Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 11 April 2021 17:49
Surati Panglima TNI dan Kapolri, KSP Minta Lindungi Petani Gondai

Ahad, 11 April 2021 16:44
Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar

Ahad, 11 April 2021 16:30
Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021


Ahad, 11 April 2021 14:51
Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur

Ahad, 11 April 2021 14:44
Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP

Ahad, 11 April 2021 14:41
Angin Kencang di Kuansing Terbangkan Atap Rumah dan Tumbangkan Pohon

Ahad, 11 April 2021 14:38
Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah

Ahad, 11 April 2021 14:37
Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya

Ahad, 11 April 2021 14:28
Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes

Ahad, 11 April 2021 14:22
Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 25 Pebruari 2021 20:13
Lahannya Diserobot, PT TPI Minta Uji Forensik Keabsahan Surat Blok P3KD

PT TPI diserobot Kelompok Sayang yang diwakili oleh LSM Perkumpulan Penggiat Penyelamat Kekayaan Daerah. PT TPI Minta Polres Dumai uji forensik keabsahan surat blok.

Riauterkini-PEKANBARU-Berdasarkan surat blok bernomor 03/BB/1979 tentang surat blok atas nama kelompok Sayang yang diwakili LSM P3KD, mereka menguasai secara sepihak lahan seluas 30 hektar dari 77 hektar lebih milik PT Tristar Palm Internasional. Selain menguasai, kelompok Sayang dan P3KD juga menanami lahan tersebut dengan berbagai tanaman.

Tak menerima lahannya dikuasai secara sepihak (diserobot) orang, PT Tristar Palm Internasional kemudian melaporkannya ke Polres Dumai bernomor LP/204/IX/2020/Riau/Red pada 28 September 2020 lalu, kemudian melaporkan kembali pada Polsek Sungai Sembilan pada 17 Februari 2021 lalu dengan nomor B/22/II/2021/Reskrim.

"Saya menyerahkan semuanya ke jalur hukum. Saya meminta Polres Dumai untuk melakukan uji forensik terhadap surat blok atas nama kelompok Sayang untuk mengetahui keabsahan surat tersebut," terang Direktur PT Tristar Palm Internasional, Ir Murnis, Kamis (25/2/21).

Menurut Murnis, LSM P3KD sudah pernah mengajak duduk bersama untuk bicarakan upaya damai. Namun, ia mengaku tidak menanggapinya. Karena menurutnya, itu tanah nya yang ia beli secara sah dan legal. Bahkan mantan Bendahara Partai Golkar Riau ini selain sudah membayar pajak tanah, dirinya juga sudah mengurus berbagai perijinan di berbagaot instansi pemerintah untuk membangun tanah itu untuk pabrik minyak goreng, sabun dan mentega serta akan membangun pelabuhan peti kemas.

Mantan Penghulu Lubuk Dalam Kecamatan Bukit Kapur Dumai, Nurzaman Abdullah menyatakan bahwa sejak ia menjabat sebagai Penghulu Lubuk Dalam, dirinya tidak pernah mengetahui ada kelompok Sayang yang memiliki lahan di wilayah kepenghuluannya. Padahal dirinya menjadi penghulu Lubuk Gaung selama 24 tahun (1977-2001).

"Saya menjadi penghulu di Lubuk Gaung selama 24 tahun. Setelah pensiun, saya tetap tinggal di Lubuk Gaung. Selama ini tidak ada tanah atas nama kelompok Sayang. Karena saya tau kelompok mana saja yang memiliki surat blok (surat tebas tebang)," terangnya.

Disinggung mengenai kelompok Sayang dan P3KD yang menguasai sepihak lahan milik PT Tristar Palm Internasional, Nurzaman Abdullah mengatakan bahwa dirinya tidak mengenal nama nama yang ada di dalam kelompok Sayang maupun di P3KD.

"Mereka bukan orang tempatan di Lubuk Gaung. Jadi mana mungkin mereka memiliki lahan di sini. Sesuai dengan surat blok (tebas tebang) yang dikeluarkan Kecamatan Bukit Kapur, nomor 02/P/LBG/BK/82 ada beberapa kelompok yang mendapatkan surat blok (tebas tebang). Yaitu kelompok Bedul, Kliwon, Arifin Basril dan Soeparto. Jadi tidak ada kelompok Sayang di kawasan Lubuk Gaung. Aksi penguasaan lahan secara sepihak (penyerobotan) yang dilakukan kelompok Sayang dan P3KD ini membuat resah warga di Lubuk Gaung," terangnya.

Ganggu Iklim Investasi

PT Tristar Palm Internasional berencana akan membangun pabrik minyak goreng, sabun dan mentega di lahan miliknya seluas 77 hektar lebih. Direktur PT TPI, Ir Murnis juga berjanji akan mempekerjakan naker tempatan untuk di pabrik yang akan ia bangun.

"Saya akan memperkerjakan 60-70 persen pegawai adalah masyarakat tempatan," janjinya.

Menurut pria kelahiran Rohul ini, dengan adanya penyerobotan lahan milik perusahaannya ini sudah sangat mengganggu iklim investasi di Riau pada umumnya. Padahal saat ini pemerintah tengah berupaya meningkat iklim investasi untuk mendongkrak perekonomian yang kurang bagus saat ini.

"Saya sudah menyerahkan masalah penyerobotan lahan ini ke pada pihak berwajib. Diharapkan pihak berwajib bisa berikan kepastian hukum agar iklim investasi meningkat," terangnya.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kadis LHK Riau Panen Madu Kelulut Bersama Masyarakat Kampar
- Dihadiri Menteri Sandiaga Uno,
Malam ini Dispar Riau Luncurkan Aplikasi Jemari dan Kalender Pariwisata 2021

- Penegakan Prokes Polsek Kerumutan tak Kenal Hari Libur
- Polsubsektor Pelalawan Pantau Prokes Jalan Koridor PT RAPP
- Sambut Ramadhan 1442 H, Pemkab Meranti Gelar Zikir Akbar dan Sholat Subuh Berjamaah
- Polsek Pangkalan Kuras Tingkatkan Patroli Jalan Raya
- Polsek Langgam Fokus Patroli C3 dan Prokes
- Ciptakan Pemuda Modern, Bung Ade Siap Pimpin DPD KNPI Rokan Hulu
- Giat Patroli, Polsek Bandar Sei Kijang Sebarkan Maklumat Kapolda Riau
- Puluhan Anak Ikut Lomba Mewarnai Digelar Rental Mainan Fuji Toyrent
- Yulhendri Terpilih Aklamasi Menjadi Ketua Umum IKA STM 1 Telukkuantan
- Prokes Warga Tetap Jadi Perhatian
- Polisi Sasar Kedai Warga Tegakan Prokes
- Kasmarni Hadiri Pelantikan Komnas PAI Bengkalis
- Polsek Ukui Ajak Warga Ikut Berantas Pungli
- Dilantik, M Yasir Jabat Ketua PK KNPI Binawidya 2021-2024
- Polisi Turut Pantau Gajah Liar di Pangkalan Lesung
- Balon Sekda Riau, Nama SF Hariyanto Bikin Heboh Netizen
- Polsek Bunut dan TNI Patroli Karhutla Bersama
- Pj..Sekda Riau, Ketua MUI dan LAM Pekanbaru Tanam Jagung di Ponpes Santan NU


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com