Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Maret 2021 21:17
Pemprov Riau Beri Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Miskin

Rabu, 3 Maret 2021 21:05
Kepala Kanwil Kemenkumham Diminta Sat Ops Patnal Tanamkan Integritas

Rabu, 3 Maret 2021 20:50
Kemen PUPR Bersama BNI dan DPR RI Serahkan Bantuan BSPS 2021

Rabu, 3 Maret 2021 19:47
Rampas Uang Rp80 Juta di Muara Jaya, 4 Perampok Bersenpi Ditangkap Polres Rohul

Rabu, 3 Maret 2021 19:11
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru dan Kapolsek Rumbai Berganti

Rabu, 3 Maret 2021 18:54
Gubri Serahkan Dua BLK Milik Pemprov ke Kemenaker

Rabu, 3 Maret 2021 18:14
Kapolres Inhil Bersama Tim Berjibaku Padamkan Karlahut di Kempas

Rabu, 3 Maret 2021 17:45
Cegah Penyebaran Covid-19, Wartawan Inhu Mulai Divaksin

Rabu, 3 Maret 2021 17:01
Punya Direksi Anyar, BPJAMSOSTEK Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Jaminan Sosial 

Rabu, 3 Maret 2021 16:57
Meluas, Wabup Bengkalis Tinjau Sejumlah Lokasi Kebakaran Lahan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 22 Januari 2021 17:22
1 Dasawarsa, Penduduk Riau Nambah 855.720 Jiwa

Dari hasil sensus penduduk Riau 2020, 10 tahun terakhir, jumlah penduduk Riau bertambah 855,720 jiwa. Penambahan mencapai 85.572 jiwa pertahun.

Riauterkini-PEKANBARU-Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau Misfaruddin Jumat (22/1/21) mengatakan bahwa dari hasil sensus penduduk 2020, jumlah penduduk Riau mencapai angka 6,39 juta jiwa.

Jika dibandingkan dengan hasil sensus penduduk 2010 lalu, jumlah tersebut meningkat sebanyak 855.720 jiwa. Peningkatan mencapai 85.572 jiwa pertahunnya.

"Sepuluh tahun terakhir (2010-2020), laju pertumbuhan penduduk Provinsi Riau sebesar 1,40 persen rata-rata per tahun. Terjadi perlambatan laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,18 persen poin jika dibandingkan dengan Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) pada periode 2000-2010 yang sebesar 3,58 persen," terangnya.

Migrasi Penduduk Ke Riau Turun

Pada periode 2010-2020, tambah Misfaruddin, migrasi penduduk ke Provinsi Riau mengalami penurunan dibandingkan dekade sebelumnya.

" Karena periode ini terjadi fenomena penutupan dan pengalihan lokasi beberapa perusahaan besar. Pada periode ini juga terjadi alih fungsi perkebunan karet menjadi perkebunan sawit yang mengakibatkan pengurangan jumlah tenaga kerja," terangnya.

Selain itu, menurutnya, turunnya jumlah migrasi penduduk ke Riau juga disebabkan rencana alih operasi blok rokan dari PT. Chevron Pacific Indonesia pada tahun 2021 juga turut menyumbang perlambatan tersebut.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pemprov Riau Beri Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Miskin
- Kepala Kanwil Kemenkumham Diminta Sat Ops Patnal Tanamkan Integritas
- Kemen PUPR Bersama BNI dan DPR RI Serahkan Bantuan BSPS 2021
- Kasat Lantas Polresta Pekanbaru dan Kapolsek Rumbai Berganti
- Gubri Serahkan Dua BLK Milik Pemprov ke Kemenaker
- Punya Direksi Anyar, BPJAMSOSTEK Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Jaminan Sosial 
- Mengkrak 12 Tahun, KPK Turun Tangan Tuntaskan Pasar Cik Puan
- Ganti "Langit Biru", Bensin di Bengkalis akan Dibatasi
- KPK Koordinasi Cegah Korupsi Bersama Pemerintahan di Riau
- Gendraya Rohani Mundur dari Kadis Perkimtan Bengkalis
- Yan Prana Menunggu Nasib, Surat Pemberhentian Sementara Sudah Diproses
- PT. EDI Menyalurkan CSR Berupa Mesin Potong Rumput Ke Pemuda dan Karang Taruna Kota Lama
- HMI Badko Riau Kepri Apresiasi Pencabutan Perpres Investasi Miras
- Ditemani Bupati Siak, Andi Rachman Sosialisasi RUU ASN
- Wagubri Hadiri Pelantikan ADPM
- Test Penulisan Makalah, Dua Peserta Assessment Gugur
- APINDO Riau Sambut Baik Pencabutan Perpres Investasi Miras
- Tunggakan Tagihah Listrik Berbuntut Pemadaman Lampu Jalan, Ketua DPRD Pelalawan Siap Pasang Badan
- Wabup Meranti Buka dan Ikuti Musrenbang Kecamatan Pulau Merbau, Serap Aspirasi Masyarakat
- Pasca Dilantik, Ketua DPP LLMB Berkunjung ke Pelalawan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com