Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 7 Maret 2021 18:31
700 Persil Lahan Pemprov Belum Bersertefikat, KPK Minta Sebelum 2024 Tuntas

Ahad, 7 Maret 2021 15:12
Fuad Santoso Pimpin KNPI Riau Secara Aklamasi

Sabtu, 6 Maret 2021 19:16
Warga Hulu Kuantan Laporkan Alat Berat Kembali Beroperasi PETI di Sungai Alah

Sabtu, 6 Maret 2021 14:37
Syamsuar Paparkan Kondisi Riau Akibat Covid-19 di Hadapan Petinggi Golkar

Sabtu, 6 Maret 2021 14:24
Rumah Diteror Potongan Kepala Anjing, Pejabat Kejati Riau Lapor Polisi.

Sabtu, 6 Maret 2021 11:16
5 Rumah di Jakan Panger Pekanbaru Terbekar

Jum’at, 5 Maret 2021 22:35
Personel Satlantas Polres Rohul Bantu Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa di Kaiti

Jum’at, 5 Maret 2021 21:32
Cegah Karhutla Dengan Berdayakan Kelompok Tani Peduli Api

Jum’at, 5 Maret 2021 17:28
Kecamatan Binawidya, Pekanbaru Segeral Gelar MTQ Tingkat Kelurahan

Jum’at, 5 Maret 2021 17:24
Bupati Meranti Buka dan Ikuti Musrenbang Tebing Tinggi Barat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 25 Januari 2021 17:19
DPRD Rohul Rekomendasikan Ukur Ulang 825 Hektare Lahan Konflik di PT Hutahaean

Hearing antara Komisi II DPRD Rohul memanas. Bahkan, salah seorang anggota dewan menggebrak meja, karena kesal sudah 18 tahun konflik tak kunjung selesai.

Riauterkini-PASIRPENGARAIAN- Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) rekomendasikan ukur ulang lahan konflik seluas 825 hektare yang ada PT. Hutahaean kebun Tambusai.

Hal itu terungkap pada hearing Komisi II DPRD Rokan Hulu dengan manajemen PT. Hutahaean kebun Tambusai dengan perwakilan warga tiga desa, yakni Desa Tingkok, Desa Lubuk Soting, dan Desa Tambusai Timur, Senin 25 Januari 2021.

Hearing atau dengar pendapat antara manajemen PT. Hutahaean dengan perwakilan warga tiga desa yang ada di Kecamatan Tambusai sudah dilakukan kesekian kalinya, namun belum ada kejelasan sampai saat ini.

Hearing dihadiri Ketua Komisi II DPRD Rokan Hulu Arif Reza Syah, didampingi Sekretaris Komisi II Rokan Hulu Budi Suroso, dan Anggota Komisi II Murkhas.

Pada hearing tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Rokan Hulu, Budi Suroso, dari Fraksi PDI Perjuangan sempat menggebrak meja, sehingga membuat seluruh yang hadir terdiam.

Budi Suroso mengaku kesal, karena pada hearing antara PT. Hutahaean dan tiga desa di Kecamatan Tambusai yang sudah kesekian kalinya ini belum juga menemukan hasil.

"Ini sudah hearing kesekian kalinya. Jangan sampai kita terus menerus rapat, namun tidak ada hasilnya," kesal Budi Suroso.

Budi Suroso menilai kehadiran PT. Hutahaean belum memberikan kesejahteraan bagi warga Rokan Hulu, sementara perusahaan terus "mengeruk" kekayaan alam di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Sementara, Anggota Komisi II DPRD Rokan Hulu, Murkhas, mengaku ada beberapa hasil dari hearing antara manajemen PT. Hutahaean dengan warga tiga desa di Kecamatan Tambusai.

"Kita merekomendasikan untuk melakukan pengukuran ulang terhadap lahan seluas 825 hektar yang dikuasai dan sudah dibangun gedung oleh pihak PT. Hutahaean," kata Murkhas.

