Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Maret 2021 18:54
Gubri Serahkan Dua BLK Milik Pemprov ke Kemenaker

Rabu, 3 Maret 2021 18:14
Kapolres Inhil Bersama Tim Berjibaku Padamkan Karlahut di Kempas

Rabu, 3 Maret 2021 17:45
Cegah Penyebaran Covid-19, Wartawan Inhu Mulai Divaksin

Rabu, 3 Maret 2021 17:01
Punya Direksi Anyar, BPJAMSOSTEK Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Jaminan Sosial 

Rabu, 3 Maret 2021 16:57
Meluas, Wabup Bengkalis Tinjau Sejumlah Lokasi Kebakaran Lahan

Rabu, 3 Maret 2021 16:50
Kurangi Antrean di Satpas, Satlantas Polres Rohil Luncurkan Aplikasi I-Link

Rabu, 3 Maret 2021 16:28
Satgas Karhutla Pelalawan Padamkan Titik Api di Desa Sering

Rabu, 3 Maret 2021 16:02
Mengkrak 12 Tahun, KPK Turun Tangan Tuntaskan Pasar Cik Puan

Rabu, 3 Maret 2021 15:39
Ganti "Langit Biru", Bensin di Bengkalis akan Dibatasi

Rabu, 3 Maret 2021 15:05
KPK Koordinasi Cegah Korupsi Bersama Pemerintahan di Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 18 Januari 2021 19:43
Santri Ponpes Nurul Hidayah Bantan, Bengkalis Terpapar Covid-19

Sembilan santri Ponpes Nurul Hidayah Bantan dilaporkan terpapar Covid-19. Mereka saat ini dikarantina di Ponpes.

Riauterkini-BENGKALIS- Sembilan santri di Pondok Pesantren Modern Nurul Hidayah Desa Pasiran Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Mereka dinyatakan positif setelah Satgas Covid-19 Bengkalis melakukan uji sweb terhadap santri di sana karena beberapa santri sempat merasa kehilangan penciuman.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH membenarkan sebanyak sembilan orang santri Ponpes tersebut positif terpapar Covid-19. Kemudian sesuai standar prosedur mereka langsung di karantina di Ponpes serta diberikan program penyembuhan.

Sementara itu, santri lainnya yang berada di pondok memiliki kontak erat dengan sembilan santri dilakukan penelusuran dan sweb tes.

"Karena adanya kasus positif ini, para santri tidak dibenarkan untuk di pulang ke rumah agar tidak menyebar sampai keluar pesantren. Kita tidak mau terjadi seperti kasus pesantren Magetan lalu, dimana santri dipulangkan saat ditemukan kasus Covid-19, menjadi menyebaran ke seluruh Indonesia," katanya saat dihubungi wartawan, Senin 18/1/21).

Terpisah, Pimpinan Ponpes Nurul Hidayah Ahmad Pamuji juga mengakui bahwa sejumlah santri asuhannya dinyatakan positif Covid-19. Santri tersebut sedang menjalani karantina di ruangan yang sudah disiapkan. 

"Kita sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk penanganan ini. Serta secara mandiri juga kita memberikan vitamin kepada santri yang menjalani isolasi," terangnya.

Namun setelah berkoordinasi dengan Satgas, tadi pihak pesantren meminta agar santri yang dinyatakan positif ini di karantina terpadu di Balai Diklat Bengkalis. 

"Tadi kita sudah minta agar mereka yang positif ini lebih baik mengikuti karantina terpadu, agar penanganannya lebih terkontrol, mereka rencananya besok akan di bawa ke karantina terpadu," terangnya.

Meskipun adanya temuan kasus positif di pesantren ini, proses belajar mengajar di pondok pesantren modern Nurul Hidayah masih tetap berjalan seperti biasanya. 

Pihak pesantren terus melakukan pengetatan pelaksanaan protokol kesehatan. "Kita masih berjalan proses pelajar mengajar seperti biasa dan bahkan berlangsung baik. Penerapan protokol kesehatan secara ketat," tutupnya.***(dik)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Gubri Serahkan Dua BLK Milik Pemprov ke Kemenaker
- Punya Direksi Anyar, BPJAMSOSTEK Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Jaminan Sosial 
- Mengkrak 12 Tahun, KPK Turun Tangan Tuntaskan Pasar Cik Puan
- Ganti "Langit Biru", Bensin di Bengkalis akan Dibatasi
- KPK Koordinasi Cegah Korupsi Bersama Pemerintahan di Riau
- Gendraya Rohani Mundur dari Kadis Perkimtan Bengkalis
- Yan Prana Menunggu Nasib, Surat Pemberhentian Sementara Sudah Diproses
- PT. EDI Menyalurkan CSR Berupa Mesin Potong Rumput Ke Pemuda dan Karang Taruna Kota Lama
- HMI Badko Riau Kepri Apresiasi Pencabutan Perpres Investasi Miras
- Ditemani Bupati Siak, Andi Rachman Sosialisasi RUU ASN
- Wagubri Hadiri Pelantikan ADPM
- Test Penulisan Makalah, Dua Peserta Assessment Gugur
- APINDO Riau Sambut Baik Pencabutan Perpres Investasi Miras
- Tunggakan Tagihah Listrik Berbuntut Pemadaman Lampu Jalan, Ketua DPRD Pelalawan Siap Pasang Badan
- Wabup Meranti Buka dan Ikuti Musrenbang Kecamatan Pulau Merbau, Serap Aspirasi Masyarakat
- Pasca Dilantik, Ketua DPP LLMB Berkunjung ke Pelalawan
- Jadi Honorer di Bengkalis Harus Punya "Dekengan" Bahkan "Bayar" ?
- Sidak Perdana, Wabup Meranti Ingatkan OPD Jaga Disiplin dan Jauhi Narkoba
- Perdana Pimpin Apel, Bupati Tekankan ASN Profesional dan Iklas
- Jalankan Tugas Perdana, Ini Pesan Bupati Perempuan Pertama Kabupaten Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com