Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 2 Maret 2021 21:24
PT. EDI Menyalurkan CSR Berupa Mesin Potong Rumput Ke Pemuda dan Karang Taruna Kota Lama

Selasa, 2 Maret 2021 20:42
HMI Badko Riau Kepri Pencabutan Perpres Investasi Miras

Selasa, 2 Maret 2021 20:24
Ditemani Bupati Siak, Andi Rachman Sosialisasi RUU ASN

Selasa, 2 Maret 2021 20:06
Wagubri Hadiri Pelantikan ADPM

Selasa, 2 Maret 2021 19:53
Test Penulisan Makalah, Dua Peserta Assessment Gugur

Selasa, 2 Maret 2021 18:24
APINDO Riau Sambut Baik Pencabutan Perpres Investasi Miras

Selasa, 2 Maret 2021 18:21
Tewas Saat Kontak Senjata dengan Terduga Teroris di Poso, Prajurit TNI Dimakamkan di Pekanbaru

Selasa, 2 Maret 2021 18:17
TMMD ke-110 TA 2021 Resmi Dibuka, Sekda Rohul Ajak Masyarakat Ikut Berpartisipasi

Selasa, 2 Maret 2021 18:14
BI Terbitkan Ketentuan Pelonggaran LTV/FTV dan Uang Muka

Selasa, 2 Maret 2021 18:11
Tunggakan Tagihah Listrik Berbuntut Pemadaman Lampu Jalan, Ketua DPRD Pelalawan Siap Pasang Badan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 22 Pebruari 2021 21:57
Tetapkan Status Siaga Darurat Karhutla Lebih Awal, Presiden Jokowi Puji Riau

Jokowi apresiasi Riau, karena tetapkan status darurat Karhutla lebih awal. Upaya pencegahan bisa lebih maksimal.

Riauterkini - PEKANBARU - Presiden RI, Joko Widodo mengapresiasi penetapan status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang ditetapkan oleh  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mulai dari 15 Februari 2021 hingga 31 Oktober 2021 mendatang.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden RI dalam pengarahannya kepada peserta Rapat Koordinasi (Rakornas) pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2021, di Istana Negara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (22/2/21). Gubernur Riau Syamsuar hadir secara langsung pada Rakornas tersebut.

"Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana Karhutla ini bagus, bersiap-siap. Jangan sampai nanti administrasi nya payung hukumnya belum siap kebakarannya membesar mau melakukan sesuatu tidak ada payung hukumnya," ujarnya.

Sementara  Wakil Gubernur Riau (Wagubri) di gedung daerah usai mengikuti Rakornas  menjelaskan Provinsi Riau sudah melakukan antisipasi Karhutla, bahkan Riau di apresiasi oleh Presiden RI dengan gerak cepat sudah melakukan status siaga darurat Karhutla diawal waktu.

Wagubri menuturkan, awalnya penetapan Siaga Karhutla ini karena sudah ada dua kabupaten yang melaksanakan siaga darurat dan dilanjutkan dengan enam kabupaten lainnya.

"Ini diapresiasi oleh Presiden, beliau tidak ingin ada keterlambatan. Pengalaman tahun 2015-2019 cukup memberikan pelajaran," ujarnya.

Ia menyampaikan, semua yang sudah dilakukan Pemprov Riau ini diharapkan disinergikan dalam pelaksanaanya di lapangan.

"Jadi beliau juga mengingatkan apa yang sudah menjadi komitmen beliau tahun 2016 ini masih tetap berlaku, artinya beliau mengulangi apa yang beliau sampaikan," ucapnya.

Menurut Wagubri, Presiden RI tidak ingin adanya keterlambatan dalam penanganan Karhutla ini, karena upaya pencegahan jauh lebih penting kalau sudah terjadi itu memakan biaya sampai triliun rupiah.

"Semua Satgas Karhutla sudah kita siapkan, petugas personil sudah kita siapkan dan antisipasi sudah dari awal kita lakukan," ungkapnya.

