Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 22:51
Tingkatkan Kinerja, Pola Pembinaan Personel Polri Harus Tepat

Rabu, 14 April 2021 22:04
Ramadan, Lapas Bengkalis Taja Pesantren Kilat

Rabu, 14 April 2021 19:30
Tim Yustisi Gabungan Jaring 40 Warga pak Pakai Masker di Ujung Batu

Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 April 2021 10:43
LAM Pekanbaru Maafkan Kekeliruan Keanu Pakai Tanjak Bercelana Pendek

Selegram Keanu Angelo pakai tanjak bercelana pendek saat mengisi sebuah acara. Sempat disorot LAM, dianggap tak pantas. Kini dia maafkan.

Riauterkini - PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru telah memaafkan Selebgram Indonesia, Keanu Angelo yang sebelumnya dinilai keliru dalam menggunakan Tanjak saat mengisi sebuah acara di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu.

Ketua Dewan Pengurus Harian (DPH) LAM Kota Pekanbaru, Datuk Sri Muspidauan mengakui, Keanu saat itu memang dianggap tak patut menggunakan Tanjak lantaran dia mengenakan celana pendek.

Namun, Datuk Sri Muspidauan memahami bahwa kejadian itu hanya sebuah kesalahpahaman. Hal ini disampaikan setelah pihaknya mendapat klarifikasi dari pihak panitia penyelenggara acara.

"Ya, kita sudah memaafkan. Ini soal kesalahpahaman saja," kata Datuk Sri Muspidauan usai menggelar pertemuan dengan panitia penyelenggara acara di Balai LAM Kota Pekanbaru, Selasa (6/4/21) malam.

Datuk Sri Muspidauan juga memberi apresiasi kepada pihak panitia penyelenggara yang dengan itikad baik dan rasa persaudaraan yang tinggi telah memenuhi undangan pihaknya untuk bersilaturahmi dan cepat menanggapi persoalan tersebut.

"Tadi kita sudah berbincang-bincang, kita dari pihak LAM Kota Pekanbaru telah memberikan pandangan yang berkaitan dengan adat - istiadat dan kebudayaan Melayu, terutama dalam pemakaian tanjak," ungkapnya.

"Mereka juga mengakui bahwa kedepan mereka ingin mempelajari bagaimana budaya Melayu tersebut. Kami sudah memaafkan, ini adalah pertemuan yang membawa suatu hikmah lebih besar daripada permasalahan yang kecil," tambahnya.

Datuk Sri Muspidauan juga berpesan kepada masyarakat, khususnya anak-anak muda agar dapat mempedomani aturan penggunaan berbagai atribut warisan adat dan budaya.

"Kepada anak-anak muda Melayu, kami sangat senang sekali karena mereka sudah mulai mencintai adat dan budaya sehingga mereka dapat menyaring budaya-budaya luar," Datuk Sri Muspidauan.

Harapan dia, anak-anak muda yang antusias terhadap warisan dan budaya Melayu, khususnya di Pekanbaru, dapat berkunjung ke Balai Adat LAM setempat untuk menambah khazanah pengetahuan.

"Mari sama-sama kita perkenalkan budaya Melayu kepada masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat internasional," harapnya.

Sementara itu, ketua panitia penyelenggara acara itu, Adha mengaku salah karena pihaknya tak mengingatkan Keanu soal adab dan aturan menggunakan Tanjak.

Hal itu, kata Adha, lantaran panitia terfokus terhadap penerapan aturan protokol kesehatan (Prokes) di lokasi acara.

"Jadi waktu itu, pihak talent (Keanu) itu tertarik dengan Tanjak yang ada di toko dan langsung memakai Tanjak tersebut. Kami dari tim panitia harusnya mengingat beliau dengan menggunakan pakaian yang lebih tepat," terangnya.

"Namun, karena kami fokus dengan Prokes di lokasi, kami khilaf dan kami salah tidak mengingatkan. Jadi pihak talent ini tidak mengetahui bahwa dalam memakai Tanjak itu harus menggunakan baju yang pantas. Oleh sebab itu kami meminta maaf kepada pihak LAM," tambahnya.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Ramadan, Lapas Bengkalis Taja Pesantren Kilat
- Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas
- Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan
- Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3
- Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes
- Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono
- Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU
- Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin
- Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala
- Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun
- Wilayah Kecil, Mandau Tak Masuk Hitungan Program Pasar Ramadhan Disdagperind
- 10 Samsat Baru di Provinsi Riau Siap Layani Masyarakat Awal Tahun Ini
- Pemkab Bengkalis Usulkan Jembatan Pulau Bengkalis dan Rupat ke Jokowi
- Ramadhan Hari Pertama, Harga Cabe dan Ayam Ras Naik
- Bupati Bengkalis Resmikan Dua UPT Puskesmas
- Polsubsektor Pelalawan Sosialisasi Saber Pungli ke ASN
- Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Operasi Yustisi
- Nadhira Napoleon Pekanbaru Raih Penghargaan Indonesia Innovative Business Award Winner 2021
- Polisi Pantau Prokes Warga di Pasar Tradisional Ukui
- Polsek Langgam Turut Berupaya Jaga Ketahanan Pangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com