Politikus Partai Amanat Nasional ini menuturkan Komisi II DPRD Rokan Hulu memberikan waktu dua minggu kepada manajemen PT. Hutahaean untuk menyelesaikan permasalahan konflik lahan dengan di tiga desa yang ada di Kecamatan Tambusai tersebut.

"Apabila tidak diselesaikan, maka tentu kita rekomendasikan semua kegiatan PT. Hutahaean diberhentikan sementara waktu," tegas Murkhas.

Sementara, Budiman, Anggota DPRD Rokan Hulu dari Daerah Pemilihan II (Tambusai dan Tambusai Utara), mengaku keputusan Komisi II DPRD Rokan Hulu sangat tegas dan berpihak ke warga tiga desa.

"Kita terus melakukan hearing dan masyarakat demo bertahun-tahun, namun tidak ada hasilnya. Saya sebagai wakil rakyat sana kan (Dapil II) sudah sewajarnya meluapkan emosi," ujar Budiman.

Budiman berharap perusahaan di Kabupaten Rokan Hulu untuk tidak semena-mena. Ia juga minta pemerintah tegas.

"Jangan hanya untuk Hutahaean saja, tapi seluruh perusahaan lainnya," tegas Budiman.

Ia minta manajemen PT. Hutahaean ikut berkontribusi bagi warga sekitar perusahaan dan pembangunan daerah. Ia juga minta NPWP perusahaan beralamat di luar daerah dibuat di Kabupaten Rokan Hulu.

"Biar pajaknya kita dapatkan, jangan mereka hanya lewat-lewat dan mengeruk kekayaan kita (Rokan Hulu) saja, karena NPWP itulah yang jadi dasar kita meningkatkan pendapatan daerah," tambah Budiman, dan mengaku PT. Hutahaean menunggak pajak non PLN sebesar Rp.260 juta.

"Malah kita digugat di Mahkamah Agung, alhamdulillah saja pemerintahan kita menang, kan sudah luar biasa melawan pemerintah daerah mereka (PT. Hutahahean) ini," kesal Budiman.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 700 Persil Lahan Pemprov Belum Bersertefikat, KPK Minta Sebelum 2024 Tuntas
- Fuad Santoso Pimpin KNPI Riau Secara Aklamasi
- Syamsuar Paparkan Kondisi Riau Akibat Covid-19 di Hadapan Petinggi Golkar
- Personel Satlantas Polres Rohul Bantu Panti Asuhan dan Kaum Dhuafa di Kaiti
- Cegah Karhutla Dengan Berdayakan Kelompok Tani Peduli Api
- Kecamatan Binawidya, Pekanbaru Segeral Gelar MTQ Tingkat Kelurahan
- Jumat Berokah, Polres Inhil Bagi Nasi Bungkus Sekaligus Sebar Himbauan Taati Perlalin
- Terima Kundi dari Pembina Orsos MPI, Mimpi Bu Asiah Punya Rumah Nyaman Terwujud
- Dibahas Bersama KPK, Mobdin Dikuasi Mantan Pejabat Pemprov Bakal Ditarik Paksa
- Aksesbilitas Transportasi di Riau Masih Rendah
- Wabup Bengkalis Panen Padi di Penangkaran Benih Sungai Siput
- Wujudkan Kampung Tangguh, Desa Suka Maju Dibantu Bibit Ikan Nila dan Bibit Semangka
- Berdiri Ditengah Pemukiman, Tower Operator Selular di Duri Bikin Khawatir Warga
- Dibuka Bupati Bengkalis, Insfrastruktur dan Taman Kota Jadi Prioritas Musrenbang di Mandau
- TPBML-BMR Selenggarakan Penilaian Buku Mulok
- Kualitas Jadi Prioritas Produk Organic Center
- Tuntut Segera Usut Tuntas Dugaan Korupsi, AMMK Geruduk Kejati Riau
- Faperta UPP Kolaborasi Program Pertanian dengan Dinas TPH Kabupaten Rohul
- Bupati Adil Ikuti Musrenbang Tingkat Kecamatan Tebing Tinggi Timur
- Baru Launching, Stellar Laundry Gratis 4 Hari Kedepan. Buruan...


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com