Sebelumnya, pujian jua dilontarkan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo terhadap orang nomor satu di Riau itu. Menurutnya, penetapan status siaga bencana Karhutla lebih awal tersebut, sebagai bentuk upaya pencegahan Karhutla, sedari dini sebelum terjadinya Karhutla lebih luas lagi.

"Ini langkah preventif upaya pencegahan. Ini bentuk kesigapan pak Gubernur Riau dalam hal pencegahan Karhutla. Dan kita sangat mengapresiasi," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Edwar Sanger, saat menyampaikan pernyataan Kepala BNPB, usai pertemuannya di Jakarta, Kamis (18/2/21) lalu.

Menurut Edwar, Kepala BNPB berharap, langkah cepat penetapan status siaga bencana Karhutla berdampak positif, bisa ditekannya kasus Karhutla yang sudah mulai terdeteksi di beberapa daerah di Riau. Seperti Dumai, Bengkalis, Siak dan Rokan Hilir.

Mantan Komandan Kopassus itu juga menurut Edwar, meminta menurunnya jumlah kasus Karhutla dibanding tahun lalu, juga berlaku pada tahun ini. Karena itu, dengan langkah cepat penetapan status siaga bencana Karhutla, benar-benar dapat dirasakan.

"Apresiasi juga diberikan terkait penetapan status siaga darurat bencana Karhutla guna pencegahan prrventif lebih awal. Hal ini tentunya sejalan dengan arahan disampaikan Presiden dan Menko Polhukam dan Men LHK," ungkap Edwar lagi.

Lebih lanjut papar Edwar lagi, pemerintah pusat juga segera memberikan dukungan dengan akan mendatangkan helikopter, yakni dua unit untuk water boombing serta satu unit lagi untuk patroli. Selain itu, juga akan didatangkan satu pesawat untuk Tekhnologi Modifikasi Cuaca (TMC).***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- PT. EDI Menyalurkan CSR Berupa Mesin Potong Rumput Ke Pemuda dan Karang Taruna Kota Lama
- HMI Badko Riau Kepri Pencabutan Perpres Investasi Miras
- Ditemani Bupati Siak, Andi Rachman Sosialisasi RUU ASN
- Wagubri Hadiri Pelantikan ADPM
- Test Penulisan Makalah, Dua Peserta Assessment Gugur
- APINDO Riau Sambut Baik Pencabutan Perpres Investasi Miras
- Tunggakan Tagihah Listrik Berbuntut Pemadaman Lampu Jalan, Ketua DPRD Pelalawan Siap Pasang Badan
- Wabup Meranti Buka dan Ikuti Musrenbang Kecamatan Pulau Merbau, Serap Aspirasi Masyarakat
- Pasca Dilantik, Ketua DPP LLMB Berkunjung ke Pelalawan
- Jadi Honorer di Bengkalis Harus Punya "Dekengan" Bahkan "Bayar" ?
- Sidak Perdana, Wabup Meranti Ingatkan OPD Jaga Disiplin dan Jauhi Narkoba
- Perdana Pimpin Apel, Bupati Tekankan ASN Profesional dan Iklas
- Jalankan Tugas Perdana, Ini Pesan Bupati Perempuan Pertama Kabupaten Bengkalis
- Dua Ribu Orang Antusias Ikuti Vaksin Covid-19 di Gelanggang Remaja
- Kepala Satpol PP Riau jadi Plt Kepala BPBD Riau
- Orgil Banyak Berkeliaran, Dinsos Kota Pekanbaru Diminta Bertindak
- Pimpin KKBR, Pahmijan Ingin Masyarakat Banjar Cerdas dan Memiliki Daya Saing
- Roadshow FKPMR Diawali dengan Bertemu Kadis PUPRPKPP Riau
- Hadari Pisah-sambut Kajari, Bupati Meranti Harap Semakin Bersinergi
- Kelompok Ahmadiyah Dukun Pemerintah Cegah Penyebaran Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com