Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 26 Januari 2021 09:53
Lagi, Warga Bengkalis Meninggal Dunia karena Covid-19

Selasa, 26 Januari 2021 07:19
Kembali Pelaku Judi Shie Jie Togel Diringkus Polsek Keritang, Inhil

Selasa, 26 Januari 2021 07:16
Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil

Senin, 25 Januari 2021 20:27
Besok Disiidangkan MK, KPU Meranti Siap Paparkan Fakta dan Data

Senin, 25 Januari 2021 20:23
Polres Dumai Usut Kasus Lakakerja Tewas di PKS Mini Sungai Sembilan

Senin, 25 Januari 2021 20:20
Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru

Senin, 25 Januari 2021 19:52
DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk

Senin, 25 Januari 2021 19:38
Pasien Positif Covid - 19 di Kuansing Sembuh 4 Orang

Senin, 25 Januari 2021 19:36
Dugaan Korupsi Dana Bankeu RSUD Indrasari Rengat, Jaksa Periksa Plt Kadis PMD Pemkab Inhu

Senin, 25 Januari 2021 18:27
Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 23 Nopember 2020 16:15
Tiga Program Pusat di Riau Mampu Cegah Karhutla

DLHK Riau harap, tiga program pusat tetap berlanjut. Selain mampu cegah Karhutla, juga dapat meningkatkan tarap hidup warga.

Riauterkini - PEKANBARU - Tiga program bantuan pemerintah pusat dinilai sangat membantu penyelesaian masalah hutan di Riau. Baik dari sisi mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mau pun penghijauan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau Maamun Murod memaparkan, ketiga program tersebut, pertama rewetting atau pembasahan kembali. Program ini berbentuk pembangunan kanal bloking dan sumur bor di berbagai daerah di Riau mampu maminimalisir terjadinya Karhutla.

Pasasalnya, dengan kegiatan rewetting berupa kanal bloking tersebut, mampu meningkatkan kelembaban terutama pada kawasan gambut didaerah pesisir Riau.

"Karhutla sudah mengalami penurunan, ditambah juga curah hujan yang tinggi. Tapi kita yakini, kanal bloking sangat membantu dalam upaya pencegahan Karhutla, meningkatkan kelembaban gambut," kata Murod, Senin (23/11/20).

Selain itu, juga berdampak positif pada tanaman. Seperti sagu yang dikenal banyak menyerap air. Begitu juga pada sektor ketahanan pangan lainnya yang sekarang sedang digalakan Pemerintah Provinsi Riau.

"Artinya, kanal bloking itu tidak hanya berfungsi untuk climate change (perubahan cuaca), juga memberikan dorongan pada sektor ketahanan pangan. Contoh di Meranti, komuditi tanaman di sana menjadi bagus. Karena, kebutuhan airnya terpenuhi, karena kita tahu sagu ini banyak menyerap air," papar Murod.

Kedua, program revegetasi atau penanaman kembali. Program ini juga dinilai sejalan dengan program ketiga juga yakni revitalisasi atau peningkatan kesejahteraan. Kedua kegiatan ini dianggap mampu membantu ekonomi masyarakat dengan menumbuhkan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan hutan.

"Misalnya, bagaimana menam jahe, beternak ikan, beternak sapi. Jadi kehutanan sekarang tak hanya bicara soal hutan, tetapi dalam aspek luas.

Pemanfaatan lahan menjadi sumber ekonomi baru dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan juga bentuk satu upaya bagaimana meminimalisir terjadinya Karhutla di Riau.

"Ini tentu sejalan dengan komitmen pak Gubernur Riau, mewujudkan Riau hijau," ujar Murod.

Dari tiga kegiatan yang bersumber dari pusat tersebut, selama 2020 dianggarkan sebesar Rp15,5 miliar. Berapa progres yang sudah berjalan, Kadis LHK tak merincikannya. Namun menurutnya lagi, sesuai target, program tersebut diharapkan terealisasi sebesar 97 persen hingga akhir tahun nanti.

"Target kita akhir tahun sampai 97 persen. Kita berharap, program pusat ini terus berlanjut ditahun depan," ungkap Murod.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dihadiri Berbagai Pihak, Dandim Resmi Lapangan Tembak Baru Kodim 0314 Inhil
- Achizul Hendri Nahkodai Kadin Kota Pekanbaru
- DPRD Riau Sebut Inilah Pemilihan Komisaris BUMD Terburuk
- Pengangkatan Komisaris dan Direksi 2 BUMD Riau, FKPMR Nyatakan Sikap
- DPRD Rohul Rekomendasikan Ukur Ulang 825 Hektare Lahan Konflik di PT Hutahaean
- Komitmen Patuhi Ketentuan,
Pejabat Administrator dan Pengawas Bapenda Bengkalis Teken Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja

- Tim Polres Inhil Rutin Laksanakan Patroli Anti Begal Sepeda
- Rangkaian HPN, 10 Desa Direncanakan Terima PWI Inhil Award 2021
- 1 Dasawarsa, Penduduk Riau Nambah 855.720 Jiwa
- Prajurit Kodim 0314 Inhi Latihan di Lapangan Tembak Baru
- Ditolak PT, Kontraktor Penggugat Rp1,2 Miliar Hutang PUPR Riau Berlanjut ke Kasasi
- Kampung Tangguh Polres Bengkalis Juara I Riau
- AMSI Riau Bersiap Taja Konferwil II, Usung Semangat Bangun Media Profesional dan Berintegritas
- Meski Pandemi, Pacu Jalur 2021 Tetap Dibiaya APBD Kuansing
- Kapolres Rohul Ajak Upika Kepenuhan Ikut Mengantisipasi Konflik Sosial
- Pemprov Riau Dorong Pusat Bangun Dermaga dan Kapal Roro di Inhil
- Dua Orang Gila Diamankan Tim Satgas Dinsos Pekanbaru
- Jadi Kurir Wakaf, Relawan Pekanbaru Charity Bagikan Buku Sirah Nabawiyah dan Al Quran ke Pelosok Indragiri Hilir
- KSOP Bengkalis Ingatkan Cuaca Ekstrim di Laut
- Personil Polres Inhil Rutin Lakukan Kegiatan Binrohtal


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com