisa dikembangkan lebih besar lagi," ujarnya.

Asrizal mencontohkan, jika produk yang berkualitas itu seperti rendang ikan, abon dan juga beberapa produk lainya yang bisa dipasarkan ditingkat nasional. Hal itu juga sesuai yang disampaikan Gubernur Riau jika produk ini sangat bagus dan merupakan hasil kreatif dari masyarakat yang bisa dipasarkan dengan baik.

"Untuk itu kita lengkapi semua agar juga bisa dipasarkan melalui jual Buy sesuai yang disampaikan bapak gubernur Riau. Tambah lagi ini juga merupakan wirausaha baru yang tumbuh dari majelis guru yang tidak bekerja akibat musibah Covid-19 sebagai penghasilan. Dan kita harap ini juga bisa ditiru oleh masyarakat kita lainya untuk memenuhi kebutuhan perekonomian," tutur Asrizal.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Innalillahi Wainnalilahi Rojiun, Cawako Dumai Eko Suharjo Wafat
- Pilkada Bengkalis, Bawaslu Minta KPU Lakukan Perbaikan DPT
- Berbincang Ekonomi Syariah, Anak Wapres Silaturahim ke LAMR
- Pengelola BUMDes se Riau diminta Tingkatkan Wawasan
- Wagubri Ingatkan ASN dan Masyarakat Soal Netralitas Pilkada
- Permudah Verifikasi Penduduk, Dinsos Bengkalis dan Dukcapil Jalin Kerja Sama
- Pj. Bupati Membuka MTQ ke-45 Kabupaten Bengkalis
- Zulaikhah Wardan Hadiri Pembentukan IPPNU Kecamatan Mandah
- Bupati Inhil Buka Pertemuan Forum Pembauran Kebangsaan
- Pertahankan Akreditasi Paripurna, RSUD Bengkalis Naik Kelas B
- Tiga Program Pusat di Riau Mampu Cegah Karhutla
- Debat Kandidat Pilkada Bengkalis, Ditanggapi Beragam Netizen, Nonton Harus "Bayar" Hingga Asal Jadi
- Pilkada di Tengah Covid-19, PGK Bengkalis Gelar Fokus Diskusi
- Hadirkan Aktor Christian Sugiono, Modena Luncurkan Produk Pemanas Air Berkualitas
- Riau Peringkat Delapan MTQ Nasional di Sumbar
- Sah! Jufrizal Jabat Direktur Perumda Air Minum Tirta Terubuk Bengkalis Hingga 2025
- Dimotori UAS, Warga Duri Ramai-ramai Berwakaf ke YTWU
- Tingkatkan PAD, Sanusi Taja Sosialisasi Perda Tentang Retribusi Jasa
- Kapolres Inhil Resmikan Pemakaian Gedung Poliklinik
- Jumat Berkah, Polres Inhil Berbagi Nasi Kotak


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com