Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 14 April 2021 15:40
Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas

Rabu, 14 April 2021 15:34
Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan

Rabu, 14 April 2021 15:25
Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3

Rabu, 14 April 2021 15:17
Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes

Rabu, 14 April 2021 15:08
Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono

Rabu, 14 April 2021 15:00
Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU

Rabu, 14 April 2021 10:19
Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin

Rabu, 14 April 2021 09:44
Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala

Rabu, 14 April 2021 09:43
Trauma Angin Kencang, Warga Kuansing Cemas Setiap Hujan Deras

Selasa, 13 April 2021 23:23
Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 7 April 2021 17:08
Ditaja KJKR, Mahasiswa Umri Bedah Film Mimpi Anak Sakai

Film dokumenter mimpi anak sakai, mengangkat status sosial dari keterbelakangan. Film ini dibedah mahasiswa Umri.

Riauterkini - PEKANBARU - Komunitas Jurnalis Kreatif Riau (KJKR) menggelar bedah film dokumenter Mimpi Anak Sakai di aula gedung Utama Kampus Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) Pekanbaru, Rabu (7/4/21).

KJKR merupakan wadah berkumpul wartawan di Riau dari berbagai media yang memiliki perhatian terhadap masalah-masalah sosial yang ada di Riau dengan mengangkatnya dalam karya audivisual berbentuk dokumenter.

Sebagai karya perdana KJKR mengangkat keberadaan suku Sakai. Tema ini diangkat sebagai upaya untuk meluruskan persepsi tentang masyarakat Suku Sakai yang masih sering digambarkan sebagai suku terasing yang masih hidup di dalam hutan.

Apalagi belakangan banyak anak suku Sakai yang sukses menempuh pendidikan yang tinggi dan berkarir di berbagai bidang, seperti bisnis, politik, hingga akademis.

"Komunitas JRK merasa tertarik untuk berkontribusi mengangkat isu-isu sosial di Riau lewat karya audiovisual. Karya-karya ini juga sekaligus menjadi bahan ajar dan diskusi produksi film di Fakultas Komunikasi UMRI," ujar Ketua KJKR Satria Utama yang juga Dosen Luar Biasa di UMRI kepada wartawan Rabu (7/4/21).

Sementara itu, tokoh masyarakat Sakai dari Majelis Kerapatan Adat (MKA) Sakai-Mineh (Minas) Kabupaten Siak, Tarmizi menambahkan, suku Sakai sekarang sudah bisa memposisikan dirinya dengan dengan suku lain.

Bahkan masyarakat Sakai sudah mengenyam pendidikan tinggi tak kalah hebatnya dengan suku lainnya. Memang tak dipungkiri untuk masalah pendidikan memang masih ada sedikit hambatan, namun kita berusaha untuk terus memberikan pemahaman kepada orang tua tentang pentingnya pendidikan.

"Mimpi anak suku Sakai ini merupakan mimpi anak anak Sakai yang yang sekarang tidak lagi primitif dan terasing, namun mereka sudah mengenal moderisasi dan ini tertunya butuh support semua pihak baik pemerintah dan perusahaan swasta yang ada dilingkungan mereka. Bagaimanapun suku sakai juga harus maju dalam infrastruktur dan teknologi sehingga mereka bisa bersaing," ucap Tarmizi.

Sementara Jayus, Dekan Fakultas Komunikasi Umri mengatakan, tujuan film ini menggambarkan bahwa anak suku Sakai tidak lagi merupakan suku terasing dan belum maju seperti suku lain. Namun sakai sekarang merupakan suku yang maju dan bisa berbaur dengan masyarakat kota lain.

"Dengan adanya film Mimpi Anak suku Sakai ini mungkin masih terdapat kekurangan tapi forum jurnalis kreatif Riau ini perlu mendapatkan apresiasi. Karena dengan adanya film ini bisa membuka wawasan masyarakat lain tentang keberadaan suku Sakai saat ini. Kedepan kami dari fakultas komunikasi sangat mensupport hasil karya anak-anak ini. Masih banyak film-film dokumenter lain yang bakal kita angkat," jelas Jayus.

Karena itu menurut Jayus lagi, pihaknya siap berkolaborasi dengan KJR untuk membuat film atau dokumenter serupa atau yang berbeda. Karena, di Umri sendiri banyak memiliki mahasiswa punya kreatifitas dalam perfilman.

"Kita siap bekerja sama. Dengan kolaborasi tentu akan semakin memperkaya khazanah dalam dunia akting," ujar Jayus.

Yanuadi, Dosen antropologi Universitas Tarnate mengomentari film Suku anak sakai ini merupakan produksi forum jurnalis kreatif Riau ini perlu mendapatkan apresiasi, terkait dengan judul film Mimpi ini bisa terwujud karena ada keinginan untuk maju dan tidak ingin dikerdilkan dari suku lainnya.

"Kita lihat saat ini anak sakai sudah banyak menduduki posisi penting dan gelar yang tak kalah hebat dari yang lain tentunya ini bisa merubah image bahwa suku sakai bukan suku terasing yang selalu disisihkan, tapi mereka juga sama dengan yang lain dan bisa beradaptasi serta berbaur dengan suku lainnya," tuturnya***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Personel Polsek Pangkalan Kerinci Sasar Tempat Rawan Kriminalitas
- Polsek Kerumutan Ingatkan Warga Tetap Patuhi Prokes Selama Ramadhan
- Tekan Kriminalitas, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Lakukan Patroli C3
- Polsek Kuala Kampar Beri Teguran Pelanggar Prokes
- Polsek Teluk Meranti dan TNI Gelar Operasi Yustisi Lintas Bono
- Pulau Bengkalis Sulit BBM, Pemkab Bengkalis Warning SPBU
- Awal Ramadan, Masyarakat Pulau Bengkalis Hajab Cari Bensin
- Ramadan, Pemkab Gratiskan Air Bersih ke Masjid dan Musala
- Gedung KUA Rambah Berbasis SBSN Diresmikan, 2 KUA Lagi Menyusul Dibangun
- Wilayah Kecil, Mandau Tak Masuk Hitungan Program Pasar Ramadhan Disdagperind
- 10 Samsat Baru di Provinsi Riau Siap Layani Masyarakat Awal Tahun Ini
- Pemkab Bengkalis Usulkan Jembatan Pulau Bengkalis dan Rupat ke Jokowi
- Ramadhan Hari Pertama, Harga Cabe dan Ayam Ras Naik
- Bupati Bengkalis Resmikan Dua UPT Puskesmas
- Polsubsektor Pelalawan Sosialisasi Saber Pungli ke ASN
- Kapolsek Bandar Sei Kijang Pimpin Operasi Yustisi
- Nadhira Napoleon Pekanbaru Raih Penghargaan Indonesia Innovative Business Award Winner 2021
- Polisi Pantau Prokes Warga di Pasar Tradisional Ukui
- Polsek Langgam Turut Berupaya Jaga Ketahanan Pangan
- Penegakan Prokes di Simpang Empat Beringin Kembali Digelar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com