Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Maret 2021 11:26
Petugas Kesulitan Air Padamkan Karla di Bengkalis

Jum’at, 5 Maret 2021 11:09
Aksesbilitas Transportasi di Riau Masih Rendah

Jum’at, 5 Maret 2021 11:07
Gelar Konsolidasi, Ketua DPC PKB Kuansing, Ajak Masyarakat Bergabung

Jum’at, 5 Maret 2021 10:20
Berita dan Video,
Wabup Bengkalis Panen Padi di Penangkaran Benih Sungai Siput


Jum’at, 5 Maret 2021 09:57
Sekda Rohul: Rakor Bersama KPK Sinergikan Tata Kelola Pemerintahan yang Transparan dan Akuntabel

Jum’at, 5 Maret 2021 09:18
Wujudkan Kampung Tanguh, Desa Suka Maju Dibantu Bibit Ikan Nila dan Bibit Semangka

Kamis, 4 Maret 2021 22:10
Sekda Rohul Sebut Vaksinasi Bisa Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Kamis, 4 Maret 2021 21:09
Berdiri Ditengah Pemukiman, Tower Operator Selular di Duri Bikin Khawatir Warga

Kamis, 4 Maret 2021 20:19
Dibuka Bupati Bengkalis, Insfrastruktur dan Taman Kota Jadi Prioritas Musrenbang di Mandau

Kamis, 4 Maret 2021 19:56
TPBML-BMR Selenggarakan Penilaian Buku Mulok



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 17 Januari 2021 18:54
Hikatama: Terkait Kecelakaan Tol Permai, Harus Ada Upaya Tegas dan Sulusi Kongkrit

Rentetan kecelakaan di tol Permai jadi perhatian Hikatama. Harus ada tindaka tegas dan solusi kongkrit guna menekan insiden.

Riauterkini - PEKANBARU - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Himpunan Keselamatan Transportasi Masyarakat (Hikatama) sampaikan keprihatinannya atas rangkaian peristiwa kecelakaan terjadi di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai).

Bahkan lebih mirisnya lagi, kecelakaan di jalan bebas hambatan tersebut, pada Jumat (25/9/20) lalu itu, sudah banyak menelan korban jiwa, luka berat atau ringan. Sebelum korban berikutnya, harus ada upaya tegas, dari unsur terkait, guna menekan angka kecelakaan disepanjang 131 kilometer terbentang dari Pekanbaru-Dumai itu.

"Kami prihatin atas serangkaian peristiwa kecelaan yang terjadi di Jalan Tol Permai mengakibatkan adanya korban jiwa bagi pengguna jalan Tol. Kejadian kecelakaan yang berulang dalam selang waktu yang berdekatan tentu menjadi perhatian kita bersama," kata Ketua Umum Hikatama Irwan Nasir, melalui Sekjen Harmaini Wibowo, Ahad (17/1/21).

Kenapa ini bisa terjadi? Harmaini menjelaskan, saat ini masyarakat sudah terlanjur menikmati fasilitas yang telah disediakan. Dengan waktu tempuh yang relatif singkat, dengan hanya sekitar 1,5 jam, jalur bebas hambatan dari ibu kota provinsi menuju wilayah pesisir Riau, menjadi pilihan utama untuk bepergian.

Berbanding jika melewati jalan nasional, jarak tempuh bisa memakan waktu hingga 5 jam bahkan lebih. Namun euforia masyarakat serta kurangnya keasadaran dan kewaspadaan dalam menggunakan jalan tol pertama di Riau, menjadi alasan awal terjadinya kecelakaan.

Humam error atau kesalahan manusia kerap disebut dugaan penyebab kecelakaan tunggal bahkan insiden naas menyebabkan luka berat dan meninggal dunia.

"Hal ini juga tanpa mengenyampingkan penyebab lain dari kecelakaan lalu lintas jalan, terutama masalah human error. Istilah Human error masih sering digunakan sebagai alasan satu satunya penyebab lakalantas. namun ini bersifat subyektif," ujar Harmaini.

Menurut Harmaini lagi, human error itu harus diketahui, apa penyebabnya dan tidak berdiri sendiri. Banyak metode yang dapat digunakan untuk mengetahui orang tersebut human error apa tidak.

Karena itu, tidak hanya dibebankan kepada pihak Hutama Karya (HK) selaku pengelola jalan tol. Tetapi seluruh unsur terkait dengan transportasi harus perduli untuk menekan angka kecelakaan. Mulai kepolisian, Dinas Perhubungan.

"Jangan cepat-cepat menyimpulkan apabila terjadi lakalantas itu, karena human error. Harus ada penjelasan secara tekhnis. Ini penting, sehingga tak hanya dari sisi kronologis kejadian, tetapi ada solusi yang didapat atas suatu insiden," papar Harmaini.

"Mekanisme yang bisa dilakukan adalah melalui rapat Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ). Melalui forum ini pemerintah bisa memanggil pihak yang terkait langsung dalam maslah ini untuk menggali lebih dalam apa sebenarnya masalah yang terjadi berikut solusi yang akan diambil. kami menyarakan untuk segera dibahas dalam rapat Forum LLAJ , karena hal ini sudah sangat mendesak," ujar Harmaini lagi.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Aksesbilitas Transportasi di Riau Masih Rendah
- Berita dan Video,
Wabup Bengkalis Panen Padi di Penangkaran Benih Sungai Siput

- Wujudkan Kampung Tanguh, Desa Suka Maju Dibantu Bibit Ikan Nila dan Bibit Semangka
- Berdiri Ditengah Pemukiman, Tower Operator Selular di Duri Bikin Khawatir Warga
- Dibuka Bupati Bengkalis, Insfrastruktur dan Taman Kota Jadi Prioritas Musrenbang di Mandau
- TPBML-BMR Selenggarakan Penilaian Buku Mulok
- Kualitas Jadi Prioritas Produk Organic Center
- Tuntut Segera Usut Tuntas Dugaan Korupsi, AMMK Geruduk Kejati Riau
- Faperta UPP Kolaborasi Program Pertanian dengan Dinas TPH Kabupaten Rohul
- Bupati Adil Ikuti Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur
- Baru Launching, Stellar Laundry Gratis 4 Hari Kedepan. Buruan...
- TMMD ke-110 TA 2021, TNI Bangun Akses ke Negeri di Atas Awan di Kabupaten Rohul
- Masata Pekanbaru Fair Peduli UMKM
- Penghulu di Rohil Resah, Sering Didatangi Wargad
- Selama Februari, Pemprov Riau Lantik 370 Pejabat Eselon III, IV dan Fungsional
- Pemprov Riau Beri Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Miskin
- Kepala Kanwil Kemenkumham Diminta Sat Ops Patnal Tanamkan Integritas
- Kemen PUPR Bersama BNI dan DPR RI Serahkan Bantuan BSPS 2021
- Kasat Lantas Polresta Pekanbaru dan Kapolsek Rumbai Berganti
- Gubri Serahkan Dua BLK Milik Pemprov ke Kemenaker


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com