Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin

Rabu, 14 April 2021 09:44
Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala

Rabu, 14 April 2021 09:43
Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras

Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 4 Maret 2021 19:25
Kualitas Jadi Prioritas Produk Organic Center

Produk Organic Center Pekanbaru banyak penuhi pasar supermarket. Higenitas dan terjangkau jadi alasan produknya dipilih.

Riauterkini - PEKANBARU - Sebagai produsen dari produk makanan Fast Moving Consumer Good (FMCG) dengan sumber nabati dan hewani organik berharga terjangkau, Organic Center Pekanbaru terus memprioritaskan kualitas dari setiap produknya. Menggandeng UKM serta kolaborasi dengan petani lokal dalam rantai distribusinya juga menjadi atensi tersendiri.

Hingga kini, produk-produk Organic Center Pekanbaru telah tersebar hingga supermarket tanah air. Harga terjangkau, dan tentunya bahan makanan sehat terdata sudah 100 jenis yang diproduksi perusahaan ini.

Owner Organic Center Pekanbaru Arsilia menjelaskan, bisnis yang dijalankannya pada sektor makanan dan kuliner ini bukan berorientasi pada profit (keuntungan) semata.

“Ya, memang profit bukan tujuan utama, namun sustainability (keberlangsungan,red) yang menjadi tujuan, dimana kepercayaan setiap stakeholder terus kami jaga,” kata Arsilia.

Dijelaskan Lia, sapaan akrabnya, selain tidak akan mengedepankan profit dalam bisnis kuliner yang digeluti. Seluruh bahan dari hulu hingga hilir yang tersaji juga sangat dijaga. Bahan-bahan terbaik dan berkualitas dengan harga sedikit lebih tinggi terus disesuaikan untuk membangun keberlangsungan dimaksud.

“Kami selalu mengutamakan kualitas, mulai dari bahan, bekerjasama dengan UKM dan petani yang memang harus mengeluarkan biaya lebih. Diharapkan dapat menjaga sustainability atau keberlangsungan bisnis sebagai suatu hal yang dikedepankan,” paparnya.

Kemudian, lebih lanjut menurut Lia, Organic Center juga memilih kemasan eco friendly/ramah lingkungan walaupun harga kemasan lebih tinggi. “Contoh dimana OC mengkedepankan kepentingan bersama. Sehingga kualitas sebagai prioritas benar-benar terwujud,” jelasnya.

Sekilas mengenai produk, Organic Center Pekanbaru memproduksi mi instan, dengan ukuran 110 gram seharga Rp8 ribu. Kemudian masih untuk mi instan ini ada rasa kaldu ayam, jamur, dan sapi yang dibanderol Rp16 ribu.

Produk mi Organic Center ini hadir dengan kebaikan kearifan lokal Indonesia, dilengkapi kandungan dan manfaat untuk kebahagiaan keluarga. Mi Organic Center juga 0 trans fat.

Artinya tidak melalui proses penggorengan untuk membuat mi kaku dan kering saat dikemas, kemudian diproses dengan pewarna alami yang terbuat dari ekstrak kunyit dengan adonan tambahan tepung mocaf hasil olahan petani binaan OC.

Untuk menjamin rasa yang lezat dan tidak membuat begah, mi ini memakai kimia pengembang sehingga membuat mi lebih berisi dan terakhir sudah sesuai standar GMP dimana sudah melalui uji laboratorium sesuai dengan persyaratan izin edar.

Selain itu juga ada produk gluten free untuk anak kebutuhan khusus seperti sagu dan sorghum yang diolah menjadi beras, kecap, gula, macaroni dan pasta dengan harga terjangkau.

“Sekarang dengan total 100 jenis yang tersebar di supermarket Nasional seperti Hypermart, Transmart, Foodhall dan lainnya,” sambung Lia.

Dengan menjalankan bisnis yang bertujuan merangkul UKM dan Petani pada rantai distribusinya. Organic Center Pekanbaru juga dipastikan berbahan baku tanpa kimia seperti pestisida, hormone dan GMO, dimana sudah melalui proses seleksi ketat sebelum di produksi.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas
- Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan
- Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3
- Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes
- Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono
- Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU
- Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin
- Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala
- Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun
- Wilayah Kecil, Mandau Tak Masuk Hitungan Program Pasar Ramadhan Disdagperind
- 10 Samsat Baru di Provinsi Riau Siap Layani Masyarakat Awal Tahun Ini
- Pemkab Bengkalis Usulkan Jembatan Pulau Bengkalis dan Rupat ke Jokowi
- Ramadhan Hari Pertama, Harga Cabe dan Ayam Ras Naik
- Bupati Bengkalis Resmikan Dua UPT Puskesmas
- Polsubsektor Pelalawan Sosialisasi Saber Pungli ke ASN
- Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Operasi Yustisi
- Nadhira Napoleon Pekanbaru Raih Penghargaan Indonesia Innovative Business Award Winner 2021
- Polisi Pantau Prokes Warga di Pasar Tradisional Ukui
- Polsek Langgam Turut Berupaya Jaga Ketahanan Pangan
- Penegakan Prokes di Simpang Empat Beringin Kembali Digelar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com